8

3.8K 301 2
                                        

SUDAH DI REVISI, SELAMAT MEMBACA♡

VOTE OR COMMENT PLEASE!

●○

Previous Chapter :

"My lovely Hazel Styles, ayo maju kedepan babe." Suruhnya. Elliot mengangguk, dan membisikan sebuah kalimat tanpa suara.

"Part of acting, just do it! Do it!"

●○

Dengan perlahan, seorang security menuntunku jalan menuju panggung. Sebuah lampu yang menyorotku secara jelas, membuat kini semua mata memperhatikanku.

Aku pun menaiki tangga satu persatu dengan perlahan. Kutemui harry yang menggenggam mikrofonnya menggunakan tangan kiri. Dan tangan kanannya mengajakku untuk menggenggam tangannya. Pasti ia bisa merasakan tanganku yang dingin dan basah akibat keringat.

"Cmon"

Harry pun membawaku ke depan panggung dan merangkulku. Ia juga mencium keningku yang membuat directioners berseru heboh. Aku juga terkejut dibuatnya. Tadinya aku ingin memprotesnya, namun niatanku terhenti karena memang ini demi hubungan kontrak kami.

"Pay atention guys.. So, this is my Girlfriend. Hazel Aethelwynn Cowell. Aku harap kalian bisa merespect hubungan kami berdua" kata Harry dan mencium keningku lagi. Aku tahu ini akting. Jadi, aku harus berpura pura bahagia?

"WE SHIP HARREL STYWELL!!"

Tanpa disadari, sekarang aku tersenyum mengingat nama ship yang unik. Lalu, Harry pun menyodorkan mikrofon. Aku mliriknya seperti 'apa?'

"Say something" ujarnya dengan mikrofon yang diarahkan kemulutnya, sekarang kembali kepadaku. Karena jantungku berdebar, dengan polosnya aku menjawab, "something"

Lalu, tawa pun menggema riuh di stadion ini, termasuk the boys. Aku merutuki diriku yang bodoh didalam hati, sementara aku juga ikut tertawa kaku bersama mereka.
"H-He-he"

Aku menggaruk tengkuk leherku sambil pura-pura ikut tertawa bersama mereka, yang sebenarnya tidak gatal. Lalu, kudengar tepuk tangan meriah disertai sorakan pendukung.

"Maksudku, katakan apa yang ingin kau sampaikan, babe. Dia sangatlah lucu bukan?" Kata Harry dan bertanya pada fansnya yang tambah bersorak. Aku pun mengangguk mengerti. Aku pun melihat Elliot dari panggung, mulutnya mengatakan kalimat tanpa suara. 'Say thank you. Thank you!'

"Thank you." Kataku. Aku pun menghela nafas, "for respect us" Sambungku, dan semua fansnya yang diam seketika, menjadi heboh dalam sekejap mata.

Lalu, kudengar kembali tepuk tangan dan sorak sorai penonton disini. "Oh ya! Kudengar.. Hazel bisa bermain gitar, right?" Tanya Louis.

"Little bit" jawabku. "Will you play a guitar for our song?" Tanya liam. "What's song?" Tanyaku. "You and i. Kami akan memberikan kuncinyanya. Kau mengiringi didampingi Niall" katanya.

Setelah keputusan yang sudah kubuat, aku pun mengangguk mengiyakan. Beberapa lama kemudian, Crew tour memberikanku sebuah gitar, serta aku menitipkan tas kecilku. Lalu, seorang crew dengan gesit menaruh sebuah kursi tambahan, selain 5 kursi untuk the boys.

Lalu, sebuah layar lebar di dekat penonton, yang menghadap ke arah kami ber 6, menyala. Disitu tertera not dan kunci gitar 'you and i' dengan tulisan yang besar dan jelas. Aku pun mulai memosisikan dudukku bersama the boys.

MOONLIGHT - Harry Styles Love StoryCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang