26 🐻

147 24 37
                                        

Makasih untuk kalian yg selalu setia support aku buat selesain cerita ini💜

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Makasih untuk kalian yg selalu setia support aku buat selesain cerita ini💜

============================

Hobi melempar kunci mobil ke sebuah nakas di sudut ruang tamu, setelah itu menaiki tangga menuju kamar. Di putar nya knop pintu hingga ia melihat Ara yg berbaring di atas kasur sambil memainkan ponsel. Saat melihat presensi Hobi, Ara pun langsung bangkit.

"Kau pulang naik apa tadi?" Tanya Hobi.

"Bus, wae?" Tanya Ara dengan tampang tak bersahabat cendrung kesal.

"Kau marah?"

Mengapa Hobi harus menanyakan itu, seharusnya ia tau dari keputusan Ara yg pulang lebih dulu.

"Tidak" Jawab Ara singkat lalu bangkit hendak keluar dari kamar, namun Hobi menahan nya dengan menggenggam lengan Ara.

"Mianhae" Ucap nya. Seketika Ara menengok ke arah Hobi, entah mengapa kini dada Ara terasa sakit, ada rasa yg akan meledak di dalam sana hingga mata Ara terasa sangat panas. Deburan di dalam sana seolah makin bergolak tak beraturan. Rasa perih itu semakin menyeruak kala Ara menatap wajah suami nya. Rasa ingin lari semakin membuncah, Ara harus jujur bahwa kondisi ini sangat menyakitkan untuknya.

"Mengapa kau melakukan ini?" Pertanyaan Ara membuat dahi Hobi berkerut, mencoba menerka maksud dari pertanyaan Ara.

"Maksudmu?"

"Mengapa harus menikahiku sedangkan kau mencintai wanita lain? Mengapa tidak Ryujin yg kau nikahi, toh kalian terlihat sangat serasi?" Ara sedikit bergetar mengucapkan kalimat yg terpendam sejak tadi di ujung tenggorokan nya, gadis itu tak mampu membendung nya lagi, hingga butiran bening itu lolos begitu saja dari sepasang manik nya. Namun pertanyaan itu membuat Hobi membeku, ia tidak dapat menyusun kalimat untuk menjawab pertanyaan Ara, karna sejujur nya Hobi tidak sama sekali mencintai Ryujin.

"Aku tidak mencintai nya--"

"Kau juga tidak mencintaiku kan? Jika kau bersama Ryujin, setidaknya kita tidak perlu repot repot membangun keterpaksaan seperti ini, dan aku tidak perlu mengorbankan hidupku" Hobi melepaskan pegangan tangan nya pada Ara, memaku diri karna kalimat yg baru saja ia dengar. Tak ada jawaban yg bisa ia berikan pada Ara karna merasa jadi pelaku utama atas kekacauan ini semua. Ara melangkah pergi meninggalkan pria yg terlihat tidak bergerak itu.



Hobi melangkahkan kaki masuk ke dalam gedung kantor nya, para karyawan terlihat membungkuk sebelum pria itu dibawa naik oleh lift menuju ruangan nya.
Sesampai nya disana ia langsung disambut oleh Yoongi yg membawa beberapa berkas tender kerjasama.

"Hobi-ah, ini beberapa berkas kontrak, baca dulu baru kau tanda tangani" Ucap Yoongi sambil meletakkan berkas tersebut diatas meja.

Hobi tidak menjawab dan hanya meraih berkas berkas tersebut. Tingkah laku Hobi membuat Yoongi sedikit heran, setelah mengambil libur satu hari pria itu justru terlihat muram.

Selected (COMPLETED✓)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang