12 : Askya

20.2K 1.3K 22
                                        

Pagi ini askya hanya duduk dimansion sambil mengerjakan beberapa berkas yang dikirim sekertarisnya memlalui email, sebenarnya askya bosan dimansion tapi ia begitu malas keluar rumah.

"Kya ayo keluar, gua bosen dimansion terus! Ato gak kerumah grandma?,"seru asky, karna ia sangat suntuk dimansion.

Tanpa mengucapkan sepatah kata pun askya langsung mengangguk dan berjalan menuju kamar untuk mengganti pakaiannya, askya memilih memakai sweater berwarna biru tua dan juga celana pendek.

Tanpa mengucapkan sepatah kata pun askya langsung mengangguk dan berjalan menuju kamar untuk mengganti pakaiannya, askya memilih memakai sweater berwarna biru tua dan juga celana pendek

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Setelah meresa siap, askya langsung turun kebawah dan melihat para sahabatnya hanya duduk menunggu askya.

"Kalian tak ganti baju?,"tanya askya heran dan mereka menggeleng, askya hanya menatap malas kearah mereka.

"Jangan bilang kalian ingin menginap disana!?,"serkas askya, dan dengan polosnya mereka mengangguk.

"Terserah kalian jika ingin menginap, setelah dari rumah grandma gua mau langsung take of keparis!," seru askya, dan langsung berjalan menuju mobilnya.

Semua sahabat askya terkejut mendengar penuturan askya, dan langsung mengejar askya.

"Heh! Lo bercanda gak lucu yha,"seru raniar.

"Iyaa, kya lo gak lucu bilang begitu!," ucap lili.

"Iya, dek lo masa mau pergi, cuma gara gara kita mau nginep dirumah grandma!,"ucap arken, dan arlan mengangguk.

"Queen benar ingin pergi?,"tanya nathan.

Askya yang melihat itu hanya terkekeh pelan lalu merubah raut wajahnya menjadi dingin kembali,.

"Mengapa kalian sedih? Gua lagi ada urusan diparis. Jadi 3 jam lagi gua take off," ucap askya, dan itu sama sekali tak mengubah raut wajag dari sahabat sahabatnya.

"Terserah kalian, mau balik keindo juga boleh! Aku ingin kemansion grandma untuk pamit!,"kesal askya, dan langsung memasuki mobilnya tanpa memperdulikan teriakan para sahabatnya.

Tak membutuhkan waktu lama askya sudah sampai dimansion amira, dan disusul dengan mobil para sahabatnya. Askya nyelonong masuk begitu saja tanpa memperdulikan para sahabatnya.

"Assalamualaikum grandma grandpa, askya comeback!," pekik askya saat memasuki mansion, dan itu juga dibalas dengan pekikan.

"Astagfirullah! Waalaikumsalam aa cucu grandma!," pekik amira dari arah dapur, dan langasung menghampiri askya.

"waalaikumsalam, askyaa cucu grandpa!," teriak wahyu dari ruang keluarga dan langsung datang menghampiri cucunya.

"Aduh, grandma grandpa gak usah tereak tereak! Pengang kuping arlan!," seru arlan, dan diangguki oleh yang lain.

"Iri bilang bos!," teriak reni dari arah tangga, lalu berlari menghampiri  asky dan juga askya.

Fyi: jika kalian tanya siapa reni? Mengapa ada dimansion amira dan wahyu? Reni adalah anak pertama dari naurin dan arka, dan naurin yang meminta agar reni tinggal bersama amira itu untuk kebaikan reni, karna banyak musuh yang mengincarnya. Dan juga naurin sedang hamil tua.

"Heyy, keponakan tante! Sini,"seru asky, dan reni langsung berlari kearah asky dan menubruk tubuh asky.

"Aa, aunty kenapa gak main kesini!," ucap reni dengan nada menggemaskan.

"Kan sekarang aunty disini sayang!,"balas asky, dan langsung memeluk tubuh reni.

"Apakah hanya dia yang kau rindukan reni?,"tanya askya kepada reni, dan reni langsung menatap askya dan berlari menuju askya lalu memeluknya denga erat.

"Aaa, aunty kya reni rindu!,"seru reni, dan askya tersenyum melihat itu. Lalu membalas pelukan reni.

"Aunty juga kangen!," balas askya, dan  langsung membawa reni keruang keluarga, tak memperdulika tatapan cengo dari sahabat dan juga amira, wahyu.

"Apakah kalian akan tetap berdiri disitu?," seru askya, dan itu menyadarkan mereka dari cengonya.

Lalu berjalan menuju askya dan juga reni, sahabat askya heran kenapa banyak sekali paperbag dan setau mereka tadi askya tak membawa paperbag.

"Grandma, baguskan bajunya!,"ucap reni menunjukannya kepada amira.

"Iyaa sayang bagus banget, siapa yang kasih?,"tanya amira heran.

"Aunty kya!," balas reni dengan polos.

"Kapan kau membawa paperbag sebanyak ini?,"tanya arken heran, dengan kelakuan adiknya.

Sementara askya hanya menghedikan bahu acuh tak memperdulikan mereka, dan askya hanya menemanin reni belajar hingga tak terasa 3 jam berlalu.

"aku pamit, jika kalian ingin kembali keindo atau menginap disini silahkan! Sepuluh menit lagi aku take off!," pamit askya, dan langsung berdiri dari duduknya.

"Gimana kalo tante nara nanyai lo?,"tanya raniar, dan askya bedecih malas.

"Mommy tau aku akan pergi kemana, karna mata mommy tidak hanya dua! Aku pamit, assalamualaikum," seru askya lalu berjalan menuju mobilnya, dan melajukan dengan kecepatan diatas rata rata.

Lima menit kemudian askya sudah sampai dibandara, dan disana juga sudah ada anggota RGD. Askya langsung berjalan menuju pesawat pribadi miliknya.

"Paman harry, tolong hilangkan semua identitasku. Agar kembaranku tak mengetahui keberadaanku! Jika mommy dia pasti akan mudah mencariku!," pinta askya kepada harry.

"Baik Queen!," balas harry, dan askya mengangguk dan segera memasuki pesawat pribadi miliknya.








Tbc.

Udh dulu gan, ntar up lagi:)

Jan lupa divit,coment, and follow akun author yhaa:)

See you and
Next time!,

She Is My Queen Askya [END] Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang