1 minggu kemudian.
Semua persiapan sudah dilakukan oleh Nassya dkk dan Renhart dkk, selama seminggu ini mereka mencueki Nathan dan itu membuat Nathan kesal sendiri.
Lesya melihat ada barang yang belum dibeli, dan ia memutuskan untuk pergi kesupermarket terdekat. Awalnya ia ingin Raysa menemaninya, namun Raysa ada janji dengan Vanno. Sudah seminggu ini Raysa dan Vanno dekat namun para sahabtnya tak mengetahui hal itu.
Lesya mengendarai mobilnya dan melajukan menuju indoma*et terdekat, saat keluar ia tak sengaja menabrak seorang tentara yang sedang latihan dan membuat dirinya jatuh. Namun dengn sigap tentara tsb meraih tubuh Lesya.
Lesya yang tersadar langsung melepaskan pekukan tentara tsb, wajah Lesya sudah tak karuan ia berpikir tentara itu akan menangkapnya. Namun ia tersadar bahwa banyak tentara yang sedang melakukan latihan.
"Emm, sorry nggk sengaja!," ucap Lesya, lalu mendongak menatap lelaki tsb.
"Ah, iya tak apa apa! Nama saya Revanio Fransisco," ucap Revan memperkenalkan diri sambil menjulurkan tangannya.
"Lesya, Arlesya Putri Ardisson!," balas Lesya menggapai tangan Revan, namun tiba tiba kepala Revan dipukul dengan tingkat. Ternyata itu komandan Revan.
"Revan, kamu ko malah pacaran! Lihat temanmu udah didepan tuh, ayo jalan atau saya tendang kamu," ucap komandan, menatap tajam Revan.
"Siap!," balas Revan tegas, lalu berlari menyusul teman temannya yang sudah jauh.
Lesya terkekeh saat melihat wajah tegas Revan, setelah itu ia teringat bahan bahan kue yang belum ia beli dan ia langsung masuk kesupermarket membeli bahan yang belum ada dimansion.
Setelah selesai membeli bahan bahan yang belum ada, Lesya langsung pulang dan ia senyum senyum saat mengingat wajah tampan Revan. Sekita sepuluh menit kemudian Lesya sudah sampai dimansion dan langsung masuk.
Lesya berjalan kearah dapur diaman Asky, Reyna, dan Qella sedang membuat kue ulang tahun untuk Nathan. Lesya menaruh belanjaannya dimeja dan langsung bergabung bersama Asky untuk membuat kue.
"Lo kenapa dah? Pulang pulang senyum sendiri, gila lo?," tanya Reyna yang memperhatikan Lesya tersenyum senyum sendiri, Lesya mendelik saat mendengar kata gila.
"Enak aja lo bilang gila, gue abis ketemu jodoh gue! Gilaa ganteng bett," balas Lesya sembari mengingat ingat wajah tampan Revan.
"Siapa jodoh lo? Palingan ikan dicomberan!," ucap Asky yang tak mengalihkan pandangannya dari tepung.
"Jahat amat lu, gue tadi abis ketemu sama Aa tentara! Subahanallah, ganteng banget!," ucap Lesya dengan senyum manisnya, Qella yang sedang minum tersedak.
Uhuk uhuk.
Reyna yang panik langsung menepuk nepuk punggung Qella, setelah merasa mendingan Qella malah tertawa terbahak bahak dan itu membuat Lesya kesal.
"Yakin? Bahahaha, cowok idaman lo itu! Aa tentara. Bhahaha," ucap Qella yang tertawa terpingkal pingkal, Lesya yang kesal langsung menjejali mulut Qella dengan Es Crim yang ia makan tadi.
Reyna, Asky, dan Lesya tertawa saat melihat wajah kesal Qella dan tawa mereka mengundang rasa penasaran dari sahabat lainnya yang sedang mendekor ruang tamu.
Saat mereka sampai, mereka juga tertawa saat melihat mulut Qella yang belepotan es crim.
"Eh, anjir! Cewe gue lo apain? Ko belepotan gitu," ucap Arlan yang mengambil tissu lalu mengelap bibir Qella yang belepotan.
"Salah siapa ngeledekin gue, ihh ... Gue pengen ketemu Revan! Huaa," ucap Lesya, yang entah mengapa ia menyukai Revan saat pertama kali bertemu.
"Buset! Ada yang mau sama eli emangnya?," ledek Aksa, Lesya menatap tajam Aksa yang baru saja meledek dirinya.
KAMU SEDANG MEMBACA
She Is My Queen Askya [END]
Fantasía*TAMAT* *SEBELUMNYA TERIMA KASIH BAGI KALIAN YANG SUDAH MENSUPORT KARYA SAYA SAMPAI TITIK INI:) Rank: 2 :icegirl// [26.8,2020]💙 1 :penerus//[26,8,2020]💛 2 :duniagelap//[26.8.2020]💜 2 :mafiagirl//[26.8.2020]🖤 4 ;malaikatkematian//[26.8.2020]💚 As...
![She Is My Queen Askya [END]](https://img.wattpad.com/cover/228868121-64-k197422.jpg)