15.rasa penasaran

122 10 0
                                        

Maafkan typo yang berserakan :)

Malam hari yang belum berubah bertambah larut sangat larut sampai tidak ada mata yang masih terbuka di dalam ruangan berbau obat yang sangat menyengat itu.

Archie terbangun entah kenapa perasaannya tidak enak,ia haus.
Sebuh gelas lengkap dengan air disebelahnya terletak cukup jauh dari matanya. Sepertinya ia harus berdiri untuk kesana,ruang rawat ini bahkan lebih luas dari kamarnya di rumah. Kenapa Abbelard membuang uangnya hanya untuk tempat tidur baginya di rumah sakit ini?.

Semua perasaan campur aduk itu terus bertubrukan di otak Archie apakah memang benar jika Abbelard itu menggangap dirinya sebagai anak atau hanya pemuas keegoisan nya saja. Dilihata dari manapun tidak mungkin Abbelard menggangap ia sebagai anak bahkan keterangan Archie di adopsi saja tidak jelas sampai sekarang.

Tapak kaki putih itu menginjak lantai ruang rawat dengan lembut ia tidak ingin membangunkan para bodyguar yang sedang tidur. Mereka tampak sangat kelelahan perihal menjaga dirinya seorang selama ini.

Archie berjalan dengan tenang sampai di saat dia akan kembali ke tempat tidur, ia mendengar suara Edgar.

"Archie membutuhkan kasih sayang, berhentilah memperlakukan anak itu dengan kasar" Archie mulai berdiri di depan pintu untuk mendengar asal sumber suara

"Haah..." helaan nafas orang yang sedang berbicara dengan Edgar membuat Archie tercekat,ia tahu suara itu berasal dari siapa

Disana pasti berdiri Abbelard.

Archie yang takut jika ia akan terpergoki berdiri disana segera melangkahkan kakikanya menjauh tapi satu kalimat yang terlontarkan dari mulut seseorang dibalik sana menghentikan langkah Archie

"Aku tidak bisa memperlakukan nya dengan lembut,tidak akan pernah. selagi dia tidak melupakan keluarganya" ujar Abbelard terdengar tanpa goyah sedikitpun

"Sikapmu akhir akhir ini sangat aneh,tidak akan ada masalahnya jika Archie mengingat keluarganya.apa ada yang bisa mengambil Archie dari genggaman mu ??. Perkataan membuat Abbelard terjeda cukup lama untuk menjawab

"Bukan itu masalahnya aku hanya ingin anak itu juga menganggap dirinya berharga tanpa keluarga sampah itu. Bahkan mereka tidak pantas untuk di sebut sampah mereka lebih menjijikan dari sampah" Abbelard sedikit menekankan suaranya karena merasa geram

"Setidaknya jangan sampai Archie tahu apa yang baru saja kau lakukan pada mereka" suara edgar menusuk ke dalam telinga Archie

Apa yang dilakukan papa pada mereka? pikiran Archie mulai kalut hingga tidak menyadari bahwa ia sudah cukup lama berdiri di sana

Abbelard melamgkahkan kakinya untuk masuk ke dalam ruang rawat Archie, juga terdengar Edgar yang mulsi menjauh dari depan sana

Pintu itu terbuka secara perlahan memperlihatkan cahaya yang mulai masuk dari lampu lorong rumah sakit otu ke dalam ruang rawat Arvhie yang gelap.

Disana nampak beberapa bodyguard tidur berserakan ada yang dia atas membaringkan badan di atas sofa ada yang berselonjor di karpet dan juga ada yang merebahkan kepalanya di atas kasur Archie.

Tapi ada yang kosong dari semua orang itu,ya benar anak itulah yang menghilang. Orang yang membuat semua bodyguard disana malahan tidak ada di tempatnya.

Abbelard mulai takut saat ia masih mencari di kegelapan sangat pasti satu satunya boneka miliknya tidak berada di tempat nya

Ia kemudian menyalakan semua penerangan yang berada di tempat itu membuat beberapa bodyguard yang sedang tidur terusik dan bertatapan dengan wajah Abbelard segera meninggalkan kegiatan tidurnya

Abbelard menjatuhkan sebuah tas yang ia bawa begitu saja, ia segera berlari ke kamar mandi disana Abbelard segera menyambar gagang pintu kamar mandi itu

Terkunci

Sesaat setelah menyadari pintu kamar mandi itu terkunci Abbelard segera mengetok beberapa kali dan pada akhirnya menendang pintu itu karna tidak ada jawaban sedikit pun

BRAK

BRAK

ARCHIE KAU DI DALAM?

BRAK

pada tendangan ketiga pintu itu remuk dan hancur tampak jelas engsel pintu sudah miring dan terjatuh ke lantai

Abbelard syok melihat Archie di dalam sana ia terduduk di bawah shower yang mengenai sebelah badan nya hingga basah kuyup, tangan nya seperti tersayat tapi ini bukan hanya satu sayatan,cukup dibilang 20 sayatan ada di masing masing tangan anak itu. Matanya terpejam dengan kepala mendongak ke atas seperti di tarik dan dipegang paksa oleh seseorang, mulut Archie mengeluarkan suara raungan yang menyakitkan mulutnya terus terbuka.

Abbelard segera berlari mematikan air yang terus mengalir dan membawa Archie ke dalam pelukannya. Erat Abbelard memeluk Archie seperti hari itu,ia hampir meremukkan tulang anak yang berada di dekapan nya sekarang.

Achille yang juga tak kalah syok nya hanya bisa bertanya tanya dalam hati apa yang terjadi pada Archie. seingatnya ruang rawat ini tidak menyediakan kunci pada gagang pintu kamar mandi apalagi perkakas kunci mengunci dari dalam. Lebih tepat nya tidak ada kemungkinan apa pun yang bisa mengunci dengan sekeras itu.

"Papa... papa tolong Archie. Paman itu lagi lagi datang ia menutup mata Archie dengan tangan nya apa yang harus Archie lakukan pa ?" Suara lirih Archie terdengar seperti keputus asaan dirinya.

"Archie dengarkan suara papa..." baru kali ini semua bodyguard disana mendengar nada yang seperti itu keluar dari mulut Abbelard

"Tutup mata mu jangan paksakan terbuka,jangan dengarkan paman itu,jangan biarkan paman itu mempengaruhi mu. Archie kau tahu kan papa sedang memeluk mu dengan erat?."

"Hm" anggukan singkat menjadi jawaban Archie badan nya sungguh gemetar sekarang.ia takut,sangat takut.

"Jadi cepat tutuplah mata mu jangan biarkan paman itu mengambil alih lagi.Tenang, papa ada disini papa tidak akan meninggalkan Archie,Archie bisakan melawan nya demi papa ?" Degup jantung Abbelard terasa sangat kencang ia sangat takut kehilangan Archie dengan alur yang tidak bisa ia pahami saat ini belum lagi darah yang mengalir dari lengan anak itu terasa sangat perih hanya dengan melihat saja semua orang akan merasakan sakitnya

"Haah haah" deru nafas Archie terdengar memburu ia sedang berusaha melakukan apa yang disuruh Abbelard

Tapi tetap saja.

Itu semua.

Tidak menolong.

Sedikitpun.

"ARCHIE!!!"

Hai hai

Aku kembali setelah ujian PAS T~T
Walaupun pakai hp tetap aja susahh hikss

Archie die nggak ya~

Hihi

Jangan lupa vote

See u ♡

Counting Your Bless Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang