25. I am Tired

71 9 3
                                        

"Semua boleh pergi sesuka hati, tapi lo jangan

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


"Semua boleh pergi sesuka hati, tapi lo jangan. Bukan gue yang butuh Lo, dunia gue butuh Lo."

































Siang itu, cuacanya terik. Para siswa baru selesai solat dhuhur di masjid sekolah. Lepasnya, mereka buru-buru menuju kantin. Pokoknya gak perlu pakai sepatu-sepatuan, karena perut lebih urgent daripada sepatu. Ngaku dah yang angkatan old.

Geng presiden langsung nongkrong di tempat biasa. Posisi paling pewe. Mereka langsung ngotak-ngatik handphone buat main game sambil nunggu makanan dateng.

"No!" seru Woojin membuat Wonggi terperanjak kaget sampai hp nya jatuh untung nggak pecah

"Bacot lo kek toa," dumalnya.

Minho yang merasa terpanggil menghentikan acara bermain hp nya dan menoleh pada Woojin. "Apa?

"Yang di grup semalem maksud lo apa?" tanya Woojin penasaran pasalnya Minho tidak melanjutkan pesan digrup semalam.

"Iya gue juga penasaran," seru Ji Su

Anak presiden lain langsung nengok ke Minho dengan tampang seriusnya masing-masing.

"Jadi gini--" Minho menjeda sebentar, "Muka jan serius-serius ntar cepet kriput mampus," lanjutnya.

Yang lainnya lansung melempari Minho dengan apa saja yang di depan mereka bahkan Jihoon hampir melemparinya dengan sendok garpu beruntung tangannya yang diperban kesenggol Felix.

"Serius anjeng!!" seru Felix.

"Jadi semalem pas lo jin kirim pesan itu gue sama Jaemin langsung cari tau dan kita nemu terakhir diliat nomer tuh didaerah deket pemakan kota," jelas Minho.

Woojin yang mendengar itu bergidik takut. "Maksud lo Mina diteror sama setan?"

"Ya gila aja ada setan bisa main hp." - Ji Su.

"Tapi menurut filem, ada tuh gue sering liat di filem filem horor." - Wonggi.

"Tapi dia manusia bego! pas gue sama Lino sampe emang nggak ada apa-apa, tapi gue nemu ini," kata Jaemin sambil nunjukin gelang yang dia temuin.

"Itu bukannya punya??" - Hyunjin.

"Siapa?" kata Jihoon penasaran.

"Nggak tau," jawab Hyunjin bodoh yang langsung diteriaki oleh teman-temannya, "Tapi, gue pernah liat gelang itu tapi dimana," lanjutnya.

"Di markas presiden," jawab Minho.

"HAH!" teriak semuanya.

"Makanya gue bilang ada yang kerja sama diantara kita," kata Minho lagi.

"Maksud lo ada penghianat?" -woojin.

"Siapa?" -wonggi.

"Gue masa curiga sama Ren---"

Musuh || HHJCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang