Di dalam goa markas Topeng Tengkorak Putih, Datuk Neraka disambut dengan penuh kehormatan oleh semua anggota kelompok tersebut. Semua anggota mengelu-elukan Datuk Neraka yang saat ini mengangkat dirinya sebagai Guru Agung. Hal ini tentu saja membuat Datuk Neraka merasa puas. Hanya saja masih ada satu ganjalan dalam hati kakek sakti ini bahwa muridnya atau sekaligus Ketua Agung Kelompok Topeng Tengkorak Putih masih belum kelihatan. Maka Datuk Neraka segera memerintahkan Wakil Ketua untuk mengutus beberapa orang anak buahnya mencari dan menjemput Sandaka.
Bersamaan dengan berangkatnya beberapa orang yang ditugaskan mencari Sandaka, dua orang tamu tak terduga muncul di markas topeng tengkorak. Wakil Ketua yang mengetahui salah seorang dari mereka menyambutnya dengan gembira karena orang ini adalah sahabatnya sendiri yaitu Iblis Mesum Bukit Larangan, sedangkan seorang lagi adalah seorang perempuan cantik genit menggairahkan yang bukan lain adalah Dewi Merak Iblis adanya. Bagaimana dua orang ini bisa datang bersamaan di Markas kelompok Topeng Tengkorak?
Marilah kita kembali pada peristiwa yang telah terjadi pada saat kedua orang ini melarikan diri dari musuh-musuh mereka.
Iblis Mesum Bukit Larangan yang mengetahui bahwa Saka Deva mengejar dirinya sengaja berlaku cerdik. Tokoh hitam mesum ini berlari dengan cara menyelinap di antara kerapatan pohon dan kegelapan malam, beberapa kali menyelinap dan mendekam di tempat tersembunyi untuk membuat pengejarnya kebingungan. Dan memang benar Saka Deva yang sebenarnya belum mengenal daerah sekitar dibuat kehilangan jejak Iblis Mesum yang dikejarnya.
Begitu yakin musuh kehilangan jejaknya, dengan cepat Iblis Mesum berlari ke arah Utara. Di suatu tempat yang sepi setelah hampir semalaman iblis ini berlari, Iblis Mesum hentikan larinya lalu melompat ke atas sebuah pohon tinggi. Beberapa saat lamanya orang ini menunggu dengan sabar.
Dari arah Timur, sesosok bayangan datang dengan cepat menuju ke arah pohon dimana Iblis Mesum berada. Orang ini ternyata Dewi Merak Iblis yang juga terpaksa melarikan diri dari musuhnya yaitu Bidadari Kilat Merah. Melihat perempuan ini datang maka Iblis Mesum Bukit Larangan segera melayang turun dari atas pohon menemui Dewi Merak Iblis.
"Kakang Anggada, apakah kau yakin keadaan sudah aman dan musuhmu si pemuda asing itu tidak mengejar sampai sini?"Tanya Dewi Merak Iblis begitu laki-laki ini sudah berdiri di hadapannya.
"Tenang saja, Nyai Dewi. Aku tidak sebodoh itu! Terlebih orang asing itu tentu tidak mengenal daerah ini sebaik aku. Dengan gampang aku bisa menyelinap." Sahut Anggada sambil tersenyum lebar penuh percaya diri. Dewa Merak Iblis kemudian duduk di samping Iblis Mesum setengah menjatuhkan diri dengan wajah keruh.
"Jahanam perempuan bercadar itu. Tidak ku kira gadis muda bercadar ini murid dari nenek sakti itu!"Tiba-tiba Dewi Merak Iblis keluarkan makian jengkel. Kedua lengannya terkepal penuh emosi. Iblis Mesum memandangi perempuan cantik berpupur tebal ini dengan alis berkerut. Kemudian terdengar bertanya.
"Nyai Dewi, aku sebenarnya penasaran! Siapa perempuan bercadar itu yang membuatmu lari ketakutan. Sepertinya kau mengenalnya."
"Pada awalnya aku terkejut karena baru tahu bahwa orang ini adalah keponakan dari suamiku dulu. "Sahut Dewi Merak Iblis menghela nafas panjang dan lanjutkan ucapan,"Dia pasti mendendam karena pamannya itu telah ku bunuh sepuluh tahun yang lalu, termasuk seorang putrinya karena mereka menyakitiku dan mengusirku dari rumah."
Dewi Merak Iblis kembali mengepalkan tangannya dan kelihatan emosi sekali.
"Rupanya kau memiliki sejarah hidup yang luar biasa, Dewi."Ucap Iblis Mesum menatap serius Dewi Merak Iblis.
"Hidupku dulu sebenarnya banyak sengsaranya, kakang. Terlebih akibat perbuatan mantan suamiku yang telah mati itu. Makanya aku memlih menjadi orang rimba persilatan yang bebas dan memiliki kesaktian. Lebih baik aku tidak ceritakan masa laluku."Dewi Merak Iblis tersenyum hambar tapi masih kelihatan genitnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Geger Parahiyangan
FantasíaSeorang tokoh silat ahli meramal mendapatkan sebuah petunjuk gaib bahwa rimba persilatan Tatar Pasundan akan mengalami kekacauan yang diakibatkan oleh sekelompok manusia misterius yang menamakan diri mereka Topeng Tengkorak Putih yang terdiri dari j...
