Saat ini askya, asky, dan nathan dkk sedang berada dimarkas bandar narkoba, yang bisa dibilang sangat berbahaya. Namun tidak untuk askya ia begitu santai meneliti situasi.
"Kita datang disituasi yang tepat! Semua anggotanya sedang mengedarkan narkoba. Namun ada beberapa anggota yang sedang bersembuyi disekitar,"jelas askya, dan asky, nathan dan yang lainnya mengangguk.
"Nathan dan aku akan masuk melalui pintu utama, asky dan varell masuk melalui pintu samping dan sisanya masuk melalui pintu belakang! Paham?,"jelas askya, dan semuanya mengangguk paham.
"Dan jangan lupa aktifkan earphone kalian!,"sambung askya, dan semuanya mengangguk paham.
Setelah selesai memberi arahan, askya langsung menyusup kedalam. Namun sebelum masuk ia berhenti dan memperhatikan sekitar. Hal itu membuat nathan heran dan langsung bertanya.
"Mengapa berhenti Queen?,"tanya nathan heran dan askya langsung mengeluarkan pistol kedap suara yang ia ambil dimarkas tadi.
"Diam, dan perhatikan sekitar. Lihatlah kebagian atas pohon!,"titah askya, dan nathan langsung melihat kearah yang dibilang oleh askya.
Dan ia terkejut saat banyak sekali anggota bandar narkoba yang sedang membidik snapan kearahnya dan juga askya.
"Tunggu apalagi, ayo tembak!,"titah askya, dan nathan mengangguk.
Dorr.
Dorr.
Dorr.
Dorr.
Empat tembakan askya layangkan pada sniper yang sedang berjaga diatas pohon, dan sniper sniper itu langsung mati terjatuh dari atas pohon.
Askya kembali membidik kearah pohon dan menembak mati semua anggota bandar narkoba itu, dan askya langsung mamasuki markas tersebut.
"Kalian, sudah aman?,"tanya askya melalui earphone.
"Iyaa, Queen sudah aman,"
"Baik, langsung masuk! Jika ada yang menghalangi jangan ragu untuk membunuhnya,"
"Siap Queen!,"
Setelah bertanya kepada yang lain, askya langsung meneliti seluruh ruangan dan ekor matanya menangkap seseorang sedang mengarahkan pisau lipat kearah nathan. Dengan cepat askya langsung menarik nathan dan melempar pisau miliknya.
Dan orang itu langsung jatuh dengan keadaan tak bernyawa, karna pisaunya mengenai bagian nadi. Askya menatap nyelang nathan yang ia pikir kurang fokus.
"Fokus, jangan melamun. Jika ada masalah bisa kau ceritakan nanti!,"seru askya dengan nada tegas.
"Maaf Queen,"balas nathan, dan menundukan kepalanya.
"Jangan menunduk, aku tak suka! Fokus!," ucap askya dan langsung fokus kepada misinya. Dan nathan mengangguk lalu kembali fokus dengan misinya.
"Dimana ruangan itu?,"tanya askya kepada nathan.
"Menurut informasi yang saya dapat, ruangannya ada dilantai 5 pojok kiri!,"balas nathan, dan askya mengangguk lalu berjalan menuju lantai 5 dan disusul oleh yang lain juga.
Askya berjalan menuju lantai 5 dengan sangat hati hati, karna ia yakin bahwa yang ia lewati terdapat jebakan.
Dan saat sampai dilantai 5 askya melihat banyak orang yang sedang berjaga disatu ruangan, dan askya yakin itu adalah ruangannya.
"Dany, rio, dan adit alihkan perhatian mereka dan bunuh mereka, aku dan yang lain akan masuk,"titah askya, dan nama yang disebut mengangguk mengerti lalu menjalankan tugas mereka.
Selagi dany, rio, dan adit mengalihkan perhatian para bodyguard, askya dan sisanya langsung menyelinap masuk.
Dan saat masuk askya melihat seorang lelaki dan perempuan sedang berhubungan intim, dan tak menyadari kehadiran askya.
Askya menatap jijik kearah kedua orang itu, dan ia melihat siapa perempuan itu dan, askya dan juga asky terkejut karna perempuan itu adalah jessika.
Askya langsung melempar pisau lipat kearah pria tersebut, dan jessika terkejut melihat pisau menancap tepat diperut pria itu.
"Akhhh... Sial! Siapa kalian berani sekali masuk!."bentak pria tersebut dan askya langsung berjalan maju.
"Kau tak perlu tau siapa kami, dan kau harus mati!,"ucap askya dengan nada dingin.
"Apa hak mu bocah! Kau terlihat cantik ayo ikut bersenang senang bersama kami!,"seru pria itu. Askya menatap jijik kearah jessika dan jessika meringsut takut.
"Cih, manjijikan,"ledek askya, dan ia langsung mengambil pistol dan menembak mati pria tsb.
Askya mengambil pisau dibalik jaketnya, lalu berjalan kearah pria gendut tersebut dan dengan sangat perlahan ia menguliti tangan pria itu.
Setelah menguliti askya langsung memotong kemaluan pria itu dan juga kepala pria itu, dan ia juga membelah perut pria itu lalu mengobok oboknya.
Asky yang melihat adiknya seperti itu hanya menggidik ngeri lalu membatin.
"Dia begitu mirip dengan mommy, bahkan dia lebih kejam dan cerdik!,"batin asky, askya yang mendengar batin itu hanya mendecih malas.
Lalu menyudahi aksinya dengan kondisi korban yang sudah tidak utuh, dan kondisi pakaiannya yang penuh noda darah.
Askya menatap jessika dengan tatapan menjijikan, lalu berjalan mendekati jessika dan berbisik sesuatu.
"Apakah kau tak mengenaliku nyonya jessika? Dan kuperingatkan cepat keluar atau kau mati bersama mereka!,"bisik askya kepada jessika, dan jessika langsung berlari keluar. Sebenarnya jessika tak mengenali askya karna ia mengenakan topeng.
"Mari keluar, bom akan meledak dalam waktu 10 menit dari sekarang!,"seru askya, dan mereka langsung berlari menuju luar.
Duarr.
Duarr.
Suara ledakan yang begitu dasyat, dan askya tersenyum miring melihat itu semua.
"Missi selesai!," kompak mereka.
Tbc.
Hai gan, udh up neih..
Skrng upnya gantian yha karna author jga ada cerita baru lagi.. Klean jan lupa divote yha cerita barunyaa
Jan lupa divote, komen, and follow akun author yhaa
See you and
Next time.
KAMU SEDANG MEMBACA
She Is My Queen Askya [END]
Fantasía*TAMAT* *SEBELUMNYA TERIMA KASIH BAGI KALIAN YANG SUDAH MENSUPORT KARYA SAYA SAMPAI TITIK INI:) Rank: 2 :icegirl// [26.8,2020]💙 1 :penerus//[26,8,2020]💛 2 :duniagelap//[26.8.2020]💜 2 :mafiagirl//[26.8.2020]🖤 4 ;malaikatkematian//[26.8.2020]💚 As...
![She Is My Queen Askya [END]](https://img.wattpad.com/cover/228868121-64-k197422.jpg)