dirumah yang bernuansa abu-abu,penuh dengan pepohonan yang sejuk dan asri, membuat seseorang diam dan hening menikmati angin sepoy-sepoy menerpa dirinya,bisa dikatakan ia sedang melamunkan dirinya.
andreas sudah siap untuk berangkat kesekolahnya tapi ia tak kunjung menghidupkan mesin motornya untuk beranjak dari depan rumahnya itu,padahal ia sudah berada didepan rumahnya ini sejak lima menit yang lalu,entah apa yang difikirkan olehnya.
'kok gue merasa kalo gue terlalu ngekang dia yah'
'dia kan cuman pacar pura-pura gue'
'gue kan cuman mau nolong dia,tapi kenapa gue agresif banget ya'
'kok gue bisa gitu kemaren'
andreas terus-menerus membatin sampai tidak sadar jika kedua orang tuanya juga sudah berada didekatnya sejak tadi,mereka hanya diam memperhatikan anaknya yang hanya melamun saja sedari tadi.
"kenapa belum berangkat"tanya mamanya,andreas pun tersadar dari lamunannya dan mengeliat mendapati kedua orangtua nya yang berada disebelahnya saat ini.
"mamaaa....ngapaian mama papa disini"tanya andreas polos.
"kamu yang ngapain,mama sama papa mau kekantor lah,kamu kenapa belum berangkat?"
"oh.......itu andreass eh..tadi mastiin buku-buku andreas udah dimasukin semua nya apa belum,gituu.."ujar andreas dengan diakhiri senyum manisnya.
"hm...yaudah mama sama papa duluan ya"
"belajar yang benar ndreas jangan ngecewain papa sama mama"ujar papa andreas dengan lembut.
mobil papa nya andreas pun sudah melaju cepat dari hadapan andreas,tapi andreas juga tidak akan diam disana,ia pun juga bersiap-siap untuk pergi kesekolahnya.
*************
motor andreas melaju dengan sempurna dan berhenti ditempat biasanya andreas memarkirkannya,kemudian ia melepaskan helm fullface hitamnya dengan elegannya ia turun dari motornya.
ketika andreas hendak beranjak dari parkiran ,andreas berpapasan dengan ayla yang mendadak berhenti tepat didepan andreas karena andreas telah menghalangi jalannya menuju parkiran.
"minggir lo,mau gue tabrak"ketus ayla tanpa membuka helm bogo pink miliknya.
"silakan kalo berani"ujar andreas sambil menyipitkan matanya.
"benar-benar lo yaa"geram ayla yang hendak memukul andreas tapi.........
Tiiiiitt.....Titt.....Titttttttttttt............
suara klakson motor dari seseorang dibelakang ayla mengagetkannya,yang membuat ia mendonggak kebelekang mendapati banyak orang yang mengantri masuk kearah keparkiran.
"woiii kalau mau pacaran jangan disini,orang mau lewat"teriak salah seorang dari dibelakang ayla.
"cepetann...."teriak seseorang lagi.
hal itu membuat ayla semakinn kesal kepada andreas,dan menyipitkan matanya tanda dendam yang kuat,ayla pun melajukan motornya dengan pelan dan memasuki area parkiran sekolah.
***************
keadaan sekolah yang sangat damai dan tentram ketika pelajaran dimulai ,semua siswa akan mengikuti pelajaran dengan tenang karena tidak akan kebisingan yang terjadi seperti saat waktu istirahat,kecuali kelas-kelas yang free.
tenang itu tidak berlaku bagi andreas,sejak kehadiran rere selama satu minggu ini,ia mulai tidak merasa nyaman sedikitpun dikelasnya,rere selalu saja membuat emosinya naik beberapa hari ini ,seperti kejadian tadi pagi ketika andreas piket bersamaan dengan rere,rere sengaja untuk datang terlambat supaya ia tidak piket,membuat andeas harus kewalahan membuang sampah sendirian.
beruntungnya andreas adalah orang yang cukup sabar jadi ia masih bisa mengontrol emosi nya dengn tenang.
"sepeninggalan kita ada-ada aja yah rif yang baru,hordeng dikelas udah jadi putih suci gak kuning dekil lagi,terus- terus tuh sapu ama kotak sampah ,masih utuh dan lengkap,bangga gue"ucap beni dengan kagumnya sambil melihat seisi kelasnya.
andreas dan rifky sama sekali tidak mengubris beni sedikitpun,mereka sibuk dengan fikiran masing-masing,andreas diam hening sambil memainkan pulpen yang ada ditangannya sedangkan rifky sibuk dengan bukunya sedari tadi tanpa lelah sedikitpun.
"kalian kenapa sih?setiap gue ngomong kalian diam doang kek mayat hidup,ada masalah apa sama mulut kalian,elergi ngomong?"ujar beni kesal.
andreas dan rifkypun mendongak mendengarkan ocehan temannya itu,mereka melihat sekilas wajah temannya yang kesal itu.
"kalo lo ngomong gue harus apa?gue harus jungkir-balik gitu?tanya andreas.
"yah nggak gitu juga bambank,seenggaknya kalian tuh respon kek,gue kek orang teranianya banget tau nggak"ujar beni dengan acting sedihnya.
"jijik"sahut rifky dengan tatapan datarnya.
"HAHAAA.......HHAH......HAHA.."
tentu saja hal itu mengundang tawa bagi andreas untuk beberapa detik,membuat beni semakin kesal,seisi kelas pun menatap kearah mereka bertiga membuat andreas mendadak menghentikan tawanya,bukan karena ia malu kepada teman-teman sekelasnya,melainkan ia tidak suka jika harus ditatap oleh orang yang sama sekali tidak ia sukai.
"kenapa,gak suka?tanya andreas pada seseorang yang menatapnya sedari tadi.
"berisik"ujar rere dengan tajam yang maih setia menatap andreas yang sudah jengkel kepadanya sedari tadi.
andreas mendorong bangkunya kebelakang dengan pelan dan berdiri berjalan menuju meja rere dengan cool nya,rere pun ikut berdiri ketika andreas berdiri tepat didepannya saat ini,keduanya saling menatap tajam penuh dengan kebencian masing-masing.
"lo bilang apa?"tanya andreas dingin,membuat seisi kelasnya terdiam.
"gue bilang,lo sangat berisik tuan andreas azzazullazmi"ujar rere tak kalah tajamnya sambil menunjuk dada bidang andreas.
************
#janganlupasuportaku:)
Follow ig :@liyensiii
KAMU SEDANG MEMBACA
KAPTEN
Подростковая литератураManusia hebat adalah dirimu,hanya kamu dan cuma dirimu 🦋
