Chapter 06

3.3K 265 17
                                        

----- Happy Reading -----


Sebelum dibaca jangan lupa difollow dulu..
Terima kasih..












Ketika jam perkuliahan belum dimulai, Win dan ketiga sahabatnya seringkali berkumpul di perpustakaan untuk mengerjakan tugas, atau terkadang hanya untuk sekedar membaca buku bersama, tapi entah mengapa untuk saat ini hanya dua di antara mereka yang menemani Win duduk di salah satu sudut perpustakaan.

"Lah si Khao mana Nam, tumben banget tuh anak gak ada?? "
Tanya Nut yang baru saja tiba.

"Katanya sih masih di jalan. " Balas Namtan singkat, lalu hanya dibalas dengan gumaman mengerti dari Nut.

" Win, lo udah bikin tugas makalah yang dari Pak Off???". Tanya Namtan pada Win yang lagi sibuk membaca Novel.

" Udah Nam, Emangnya lo belom??". Win balik nanya.

" Iya gue beloman nih Win ". Jawab Namtan dengan wajah melasnya.

" Dih ko gue gak ditanya si Nam, Udah ngerjain apa belom!". Ucap Nut.

" Gak perlu, palingan lo juga sama belom ngerjain. Yakan??".

" Iya si sama gue juga beloman ". Jawab Nut lalu menyengir bagai kuda.

Kemudian Namtan yang mendengar langsung membalas dengan tatapan malas.

" Iya udah lo berdua sekarang cari aja sana buku buat bahan inspirasi makalahnya, ya kali aja ada yang cocok". Ujar Win pada kedua sahabatnya.

" Mmm, ya udah gue coba cari ".

Ketika Namtan sedang sibuk mencari buku untuk tugasnya, tiba-tiba seseorang menabrak dirinya sehingga buku yang ia pegang terjatuh.

Brukkk

" Aww... Maaf-maaf saya gak sengaja ". Ucap Puimek si penabrak.

" Iya gak papa ". Jawab Namtan sambil mengambil buku yang terjatuh.

Kemudian Namtan memberikan buku yang terjatuh pada wanita didepannya " Oh ini bukunya ".

Puimek langsung melontarkan senyum hangat kepada Namtan.
" Makasih banyak, maaf tadi saya bener-bener gak sengaja ". Ujar Puimek lagi yang masih merasa bersalah.

" Mmm, gak masalah ko ". Senyum Namtan.

" Kalo gitu saya permisi dulu ". Ucap Puimek yang langsung pergi.

Namtan pun masih terdiam fokus menatap punggung si wanita cantik  yang sudah mulai menjauh.

" cantik juga ". Batin Namtan.

" Woy! Nam, lo kenapa bengong??". Tanya Nut yang melihat Namtan terdiam.

Lalu Namtan sadar dari lamunan nya
" Ah, gak kenapa-kenapa ko Nut gue lagi mikir aja ". Jawabnya asal.

" Oh, lo udah dapet kan??" Tanya Nut, lalu hanya dibalas gumaman dari Namtan.

Setelah Nut dan Namtan sudah selesai mencari buku yang dicarinya, kemudian mereka kembali ketempat dimana mereka tadi duduk dan meneruskan tugas mereka yang sempat tertunda.













***

Drrtttt

Perbincangan Bright dan kedua sahabatnya kemudian terhenti ketika suara notif pesan yang muncul dari handpone nya.

Lalu Bright melihat pada layar handpone nya.

Win :
" Bright sepulang nanti lo bisa kan bantu gue lagi buat bagiin hasil sumbangan kemaren??".

Benci jadi Cinta (BrightWin)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang