----- Happy Reading -----
Sebelum baca jangan lupa difollow dulu..
Terima kasih...
Dihari Weekend seperti sekarang ini mungkin banyak sebagian orang yang hanya bermalas-malasan didalam rumah sepanjang hari. Tetapi tidak dengan kedua bersahabat Win dan Khao, mereka kini sedang berolahraga pagi dipinggir taman kota. memanfaatkan udara pagi yang begitu segar dan sejuk untuk mengawali hari dengan sesuatu yang sehat.
" Win...". Khao membuka pembicaraan.
" Iya??".
" Win gue mau nanya soal ucapan lo ke Bright yang waktu itu, apa lo yakin dengan permintaan yang mau dia jadi Asisten Pribadi lo ???. Tanya Khao yang masih penasaran.
" Gue yakin Khao, emangnya kenapa???". Jawab Win dengan sigap.
" Apa lo gak pilih uang ganti rugi aja Win sebagai tanggung jawabnya??". Tanya Khao lagi dengan sedikit hati-hati.
" Khao, Gue tau. Gue orang yang sederhana dan Bright orang yang kaya raya. Walaupun kaya gitu gue gak mau ngambil keuntungan dari kejadian itu. Soal minta dia buat jadi Asisten Pribadi gue, ya karna gue mau sedikit ngasih pelajaran sama dia supaya dia gak berlaku sombong sama orang lain ".
Khao yang mendengar penuturan maksud dan tujuan Win yang seperti itu, membuat ia mengurungkan niat untuk membujuk sahabatnya itu merubah keinginannya seperti yang diminta kedua seniornya Mike dan Lee kepadanya tempo hari.
" Emangnya kenapa lo nanya kaya gitu, Khao??". Tanya Win yang sedikit penasaran dengan pertanyaan sahabat mungilnya itu.
" Gak ada apa-apa Win, gue cuma nanya aja ". Jawab Khao dengan sedikit senyum.
Win hanya menganggukan kepalanya mengerti. " Ya udah kita lanjut lagi ".
Setelah sepulang olahraga, siang harinya Win bersama Toptap pergi kesuatu mall untuk membeli sesuatu yang dibutuhkan. Tetapi lebih tepatnya Toptap yang mengajak Win untuk menemaninya pergi ke Mall.
Tempat yang begitu ramai dan dipenuhi oleh banyak orang mungkin mall adalah salah satu nya, apalagi di hari Weekend seperti sekarang ini. Banyak dari berbagai macam kalangan berkunjung kesana, menghabiskan uang secara cepat atau hanya sekedar bermain dan memanjakan mata. Sama seperti halnya dengan sepasang kekasih Bright dan Love mereka mengisi hari liburnya untuk berbelanja dimall.
" Sayang, Menurut kamu ini cocok gak buat aku??". Tanya Love pada kekasihnya dan sambil menunjukan baju yang ia pegang.
Dengan senyum" Cocok kok sayang, malah kamu tambah cantik kalau pakai baju itu." Puji Bright pada sang pacar.
" Oke deh, aku pilih yang ini ". Ucap Love dengan nada centil khas wanita.
" Ya udah kamu lanjut pilih-pilih lagi aja, aku juga mau cari-cari kali aja ada yang cocok buat aku ". Ucap Bright pada Love.
Love hanya membalas dengan anggukan dan senyum manisnya.
Ditoko yang sama dua kakak beradik yang manis, sedang asik juga memilih baju yang mereka inginkan.
" Phi Top... Ini kayanya cocok buat Phi". Ucap Win sambil menunjukan baju pilihannya.
Yang dipanggil pun menoleh" Phi gak mau Win, itu warna nya terlalu mencolok, Phi kurang suka ". Bales Toptap.
" Oh okhe, Win coba cari yang laen ". Ucap Win.
Win pun kembali sibuk mencari-cari baju yang sekiranya cocok untuk sang kakak. Ketika Win melihat satu baju yang terlihat cocok untuk kakaknya, dan saat Win ingin mengambil baju itu, namun tangan nya dan tangan seseorang yang berada disampingnya secara bersamaan memegang baju tersebut.
KAMU SEDANG MEMBACA
Benci jadi Cinta (BrightWin)
RomanceWin Metawin Jurusan Ekonomi tahun pertama itu sangat membenci Bright Vachirawit Jurusan Hukum tahun ketiga. Entah Setiap bertemu mereka seringkali berdebat sehingga sahabat dari masing-masing mereka pusing atas kelakuan sahabatnya itu. Tapi waktu te...
