Askya dkk, renhart dkk, and nathan dkk sudah sampai dijerman, dan sekarang mereka berada dimansion milik askya dna mereka tak tau bahwa itu mansion milik askya.
"Kya, ini kan bukan mansion grandma and grandpa,"ucap arken, dan askya menghedikan bahu acuh.
"Yaa, memang bukan!,"balas askya, lalu memasuki mansion dan saat masuk semua pelayan langsung menunduk hormat.
"Selamat datang miss kya!,"serempak para maid, bodyguard, and tukang kebun.
"Iyaa, kembali kepekerjaan kalian masing masing,"balas askya, dan semuanya mengangguk.
"Mengapa mereka begitu menghormatimu?,"tanya vanessa.
"Kalian akan tau pada saatnya!,"balas askya, lalu menaiki tangga menuju kamarnya. Askya memasuki kamar bernuansa drak and hitam miliknya.
Askya berjalan menuju walk in closet, lalu mengganti pakaiannya. Setelah selesai mengganti pakaian menjadi berwarna hitam semua askya berjalan menuju lantai bawah.
Semua sahabatnya menatap heran kearah askya, karna askya mengenakan pakaian hitam hitam dan askya hanya menatap malas kearah asky.
"Heh, mengapa belum ganti baju! Aku tak ingin bertele tele menunggu mu!,"seru askya dan asky hanya menatap tak mengerti. Askya yang geram langsung melempar ponselny kearah asky.
Dukk.
"Aduhh, jidat gua mak! Lu apa apaan dah!,"kesal asky, dan kondisi ponsel milik askya sudah retak tak beraturan.
"Kau lupa tujuan awal kita? Hmm,"ucap askya dengan nada sabar, lalu ia berjalan menuju meja makan.
"Anda menginginkan sesuatu miss?," tanya pelayan yang sedang membersihkan meja makan.
"Emm, tadinya aku ingin memasak namun moodku sedang buruk. Bisakah bi imah membuatkanku nasi goreng khimchee?," tanya askya kepada bi imah.
"Bisa doang miss, saya buatkan dulu ya!," balas bi imah dan askya mengangguk, setalah bi imah pergi askya kembali keruang keluarga melihat asky yang tak beranjak.
Hal itu membuat askya geram dengan asky, karna kakaknya itu sama sekali tak menyambung jika diajak bicara.
"Kau membuatku kesal, baiklah. Biar aku yang menyelesaikan misi ini sendiri!,"seru askya, dan ia langsung berjalan menuju dapur untuk makan terlebih dahulu.
Asky yang mendengar seruan dari askya langsung ngeh apa yang dimaksud oleh askya, dan dengan cepat asky berlari menuju kamarnya, dan segera berganti pakaian.
Setelah selesai ia berjalan menuju lantai bawah untuk menemui askya,
"Pinjam ponselmu sebentar,"pinta askya, dan asky hanya mengangguk pasrah dan langsung memberikan ponselnya kepada askya.
"Hallo, paman bisa kah kau mengirim ponsel keluaran terbaru?,"
"Tentu saja bisa Queen, emang kenapa dengan ponselmu? Bukannya kau baru ganti ponsel?,"
"Baik aku tunggu paman, ahh itu aku lempar kearah asky dan bomm rusak,"
"Astaga! Kau ini ada ada saja, baiklah tunggulah 10 menit lagi,"
"Baik, terimakasih paman. See you!,"
"Sama sama Queen, see you too!,"
Setelah selesai menelfon askya memberikan ponsel milik asky, dan berjalan menuju ruang tengan sambil menunggu ponselnya datang.
Asky mengikuti langkah askya layaknya anak ayam yang tak ingin ditinggal oleh induknya, dan askya menghela nafas melihat asky yang terus mengikuti dirinya.
"Bisakah kau tak mengikuti aku?," ucap askya kepada asky.
"Kau bilang, tadi akan melakukan misi dan sekarang kau yang berleha leha!,"balas asky dengan nada kesal.
"Siapa yang berleha leha? Aku hanya menunggu ponsel baruku, habis itu aku akan menjalankan misi!,"balas askya dengan nada yang tidak kalah kesal.
Sementara asky hanya mengangguk tampa mau berkomentar lagi, sepuluh menit kemudian pesanan yang dipesan oleh askya sudah sampai dan dengan senang hati ia menerimanya.
"Terimakasih paman harry!,"ucap askya.
"Sama sama Queen, kalau perlu sesuatu tinggal colling paman yha!," balas harry, dan askya mengangguk.
"Nathan, Dany, Rio, Adit, Varell kalian ingatkan tugas kalian?,"tanya askya kepada kelima pemuda itu.
"Ingan Queen!,"balas mereka berempat, dan askya mengangguk.
"Ayo kemarkas, kalian jika ingin jalan jalan pamit kepada bi imah!,"seru askya, lalu berjalan keluar mansion diikuti oleh asky dan juga nathan dkk.
Askya memilih mobil ferrari yang ada dibasment, askya melajukan mobilnya dan disusuk oleh mobil asky dan juga nathan dkk.
Jarak dari mansion menuju markas memang lumayan jauh, namun bagi askya itu tak jauh karna ia mengemudikan mobil dengan kecepatan diatas rata rata.
Lima belas menit kemudian, duoA dan nathan dkk sudah sampai dimarkas RGD dan saat sampai semua anggota langsung menunduk hormat dan askya langsung mengangguk.
Askya kemarkas hanya ingin mengambil beberapa senjata dan, nanti ia akan langsung kemisinya.
Tbc.
Oke gan udh dulu, nnti kita update lagiii.
Jan lupa divote,coment,and follow akun author yaa.
Bay bay
See you and
Next time.
KAMU SEDANG MEMBACA
She Is My Queen Askya [END]
Fantasía*TAMAT* *SEBELUMNYA TERIMA KASIH BAGI KALIAN YANG SUDAH MENSUPORT KARYA SAYA SAMPAI TITIK INI:) Rank: 2 :icegirl// [26.8,2020]💙 1 :penerus//[26,8,2020]💛 2 :duniagelap//[26.8.2020]💜 2 :mafiagirl//[26.8.2020]🖤 4 ;malaikatkematian//[26.8.2020]💚 As...
![She Is My Queen Askya [END]](https://img.wattpad.com/cover/228868121-64-k197422.jpg)