24 : Askya

17.8K 1.3K 44
                                        

Baru kali ini seorang askya xandra putri leorand sakit, sekarang askya sedang berbaring dikasur miliknya sambil merasakan betapa pusingnya kepalanya.

Askya ditemani oleh nassya karna yang lain sekolah, nara hari ini memutuskan untuk tak berangkat kerja dulu karna askya sedang sakit. Inilah nara jika anak anaknya sakit dia sendiri yang akan merawatnya sampai sembuh.

"Kemaren kan udah mommy bilang, jangan main hujan hujanan! Kamu itu lagi gak enak badan," ucap nara yang sedang menyuapi nara makan, sementara nassya hanya diam sambil membaca novel milik askya.

"Iyaa mom maaf!," balas askya dengan nada bersalah, nara mengangguk lalu menaruh piring yang sudah kosong itu dinakas.

"Minum dulu obatnya, habis itu istirahat!," ucap nara memberikan sebuah obat kepada askya, askya hanya mengangguk lalu meminum obatnya. Setelah itu nara pergi dari kamar askya untuk pergi kedapur.

Setelah minum obat askya berjalan kearah balkon dimana nassya duduk, askya duduk diayunan samping nassya lalu menatap nassya yang tak menyadari kehadirannya.

"Jangan lo rusakin ya novel kesayangan gue," ucap askya membuat nassya yang sedang serius terkejut.

"Astagfirullah kya, bikin kaget aja! Nggk nggk, aman aja," balas nassya lalu mengambil novelnya yang tadi jatuh.

"Sya, kira kira kalau gue mati mereka nangis gak ya?." tanya askya yang menatap kearah depan dengan tatapan kosong.

"Lo jangan ngadi ngadi ngomongnya kya, bukannya lo disuruh istirahan sama mama nara?," balas nassya menatap askya, askya menoleh manatap nassya.

"Males," balas askya singkat lalu kembali menatap kearah depan dengan tatapan kosong.

"Emm, gimana kondisi arlan?," tanya nassya yang sudah menaruh novelnya dimeja, askya menggelengkan kepalanya.

"Belum ada perubahan, minggu depan jadwalnya bang arken yang jaga!," balas askya, nassya mengangguk lalu mendekat kearah askya.

"Lo setuju gak kalo gue nikah ma arken?," tanya nassya tiba tiba, askya mengerjap lalu menatap nassya dengan raut yang tak bisa ditebak.

"Setuju, pake banget malahan!," ucap askya antusias, nassya tersenyum mendengar balasan dari askya. Sebenarnya ia sudah menyukai arken saat pertama kali bertemu saat makan malam diparis.

"Makasih adek ipar," ucap nassya, dan itu membuat askya tersenyum geli. Askya merasa pusing dan ia langsung memejamkan matanya manahan pusing yang menderanya.

Setelah semarasa lebih enakan askya langsung membuka matanya dan mendapati semua sahabatnya ada disana secara lengkap, termasuk jessika.

Mereka semua memperhatikan muka pucat askya, askya yang merasa risih langsung bangkit dan saat ingin berjalan ia tak seimbang dan menyebabkan ia terjatuh untungnya ada nathan dibelakangnya.

"Lain kali hati hati Queen!," peringat nathan lalu menggendong askya ala bridal stely askya hanya mengangguk dengan lemah karna pusing kembali menghampirinya.

Nathan dengan pelan membaringkan tubuh lemah askya dikasur, semuanya juga ikut masuk untuk menemani askya.

Jessika mendekat kearah askya walaupun wajah tak suka yang diberikan oleh askya, jessika duduk disamping askya dengan senyum tulis yang ia berikan.

"Ky lo belum makan, makan dulu ya!," ucap jessika mengambil mangkuk bubur yang ada dinakas, namun askya menggeleng.

"Nggak, gue gak mau makan bubur! Rasanya hambar," balas askya, jessika menaruh kembali mangkuk bubur itu lalu menatap askya.

She Is My Queen Askya [END] Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang