71 : Askya

15K 1K 43
                                        

"Askya mau kemana kamu? Jangan kabur, hari ini kalian fitting baju pengantin!" tegur Nara saat melihat Askya ingin keluar.

"Iyaa mom, Kya tahu itu! Aku hanya ingin ketaman belakang," balas Askya menatap malas Nara, Nara hanya mengangguk lalu melanjutkan kegiatannya.

Askya berjalan keluar dan mengarah kearah taman belakang, saat ditaman belakang ia melihat Choki dan Mala sedang bermain bersama Rangga, Askya terkekeh saat melihat Chiko berhenti bermain dan langsung berlari kearah dirinya.

"Hei, mengapa menghampiriku? Main lagi sana bersama Mala!" ucap Askya mengelus kepala Chiko, seakan mengerti apa yang diucapkan Askya, Chiko langsung berlari kearah Mala.

Askya duduk dikursi taman sambil memperhatikan Chiko dan Mala, namun matanya melihat kehadiran Maya yang tengah berjalan kearahnya. Askya menyerengitkan dahinya saat melihat Maya menghampiri dirinya.

"Oma? Ngapain kesini?" tanya Askya menatap Maya heran, Maya terkekeh saat meliha wajah cantik Askya.

"Kenapa? Memang tidak boleh ya mengunjungi calon istri cucuku sendiri?" ucap Maya laku duduk disamping Askya yang tengah memandang kearah Chiko.

"Hm, boleh saja," balas Askya lalu membuka leptop yang ia bawa tadi.

"Apakah kau sedang sibuk? Bukannya hari ini kau akan fitting baju pengantin?" ucap Maya memperhatikan wajah serius Askya.

"Aku tahu itu, tapi aku harus memantau perusahaan!" balas Askya, Maya hanya mebgangguk namun tiba-tiba Mala dan Chiko menggonggong yang membuat Askya mengalihkan pandangannya memandang sekitar mansion.

Askya melihat seseorang mengenakan baju Black Rose, namun wajahnya bukan anggota BR dan ia melihat orang itu sedang mengawasi Maya. Askya melirik kearah Maya dan benar saja wajah Maya berubah gelisah.

"SAYANG! ASKYA SINI, ENGGAK KANGEN KAH SAMA GRANDMA?" teriak Amira dan Bunga bersamaan, Askya berbalik dan melihat kedua Grandmanya tengah melanbaikan tangan.

"HUAAA... GRANDMA! KYA KANGEB," teriak Askya lalu berlari kearah keduanya dan langsung memeluk Amira dan Bunga.

"Hai sayang, apa kabarmu? Kenapa kau tak pernah main kerumah grandma?" tanya Amira dan diangguki oleh Bunga.

"Hai Grandma, Kya baik! Aku sibuk Grandma, kalian pasti mengetahuinya!" balas Askya mencium kedua pipi Grandmanya lalu berbalik dan ia menatap orang yang tadi sedang menodongkan senjata kearah Maya.

Saat pelatuk dilepaskan Askya berlari lalu menangkap peluru yang nyaris mengenai Maya, Askya berlari mengejar orang tersebut dan pastinya orang itu tak bisa keluar. Karna jika ada penyusup masuk Alarm mansion akan berbunyi dan semua pagar ditutup lalu dialiri listrik.

Askya mengejar org tsb dibantu dengan Carlos dan bimo, saat orang itu ingin memanjat pagar, orng itu langsung mundur karna aliran listrik yang begitu kuat.

Askya, Cerlos, dan Bimo mengepung orang tsb, dan Askya langsung menendang tulang keringnya dan ternyata orang tsb adalah seorang wanita.

"Carlos, Bimo bawa dia ketaman depan! Biar orang lain melihat siapa dia sebenarnya," perintah Askya, Carlos dan Bimo membawa wanita itu dan wanita itu terus memberontak.

Askya berjalan dengan santai dibelakang Carlos dan Bimo,sedangkan Maya, Amira, dan Bunga mengikiti Askya yang berjalan kearah taman depan. Bungan menuntun Maya yang masih terkejut karna ia nyaris tertembak.

Carlos dan Bimo mendorong wanita itu untuk berlutut sementara didepan pintu mansion, Nara dkk dan para suami dan para sahabat Askya sudah berdiri untuk menyaksukan apa yang akan dilakukan oleh Askya.

She Is My Queen Askya [END] Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang