Ara sebenarnya bukan tipe wanita yg suka bermain-main dengan perasaan seseorang. Namun, kehadiran Hobi dalam hidupnya ia anggap sebagai sebuah malapetaka. Pria itu merusak kebahagiaan nya, merusak hidupnya dan merenggut kebebasan nya. Hobi merubah s...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Yg dateng cuma baca tanpa kasih feeback mending hus! Pergi jauh, gua cuma pengen readers yg rajin vote dan komen! =============================
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Surya menyingsing, cahaya nya begitu kuat hingga membangunkan tidur gadis cantik itu. Wanita itu mengusap mata nya sebelum kembali menguap, ia melamun sejenak untuk mengembalikan kesadaran nya. Ia menengok ke sisi kasur, Hobi sudah tidak terlihat disana. Ara akhirnya berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
Setelah itu wanita itu bersiap untuk pergi ke kampus, ia menuruni anak tangga, terlihat Hobi yg sedang menikmati sarapan pagi yg sudah disiapkan asisten rumah tangga.
Ara menarik salah satu kursi di hadapan Hobi, asisten rumah tangga membantu menuangkan susu untuk Ara, dan Ara mengucapkan terima kasih pada asisten rumah tangga tersebut.
"Good morning" Ucap Hobi sambil menenggak susu di gelas.
"Morning" jawab Ara dengan wajah jutek dan fokus pada toast dan scramble egg dan beberapa slice bacon.
"Selesaikan sarapan mu setelah itu ku antar kau ke kampus" Ucap Hobi sambil membersihkan mulut nya dengan kain kecil berwarna putih yg sudah disediakan asisten rumah tangga nya.
"Tidak perlu-- aku bisa naik bus" Tolak Ara dengan cepat, Hobi yg tadi nya ingin beranjak dari duduk nya diam beberapa detik.
"Mulai sekarang kau tidak akan naik bus lagi, kau akan ku antar jemput setiap berangkat atau pulang kuliah" Hobi berjalan pergi menaiki tangga sedangkan Ara terlihat menghentakkan garpu nya tanda kesal.
Mereka berdua kini sedang berada di dalam mobil menuju kampus Ara, tidak ada obrolan sejak lima menit yg lalu, membuat Ara sedikit bosan.
"Kau bilang kau hanya seorang dancer, mengapa kau memiliki mobil sebagus ini?" Tanya Ara membuka obrolan.
Dan Hobi lagi lagi terlihat kikuk, mencoba mencari jawaban untuk pertanyaan Ara.
"Paman Woong meminjamkan mobil ini padaku, aku bisa memakai nya selama yg aku mau" Jawab Hobi sambil terus fokus pada jalanan.