Chapter 30

1.7K 143 23
                                        

----- Happy Reading -----

Sebelum baca jangan lupa difollow dulu..
Terima kasih..

.
.
.
.
.
.
.
.
.













" Pertunjukkan yang sangat menyenangkan. Haha.. ."

" Gimana Love apa lo suka liat pertunjukan tadi? ." Tanya Ohm dengan senyum kepuasan.

Love mengangguk " Eum. Gue puas! ya walaupun Bright harus sedikit dapet luka dari Win. Setidaknya hubungan mereka bakal semakin jauh ."

" Kalo gitu kita lakuin rencana kita yang kedua. Gimana?! ." Ohm mengedikkan alisnya satu.

" Boleh ."














****
Hari ini adalah hari pertama untuk para mahasiswa baru mulai masuk kampus. Maka dari itu Win Metawin disibukkan dengan acara OSPEK, dia sudah menjabat sebagai ketua menggantikan Krist Perawat. Hari yang melelahkan sehingga membuat dirinya lupa untuk sarapan. Mata nya mulai berkunang-kunang dan rasa pusing sudah mendera, sehingga membuat tubuhnya mulai melemas sampai terhuyung. Dengan cepat satu tangannya mencoba menahan dengan memegang dinding agar tubuhnya tidak jatuh. Saat Win hendak kembali berjalan, tubuhnya kembali terhuyung. Lalu tiba-tiba dua tangan dengan sigap menahannya dengan memegang bahu lebarnya, Win yang terkejut langsung menoleh kebelakang untuk melihat seseorang tersebut.

" Phi Ohm! ." Win langsung menegakkan tubuhnya kembali.

" Kamu kenapa Win? ." Dengan satu tangan yang masih memegangi yang lebih muda.

" Kepala ku pusing Phi ." Bales Win cepat.

" Kamu belum makan? ." Tanya nya. Dan Win mengangguk pelan.

Ohm menyodorkan makanan yang dibawanya " Nih Phi beli makanan buat kamu ." Senyum Ohm.

Makanan tersebut memang sengaja dibeli Ohm dan akan diberikan pada Win.

Win diam sejenak, lalu menerima makanan tersebut " Makasih P'Ohm! ." Win tersenyum kecil sambil melihat kearah pria yang lebih tua darinya. Dan Ohm hanya bergumam.

" Ya udah aku permisi dulu ya Phi, sekali lagi makasih P'Ohm ." Ucap Win lagi.

Saat Win hendak berjalan tiba-tiba Ohm memanggil " Win! ."

Win langsung berhenti dan berbalik " Iya Phi?! ."

" Apa Phi boleh nemenin kamu makan? ." Tanya nya. Win diam lalu mengangguk sambil bergumam.

Ohm tersenyum lebar karena mendengar jawaban yang diterimanya. Dengan cepat Ohm Thitiwat berjalan kearah Win, dengan senyum yang masih belum luntur dari wajahnya.

Kini Win dan Ohm sudah berada diruang BEM, pada saat mereka masuk ruangan semua pasang mata tertuju pada mereka. Win merasa tidak nyaman dengan tatapan teman-temannya, akan tetapi dia mencoba untuk tidak memperdulikan sorotan mata mereka dan bersikap biasa aja.

Ohm yang duduk tepat dihadapan Win, pria dingin tersebut terus memandangi Win yang sedang asik melahap makanannya. Win melirik " Ada apa Phi? ." Tanya Win yang merasa bingung dengan tatapan Ohm. Lalu Ohm menjawab dengan menggeleng, dan si manis melanjutkan makannya hingga habis.

Benci jadi Cinta (BrightWin)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang