Edgar datang kembali di sebuah kediaman mewah dengan helaan nafas yang kasar
Baru saja beberapa jam ia meninggalkan rumah ini tapi tiba tiba saja dipanggil kembali karena masalah. Bukannya Edgar malas atau kesal kembali ke kediaman Abbelard. berarti dia harus mengobati Archie yang sekarang entah apa yang menyakitinya kembali
Banyak hal mengerikan yang sering terjadi di kediaman Abbelard, dikarenakan profesi Abbelard merupakan rahasia umun gelap dimana orang orang dan aparat pemerintah mengetahuinya tapi tidak ada seorang pun yang berani mengusik Abbelard
Kekuatannya dalam memegang kendali lebih besar daripada pemerintah iti sendiri,jika kalian penasaran apa yang diarungi di dunia Abbelard.
Narkoba. Itulah dunia yang digeluti oleh Abbelard setelah melancarkan bisnis penyelundupan senjatanya karena ia melihat peluang besar. Materi yang ia miliki bukan candaan ia tidak memiliki nama besar dan kepribadian yang harus ia jaga seperti pendiri pendiri perusahaan besar.
Karena semua itu adalah dirinya. menjadi bandar narkoba bukanlah hal mudah, setiap hari dirinya diikuti oleh bayangan kematian, pengkhianat berasal dari siapa saja, uang adalah inti dari semuanya.
Lama kelamaan Abbelard sedikit demi sedikit mulai kehilangkan kewarasannya ia sering menyuruh anak buahnya untuk menculik anak remaja untuk ia permainkan.
Abbelard memiliki rasa puas tersendiri saat melihat anak anak yang ia permainkan itu kesakitan ataupun meninggal.
Berubah, semuanya berubah saat Archie mengantikan boneka yang sebelumnya telah ia rusak sampai meninggal. Entah kenapa saat Archie kesakitan ia tidak tega, sangat jauh dengan perasaan puas nya dulu.
Archie berbeda dengan anak anak jalanan yang di pungut oleh anak buahny, badan Archie sangan bersih dan pucat matanya biru dengan rambut hitam pekat,perpaduan yang aneh. Anak itu tidak pernah mengekspresikan kebahagiaannya saat Abbelard mulai merawatnya dengan baik seperti anak anak sebelumnya ia tidak pernah tersenyum sedikitpun.
Sampai Abbelard berada di titik ia mulai muak dengan ekspresi datar Archie dan merubah segalanya hingga yang ada di raut wajah Archie sekarang hanya lah ketakutan dan cemas, seputar itu.
Abbelard tidak merasa menyesal sedikitpun pada awalnya tapi semakin hari Abbelard memperhatikan Archie yng tambah parah. Ia tidak memiliki ketenangan di dalam matanya, sangat jauh dari awal datang matanya tidak seperti bernyawa sedikitpun.
Abbelard memiliki kesalahpahaman yang dalam ia mengira itu semua terjadi pada Archie karena lingkungan uang ia tinggali kini penuh dengan senjata,narkoba dan kejadian saling membunuh di depan mata kepalanya.
Flashback
"Archie,papa akan menambah keamanan mu" dentingan sebuah dart tepat mendarat di papan nya
Archie hanya berdiri seraya memegangi tas nya yang sudah terjatuh di lantai dengan sweater bermerek yang telah merosot di salah satu bahunya karena tidak dipedulikan. Benar,Archie baru saja pulang sekolah. Tapi baru saja sedetik ia menginjakkan kaki ia harus bertemu dengan Abbelard.
Pertemuan itu membuat hatinya lelah apalagi di sepanjang kelas ia hanya bisa duduk terpaku tanpa beranjak kemanapun setelah membawa keamanan yang dibilang oleh Abbelard ini ke sekolah. Tapi sekarang Apa !?? Menambah ? Lelucon nya bagus sekali .
Archie berdiri di samping Abbelard tanpa menjawab perkataan Abbelard ia hanya menyungingkan senyuman pahit karena merasa sangat menyedihkan.
Abbelard berbalik ke arah anak yang berada di sampingnya ia melihat penampilan Archie yang urakan, Archie memang diharuskan memakai sweter karen lebam yang harus ia tutupi banyak, tapi itu bukan alasan untuk memakainya seperti orang sakit yang tidak memiliki tenaga untuk memakai dengan benar.
KAMU SEDANG MEMBACA
Counting Your Bless
Teen Fiction[Sequel Blind Affection ] Kala hari pemakaman orang tua nya yang terakhir di hari yang mendung. Archie sendirian menunggu salah satu dari saudara nya untuk merundingkan kemana dia akan dipindah asuh kan. Dan pada detik itu semua kehidupannya beruba...
