----- Happy Reading -----
Sebelum membaca jangan lupa difollow dulu...
Terima kasih..
Sebelum berangkat kerja Mew Suppasit sudah disibukkan dengan perkerjaan dapur. Laki-Laki 44 tahun itu sedang membuat sarapan pagi untuk kedua anaknya dan juga dirinya. Semua itu di lakukannya karena sang istri tengah terbaring lemas diatas kasur, bukan karena sang istri sedang sakit, melainkan karena ulah Mew sendiri yang tadi malam menggempur Gulf istrinya hingga sepuluh ronde. Sampai-sampai Gulf tak mampu untuk berdiri bahkan berjalan karena bagian bawahnya yang masih terasa sakit. Sehingga pagi ini dia yang harus menggantikan tugas istri nya tersebut.
TopTap yang merasa rumahnya sedikit nampak sepi dari biasanya dia berjalan kearah dapur untuk mencari seseorang disana " Loh! Ko ayah yang masak?? Bunda kemana?? ." Tanya TopTap pada orang tua yang tengah sibuk memasak nasi goreng dengan keadaan dapur yang begitu berantakan seperti kapal pecah.
Mew mematung sejenak, mencoba berfikir mencari alasan " E-um... Bunda.. Bunda lagi pusing, makanya ayah yang masak ." Bales Mew bohong, dan TopTap mengagguk mengerti.
" Mau aku bantuin yah?? ."
" Gak usah nak. Bentar lagi juga ayah selesai masaknya, kamu tunggu aja di meja makan. Dan jangan lupa panggil adek mu dikamarnya ."
" Ya udah kalo gitu aku panggil Win aja ." Ucapnya, dan Mew hanya bergumam.
Tidak butuh waktu lama Mew akhirnya selesai memasak. Lalu dengan cekatan dia membawa hasil masakannya ke meja makan, dan disana sudah ada kedua putranya yang menunggu hasil masakan sang ayah. Mew pun meletakkan makanan tersebut di masing-masing depan kedua putranya. Win yang merasa sudah sangat lapar pun segera melahapnya. Setelah suapan pertamanya masuk kedalam mulut,Win merasa ada sedikit keanehan didalam masakan ayahnya itu.
" Yah, ayah masaknya gak dicobain dulu ya?? ." Tanya Win sambil melirik ke wajah Mew.
Mew menggeleng " Enggak. Emangnya kenapa? Gak enak ya masakan ayah?? ." Tanya Mew Balik.
" Eumm. Bukan gitu yah maksud aku. Lebih baik ayah cobain dulu dah! ." Ucap Win pelan dan menyengir.
Mendengar itu Mew langsung mencoba mencicipi masakkannya sendiri dan begitu pun dengan TopTap dia ikut mecobanya " Astaga! Ko masakannya manis gini yah?! ." TopTap langsung mengeluarkan makanan itu dari dalam mulutnya.
Cengiran kecil terbentuk dari wajah pria dewasa tersebut " Ayah minta maaf ya sama kalian, maklum ayah kan gak bisa masak! ." Ujar Mew.
" Iya kita berdua ngerti ko yah ." Bales Win.
" Oh iya yah! Ko tumben bunda pagi-pagi pusing sih?? ." Win yang sebelumnya sudah diberitahu keadaan sang bunda, akan tetapi dia menanyakan kembali pada Mew seolah meminta penjelasan.
" Mana ayah tau! Lagipula Bunda kamu itu manusia bukan tumbuh tumbuhan. Jadi wajar kalo pusing! ."
" Ya ampun jangan marah yah! Maksud aku gak biasanya banget bunda kaya gini ." Bales Win.
" Bunda pusing apa jangan-jangan!- ."
" Jangan-jangan kenapa?? ." Tanya Mew sambil mulai meminum susu yang sebelumnya sudah dibuatnya .
" Hamil! ."
Burtt
Uhuk uhuk
Mew menyemburkan susu yang didalam mulutnya dan tersedak. TopTap dan Win sontak terkejut melihat Mew yang seperti itu. Dengan cepat TopTap langsung mengelus punggung Mew.
KAMU SEDANG MEMBACA
Benci jadi Cinta (BrightWin)
Roman d'amourWin Metawin Jurusan Ekonomi tahun pertama itu sangat membenci Bright Vachirawit Jurusan Hukum tahun ketiga. Entah Setiap bertemu mereka seringkali berdebat sehingga sahabat dari masing-masing mereka pusing atas kelakuan sahabatnya itu. Tapi waktu te...
