Assalamualaikum,Aku up lagi tapi maaf soale telat hehe, absen dulu :)
Kalian lagi ngapain aja pas baca cerita lovely 21 Day?
Vote nya dong guys, astaghfirullah jangan-jangan pelit, tinggal pencet tombol ☆ doang.
Kaum rebahan aja bisa:)
HAPPY READING!!
☆☆☆
MENTARI sejak tadi hanya terdiam saja menyadari bahwa Rangga di sampingnya, rasanya begitu canggung keadaan seperti sekarang ini. Sesekali Mentari menyadari bahwa Rangga menatapnya.
Mereka sekelas sedang mengerjakan tugas fisika, Mentari dan Rangga fokus mengerjakan tugas fisika sekarang ini.
"Tar" Panggil Rangga akhirnya membuka suara.
"Iya Ngga? " Jawab Mentari menatap Rangga yang ada disebelahnya.
"Besok datang ya" Ujar Rangga.
"Kemana? " Tanya Mentari bingung.
"Pertandingan basket sekolah kita" Ujar Rangga lagi.
Mentari masih menimbang-nimbang pernyataan Rangga,seketika Mentari bingung harus menjawab apa.
Mentari mangangguk pelan "Tapi, gue gak tau di mananya" Ujar Mentari terkekeh.
"Di Stadion Rahwana" Jawab Rangga tersenyum.
Mentari menatap Rangga, seperti sedang memikirkan sesuatu.
"Atau mau bareng aja?" Tawar Rangga kepada Mentari.
"Gue Tak.."
"Takutnya nyasar lagi?" Potong Rangga cepat, sebelum Mentari menyelesaikan ucapannya.
Mentari tertawa mendengar ucapan Rangga barusan,seraya mengangguk pelan mengiyakan ,sembari menatap Rangga yang juga ikut tertawa.
"RANGGA,MENTARI!KENAPA KALIAN ASIK TERTAWA!" Teriakan menggema ibu susi yang sedang berada di kelasnya saat ini.
Rangga dan Mentari tersentak kaget mendengar suara teriakan ibu susi, terlalu asik berbicara satu sama Lain sehingga mereka lupa jika masih ada buk susi di kelasnya.
Semua teman-teman sekelasnya menatap Rangga dan Mentari bergantian.
"Teralu asik sih" Teriakan sandy menatap Rangga dan Mentari terkekeh.
"LARI LAPANGAN, SEPULUH KALI PUTARAN, CEPAT!!" Teriak buk susi menatap Rangga dan Mentari dengan tatapan horrornya.
"Aduh panas banget tuh, siang-siang bolong" Ujar Bella teman sekelasnya sambil mengipas-ngipas wajah dengan tangannya.
Teman-temannya menatap iba terhadap Rangga dan Mentari.
Mentari malu menganggukkan kepalanya, baru kali ini dia dihukum, baru kalo ini dia lari keliling lapangan, dan baru kali ini ia membuat kesalahan di pelajaran fisika.Pelajaran kesukaan, bisa di pastikan jika ini semua ulah Rangga yang mengajaknya ngobrol.
"CEPAT LARI ATAU MAU IBU TAMBAH HUKUMANNYA?!" Teriak buk susi lagi.
"Hobi banget teriak buk, gak sakit itu tenggorokan?" Tanya kevin dengan santainya.
"Kamu mau ibu hukum juga kevin?!" Tanya buk susi masih berteriak. Memang hobi teriak-teriak ini buk susi jika kata kevin.
"Hehe enggak buk, lain kali aja" Jawab Kevin nyegir mendapat gelengan dari teman-temannya yang lain.
"Rangga!,Mentari! Tunggu apa lagi?" Tanya buk susi.
Rangga mengangguk dan bangkit berdiri " Iya buk" Ucapnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
LOVE 21 DAY
Fiksi RemajaSUDAH TERBIT DAN TERSEDIA DI TOKO BUKU ONLINE. Happy shopping & Reading Enjoy your day guys<3 ❗❗FOLLOW DULU SEBELUM BACA YA TEMAN-TEMAN JANGAN LUPA VOTE AND KOMENTNYA❗❗ Blurb: Namanya Mentari Gebri Crosthrel, gadis cengeng yang begitu ceroboh, b...
