36. get off my bed!

168 27 15
                                        

Vote!
kalo ada niatan untuk memencet bintang di bawah pojok paling kiri Silahkan dengan senang hati melanjutkan story inih

***

aku berusaha meyakinkan diriku untuk mendatangi rumah itu, rumah dimana tempat aku dan Kim Hanbin menciptakan cerita indah bersama, cerita yang mungkin akan sulit aku lupakan seumur hidupku

Aku pulang ke rumah itu tidak lama, hanya membawa semua pakaian dan barang- barangku karena di Apartementku tidak ada pakaian tersisa.
aku telah menyesuaikan waktu agar saat aku mendatangi rumahnya nanti Brengsek Hanbin tidak ada, karena aku yakin dia sedang berkerja saat ini

ponselku aku matikan, karena tidak berhentinya terus berbunyi membuat telinga ku hampir sakit mendengarnya, sudah hampir tiga hari ini Hanbin Sialan itu terus menghubungiku.
Aku tidak peduli lagi, mungkin dia bertanya tanya kemana aku pergi selama ini
karena aku sudah tidak tahan untuk terus berhubungan dengan Hanbin aku sudah tidak sanggup lagi

aku menelan air liurku dengan berat agar meminimaliskan suara isakan tangisku, karena dari tadi sopir taksi itu terus meliriku dari kaca sepionnya, menyaksikan aku dengan air mata ini.
aku memutar kepalanya ke arah jendela berusaha menyembunyikan air mata yang terus mengalir
aku tidak tahu lagi harus bagaimana membendung air mata ini kenapa susah sekali membuatnya berhenti untuk mengalir, kenapa semakin dekat menuju rumah itu semakin deras tangisku.

aku meremas tanganku yang bergetar aku masih tidak percaya dengan semuanya
"Nona, kita sudah sampai,,"

aku tersadar dari lamunanku, aku sampai lupa sopir taksi telah berhenti di depan gerbang rumah, karena dalam perjalanan aku begitu menikmati rasa perih hatiku sampai puas, bersiap menghadapi sebuah kenyataan. didalam kesunyian aku bersumpah aku akan mengakhiri semuanya cukup dua kali terluka oleh pria itu, tidak akan ada ketiga
aku telah salah memahami rasa cintaku padanya

mulai sekarang dan seterusnya aku akan melupakan pernikah tolol ini, aku bersumpah ini adalah terakhir kalinya kakiku menginjakan rumah ini memilih melupakan semua saat terindah bersamanya yang telah membuat aku terbuai olehnya hingga begitu berani berharap memilikinya selamanya

setelah mengucapkan sebuah sumpah pada diriku sendiri aku mengusap air mataku melangkahkan kakiku ke dalam rumah itu, tetap sama bersih dan rapi
pandanganku langsung tertuju pada sofa itu.
Yatuhan,, hatiku semakin teriris ketika banyak bayangan kenangan indah disana di sofa itu, ketika aku terawa bersama daeho daehi dan Kim Hanbin.
dan,, bayangan aku bersamanya menghabiskan malam panas di sofa itu, dan masih sangat banyak hal yang sangat aku rindukan disana bersamanya

aku langsung menaiki tangga dengan cepat, aku harus cepat segera mengemas semua barangku sebelum Hanbin pulang dari kerja nya.
aku tidak perlu se mellow ini aku tidak perlu harus sesedih ini menangisi berengsek itu! benar perkataan Taehyung, air mataku terlalu berharga menangisi pria seperti dia

aku membuka pintu kamarku,
namun mataku melotot melihat apa yang terjadi!
hal yang tidak pernah aku sangka, yang tidak pernah sedikitpun terlintas di pikiranku

aku mengumpat keras dengan menggertakan gigi menahan kesal, ketika mataku melihat gadis itu di atas ranjangku, ranjang kesayanganku! dan hal ini berhasil membuat emosiku memuncak

"What are you fucking doing here, in my bed bitch! get out of my bed! bastard!" teriaku lantang, aku bahkan sudah tidak perduli dengan kerasnya suaraku walaupun terdengar tetangga

aku tidak percaya barusan mulutku yang dengan lancarnya berkata kasar

aku menutup mataku, berusaha menelan semua perih ini perih yang aku alami selama ini? dan,, apa ini? kenapa Kim Hanbin mengandangi Jalang sialan ini di rumah ini di kamarku! di atas ranjangku!
Sialan keterlaluan brengsek! dia memang berniat menghancurkan hatiku Sialan Hanbin Aku benci diriku sendiri! aku benci diriku yang kalah ini

My Husband Is A Sengklek! (Jenbin)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang