SUDAH DI REVISI, SELAMAT MEMBACA♡
Don't forget ur Vomment!
●○
Previous Chapter :
"Serius, sayang. Kau tak usah malu. Karena.." ia memutusnya membuatku penasaran. "Apa?"
"Putriku akan ku kontrak."
●○
"Kau serius dad?" Tanyaku antusias. Lalu, dad pun mengangguk sembari tersenyum. "Jika kau mau, kenapa tidak?" Tanyanya. Aku pun memeluknya. "Terima kasih, dad. Kau terbaik" kataku dipelukannya.
"Baiklah, aku akan mempersiapkan surat kontraknya ke sekretaris pribadiku. Kau tunggu disini ya Hazel.." aku pun mengangguk. "Victoria!" Teriak dad.
Tak lama kemudian, seorang wanita bertubuh tinggi dan langsing masuk, "ada apa tuan?" Tanyanya. "Tolong persiapkan berkas berkas kontrak rekaman, anakku akan menjadi artis besar" Victoria terkekeh kecil. "Apa sih dad.." gumamku malu malu.
"Baik pak" kata Victoria itu. "Dad tidak menyangka. Kenapa kau tidak bilang dari dulu kalau suaramu sangat indah? Mungkin sekarang kau sudah pergi tour seperti the boys." Kata dad. "Hehe.. thank you dad. Ternyata minat baru keluar sekarang. Kufikir menjadi artis menyenangkan. Terimakasih banyak daddy, i love you forever.." kataku.
Ia pun mendekapku dan mencium puncak kepalaku, tak lama kemudian, Victoria kembali dengan sebuah map besar berwarna hitam legam. Lalu, dad pun menerima nya, dan membaca kertas kertas yang berada di dalamnya.
"Baca ketiga kertas ini dengan teliti, tanda tangan" kata dad. Aku pun membaca ketiga lembar kertas yang ia berikan.
Setelah menyetujuinya, aku menandatanganinya, disusul oleh tanda tangan dad. Dad pun menyalami tanganku. "Welcome, daughter. Welcome to Holywood life, welcome to Celebrity World, welcome to management and infoteiment land. Welcome to Syco records."
●
Keesokan harinya, aku segera berangkat untuk sekolah. Mengingat sekarang bulan Juni, aku beberapa minggu lagi akan lulus. Syukurlah, kuharap semua akan berjalan lancar.
"Morning love" sapa kedua orang tuaku. "Kudengar dari Simon, kau sudah terikat kontrak dengan label rekaman ayahmu itu ya honey?" Aku pun mengangguk semangat membalas pertanyaan mom. "Congrats!" Balasnya.
"Thank you mom." Kataku. Aku segera mengambil kursi dan duduk di hadapan mereka untuk sarapan.
Setelah sarapan, aku diantar kembali ke sekolahku bersama Mr. Dee. Dan akhirnya, aku sampai di sekolah.
○
"Congrats ya Hazelkuuu!" Pekik Brit yang sudah kuceritakan semuanya tentang kemarin. "Yayaya. Terimakasih Britania Raya." Ia pun memprotes. "Enak saja! Namaku Britania Auntumn, bukan Britania Raya!!" Katanya. "Oh iya, kalau kau sudah terkenal nanti, berjanjilah kau tidak akan melupakanku. Ya?" Tanyanya. Aku pun mengangguk. "Pasti. Kau sahabatku"
"Okey. Ayo kembali ke kelas sebelum pelajaran dimulai. Oh ya. Kudengar ada anak baru disini." Katanya. "Well, siapa?" Brit pun memutar matanya. "Kau menanyai namanya, sementara ia anak baru dan ia belum masuk ke kelas" balasnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
MOONLIGHT - Harry Styles Love Story
FanfictionBerita tentang seorang super star dunia yang dikatakan 'gay' telah menyebar dimana mana. Sekarang adalah dimana waktunya sang manager untuk bertindak. Namun, bagaimana jika tindakan tersebut salah? Ia memanfaatkan putrinya, yang merupakan seorang a...
