Korea
Setelah VIXX kembali lengkap, dengan tiga anggotanya yang berhasil diselamatkan, Leo mengantar Hyunjin kembali ke Korea dengan jet pribadi, perjalanan tidak memakan waktu lama hingga mereka sampai di Korea. Leo menurunkan Hyunjin di atap markas besar SM Agency, dimana Kai sudah menunggu di sana bersama Bangchan. Tidak ada Jeno, karena sejak tadi Jeno tak bisa dihubungi.
"Terimakasih hyung" Leo mengangguk pada Kai sebelum akhirnya dia kembali lagi ke Jepang.
"Hyunjin" Hyunjin menoleh dan menemukan Kai dan Bangchan di belakangnya.
"Sunbae" Kai tersenyum, dia segera mendekati Hyunjin dan memeluknya.
"Untung kau selamat" ujar Kai, dia lega karena Hyunjin masih bisa selamat. Bangchan terkekeh kecil.
"Jeno benar-benar" Kai melepaskan pelukannya dan menatap Hyunjin dari atas sampai bawah dan menghela nafas lega. Masih utuh. Bangchan lalu mendekat.
"Kai sunbae" Kai menoleh pada Bangchan.
"Saya akan membawa Hyunjin ke hadapan Jeno sekarang." Hyunjin merasa tubuhnya langsung lemas, Seungmin sempat menghubunginya beberapa saat sebelum dia berangkat ke Korea, dan pemuda Kim itu mengatakan jika dia dinyatakan 'gagal misi' oleh Jeno karena dia tertangkap.
"Katakan pada Jeno agar lebih lembut saat memberi hukuman pada anggota baru" Bangchan tertawa kaku, dia harap sih juga begitu, tapi tak ada yang tahu apa isi otak seorang Lee Xander Jeno.
"Akan aku.... katakan" ujar Bangchan dengan keraguan, ragu karena dia tak tahu Jeno akan mendengarkannya atau tidak.
.
.
Bangchan baru saja sampai di basecamp Stray Kids, dimana Jeno sudah ada di sana bersama Jaemin. Hyunjin sudah panas dingin sendiri sekarang, tapi di satu sisi dia mau marah juga pada Jeno.
"Hai Jin!" sapa Jeno dengan sebuah senyuman, Hyunjin yang tadinya bergetar takut dan merasa lemas tiba-tiba merasa kesal bukan main.
"Hai?" Jeno masih menatap Hyunjin dengan senyumannya.
"YAK LEE JENO! KAU MASIH BISA BILANG HAI PADAKU SETELAH APA YANG KAU LAKUKAN PADAKU, HAH?! KAU TAK TAHU? AKU HAMPIR MATI DI SANA! BERJUANG SENDIRIAN TANPA TEMAN, SIALAN! KALAU MAU MEMBUNUHKU TIDAK BEGITU JUGA CARANYA, SAMOYED!" Hyunjin bahkan berani melangkah maju menghadap Jeno dan berteriak marah tepat di depan wajah Jeno. Jaemin cukup terkejut dan menahan tawanya. Sedangkan anggota Stray Kids yang lain hanya bisa mendoakan keselamatan Hyunjin setelah ini.
"Tapi kulihat kau baik-baik saja?" Hyunjin mengerjap kaget mendengar perkataan Jeno, tanpa babibu lagi dia hantam rahang si namja Lee di hadapannya.
BUG!
BRUK!
"YA! SIALAN! Kau masih bisa mengatakan hal seperti itu padaku? Kau ini benar-benar tak punya hati atau bagaimana?!" Hyunjin menarik kerah kemeja Jeno kuat, dan Jeno hanya tertawa, membuat Hyunjin makin geram, tapi sebelum pukulannya sampai ke wajah rupawan Jeno, Jaemin sudah menarik kerah belakangnya dan menghempaskannya kuat ke belakang.
BRUAK!
"HYUNJIN!" kaget anggota Stray Kids lainnya, Lino dan Changbin segera membantu Hyunjin bangun, di sisi lain Jaemin membantu suaminya bangun.
"Jaemin, tolong ingat, kau memang uke tapi kekuatanmu tidak ada bedanya dengan Jeno, jadi jangan main hempas anak orang." tergur Seungmin, Jaemin yang mendengarnya merengut.
"Habis Hyunjin ngeselin sih jadi orang!" Seungmin terkekeh geli melihat rajukan Jaemin.
"Yak! Lee Jaemin! Yang ngeselin si Jeno!" bela Hyunjin untuk dirinya sendiri, Jaemin hanya mendelik pada Hyunjin, berani sekali dia memukul rahang suaminya.
KAMU SEDANG MEMBACA
[NOMIN] Their Mask
FanfictionDua anak yang hidup sebatang kara bersama, hanya bisa bergantung satu sama lain. Tumbuh dari sepasang teman hidup, menjadi sahabat sehidup semati, lalu sepasang kekasih, hingga suami-'istri' di usia muda, 19 tahun. Kisah hidup mereka yang keras memb...
![[NOMIN] Their Mask](https://img.wattpad.com/cover/235719672-64-k573720.jpg)