Setelah 5 bulan tak masuk sekolah akhirnya askya kembali kesekolah bersama dengan Nassya, Asky, Qella, dan Reyna. Tak lupa dengan nathan dkk.
Askya kembali kesekolah dengan aura yang lebih dingin dari biasanya, sejak kejadian kemarin dirinya semakin tertutup dan malas membuang waktu.
Saat ini askya hanya duduk diam didalam kelas bersama asky, karna nassya sedang berjalan jalan bersama agam. Askya meminta agam untuk bersekolah diNHS, karna ia tau nassya dan agam saling mencintai.
"Apa rencana lo selanjutnya?," tanya asky yang masih fokus pada hpnya.
"Sepertinya jangan dibicarakan disini, karna banyak penyedap suara," balas askya yang tetap fokus pada novelnya, asky mengangguk paham lalu kembali fokus kehpnya.
Tak lama setelah itu nassya datang bersama agam, dan keduanya menghampiri meja askya dan asky berada diikuti yang lain.
"Kya?," panggil nassya, merasa dipanggil askya mendongakan kepalanya manatap heran kearah nassya.
"Tante nara kelahi sama om arkan dilapangan," ucap nassya, askya yang mendengar langsung menggebrak meja membuat seisi kelas terkejut.
Dengan tatapan tajam askya berjalan keluar menuju lapangan, semua murid yang melihat tatapan marah dari askya menggidi ngeri.
Saat askya sampai dilapangan ia melihat banyak sekali siswa siswi yang mengelilingi kedua orang tuanya, askya menerobos kerumunan itu diikuti nassya dan yang lain.
Askya melihat arkan akan menampar nara, dengan cepat askya menahan tangan arkan dan langsung memplintirnya.
"Anda boleh menghina dan menyiksa saya! Namun tidak dengan ibu yang sudah melahirkan saya dengan mempertaruhkan nyawanya!," ucap askya dan berjalan kearah arkan lalu berjongkok didepan arkan.
Arkan menatap tajam askya, arkan berniat menampar askya namun dengan cepat asky menahan.
"Saya tau anda adalah ayah saya! Tapi jika menyangkut kembaran saya, jangan salahkan saya jika tak menganggap anda ayah!," serkas asky.
"Kurang ajar! Lo apain daddy!? Lo mau bikin daddy mati!?," bentak arken saat melihat arkan terduduk ditanah.
"Haha, bahkan saya mati pun anda tidak perduli!," bentak askya, arken terkejut mendengar bentakan askya.
"Mommy saya sudah bilang, kalian salah melawan senior! Jelas jelas yang saya alami sudah pernah dialami mommy saya, APAKAH KALIAN BERPIKIR SEJAUH ITU?! HAH!," ucap askya, arken terdiam sejenak apa yang diucapkan askya ada benarnya.
"Oh iya, apakah gara gara wanita ini? Daddy berubah terhada mommy!," ucap asky sambil menarik rambut wanita yang sedari tadi melihat pertengkaran itu.
"Akhh... Apa maksud lo?! Gue gak tau apa apa!," bentak wanita itu, askya tersenyum sinis melihat wanita itu.
"APA YANG KAMU LAKUKAN KYA! GAK ADA SOPAN SANTUNNYA!," bentak arkan, askya menatap arkan dari atas hingga bawah.
"Anda bertanya apa yang saya lakukan? Dan saya bertanya balik keanda, apakah mommy saya kurang? Hah!," bentak askya didepan wajah arkan, arkan diam membisu mendengar pertanyaan askya.
"Kenapa? Kenapa anda diam!?," tanya askya, nara yang melihat itu datang menghampiri askya diikuti oleh nassya dan yang lain.
Nara meneliti wajah perempuan dihadapannya ini, dari atas hingga bawah. Sekilas wanita ini mirip dengan citra, nara mengangguk lalu tersenyum miring.
"Carla putri maheswara, sepertinya gue kenal marga itu? Dan gue tau tujuan lo!," ucap nara menyebutkan nama wanita itu, askya, asky, qella, nassya, dan reyna mengangguk lalu tersenyum miring.
KAMU SEDANG MEMBACA
She Is My Queen Askya [END]
Fantasy*TAMAT* *SEBELUMNYA TERIMA KASIH BAGI KALIAN YANG SUDAH MENSUPORT KARYA SAYA SAMPAI TITIK INI:) Rank: 2 :icegirl// [26.8,2020]💙 1 :penerus//[26,8,2020]💛 2 :duniagelap//[26.8.2020]💜 2 :mafiagirl//[26.8.2020]🖤 4 ;malaikatkematian//[26.8.2020]💚 As...
![She Is My Queen Askya [END]](https://img.wattpad.com/cover/228868121-64-k197422.jpg)