Walaupun sudah diperingatkan oleh Nara, Prisil masih saja mendekati Nathan. Hingga membuat Nathan muak dan tidak bersekolah selama 1 minggu dan lebih parahnya lagi Prisil dengan berani datang kemansion Nathan.
Saat ini Nathan dkk sedang berada ditaman belakang sekolah, mereka sengaja tak ikut rombongan Nassya dkk dan memilih untuk ketaman belakang. Karna sangat malas bertemu dengan Prisil.
"Nat, gue enek tau lihat si nenek lampir ngikutin elo muluk!," gerutu Farel yang merasa risih saat Prisil mengikuti Nathan terus menerus.
"Elah, bukan lo aja kali yang enek! Gue juga males bett diikuti nenek lampir kek dia, dan lo tau waktu dikerumah gue itu dia ngebentak mami gue anjim! Ampe mami gue sakit," Yaa, memang benar saat Prisil kemansion keluarga Nathan. Prisil pernah membentak mami Nathan dan membuatnya jatuh sakit.
"Wah, gila sih tu nenek lampir! Terus sekarang kondisi mami lo gimana?," ucap Rezi menatap Nathan.
"Mami udah sehat, dan sekarang kalau nenek lampir datang gue nyuruh mami dikamar aja dari pada sakit lagi," balas Nathan, semuanya mengangguk dan tiba tiba Nassya, Lesya, Raysa dan Ariel dkk datang menghampiri Nathan dkk.
Nassya duduk direrumputan sambil menatap kearah atas, saat mereka datang suasana jadi hening tak ada yang membuka pembicaraan. Hingga kedatangan Prisil mengganggu mereka semua.
"Hai, aku cariin kemana mana! Taunya disini," ucap Prisil dan langsung bergelayut manja dilengan Nathan, dengan cepat Nathan menghempaskan tangan Prisil lalu pergi begitu saja dari sana.
"IHH... NATHAN TUNGGU!," teriak Prisil dan membuat Lesya menjejali mulut Prisil dengan gorengan yang ia bawa dari kantin tadi.
"Berisik tau nggk mulut lo!," desis Lesya lalu pergi ddisusul yang lain, Prisil mendengus namun ia mengunyah hingga ia telah gorengan yang dijejali oleh Lesya tadi.
Nathan memutuskan untuk pergi kerumah sakit, ia sangat meridukan kekasihnya yang sedang berjuang antara hidup dan mati. Ia melajukan motornya dengan kecepatan diatas rata rata.
10 menit kemudian Nathan sudah sampai diNau's Hospital, Nathan langsung bergegas menuju ruangan kekasihnya ia sangat senang saat ingin menemui Askya. Ia juga membawa bungan mawar hitam kesukaan Askya.
Saat sudah sampai didepan ruangan Askya, Nathan melihat ada orang asing disana seperti ingin melepas selang selang yang menempel ditubuh kekasihnya. Dengan cepat Nathan mendorong pintu dan mendorong dengan kuat wanita asing tsb.
Dan untunglah Nara dan Arkan datang dan langsung menangkap wanita tsb, dan ternyata oh ternyata wanita itu adalah mama Prisil. Yaitu, Sarah. Nara menatap tajam wanita paruh baya yang sedang ia pegangi tangannya ini.
"Kau berani sekali ingin membunuh anakku! Masih untung kau tidakku depak dari rumah sakit ini, ingin melenyapkan anakku itu tak semudah apa yang kau kira! Jalang," ucap Nara dan langsung mendorong tubuh Sarah kelantai, Nathan menatap benci wanita tsb karna wanita itu mamanya sempat depresi.
"Terserah ingin kau apakan wanita ini nak," ucap Nara menyerahkan Sarah kepada Nathan, dengan senang hati Nathan menerimanya.
"Kalau dia mati duluan? Ahh, tidak seru kalau dia mati duluan! Tante bolehkah aku membawanya kemarkas?," tanya Nathan kepada calon mertuanya itu, Nara dengan senang menganggukan kepalanya.
"Dio, Doni gue minta tolong yah! Bawa ni wanita kemarkas, kalau ada yang mau make silahkan," ucap Nathan meminta tolong kepada dua lelaki itu, Dio dan Doni mengangguk lalu membawa wanita tsb.
"Jangan, jangan bawa aku! Aku mohon. Aku mohon nar!," teriak Sarah saat diseret oleh Dio dan Doni namun Nara tak memperdulikan teriakan Sarah.
Setelah Sarah pergi, Nathan langsung menghampiri Askya yang tengah diperiksa dokter Ibnu. Nara dan Arkan nampak cemas karna tadi Sarah sempat melepas selang yang menempel ditubuh Askya.
KAMU SEDANG MEMBACA
She Is My Queen Askya [END]
Fantasi*TAMAT* *SEBELUMNYA TERIMA KASIH BAGI KALIAN YANG SUDAH MENSUPORT KARYA SAYA SAMPAI TITIK INI:) Rank: 2 :icegirl// [26.8,2020]💙 1 :penerus//[26,8,2020]💛 2 :duniagelap//[26.8.2020]💜 2 :mafiagirl//[26.8.2020]🖤 4 ;malaikatkematian//[26.8.2020]💚 As...
![She Is My Queen Askya [END]](https://img.wattpad.com/cover/228868121-64-k197422.jpg)