Ara sebenarnya bukan tipe wanita yg suka bermain-main dengan perasaan seseorang. Namun, kehadiran Hobi dalam hidupnya ia anggap sebagai sebuah malapetaka. Pria itu merusak kebahagiaan nya, merusak hidupnya dan merenggut kebebasan nya. Hobi merubah s...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Silahkan tekan tanda bintang di pojok kiri bawah sebelum mulai baca para readers🙏 ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Ada yg alergi sama ke uwuwan? Siapin bulu kuduk kalian oke?🤭
Langit gelap dengan taburan bintang seperti meses warna warni serta terang nya cahaya indurasmi memaksa Ara untuk tidak melewatkan keindahan ciptaan tuhan itu. Dengan langkah pasti Ara menenteng laptop dan secangkir coklat panas menuju balkon rumah. Ia mendudukan diri di kursi berbahan besi yg menghadap kota Seoul. Gadis itu mulai membuka layar pipih tersebut untuk mengerjakan tugas yg sudah menunggu untuk di setorkan kepada dosen nya. Sejujur nya kepala Ara sangat sakit jika harus kembali memikirkan tugas yg tidak rampung rampung hingga hari ini.
Ara kembali mengetikkan sesuatu sambil isi kepala nya bekerja lambat, berusaha menelisik kembali materi yg selama ini ia ikuti. Sejujur nya untuk urusan tugas akhir semester itu seperti sedang mengikuti lomba cerdas cermat, jika ia hanya orang dengan pengetahuan yg minim, sudah dapat dipastikan ia hanya akan menjadi pecundang. Gesekan jendela terdengar tanda seseorang sedang membuka nya, Ara melihat ke arah jendela tersebut sebelum ia melihat Hobi dengan pakaian tidur nya menghampiri diri nya.
Ara tidak bereaksi sama sekali. Entah mengapa semenjak kejadian di Hongdae kemarin ia jadi malas berinteraksi dengan suami nya itu, apalagi jika mengingat bagaimana tangan kekar Hobi memegang tengkuk Ryujin, rasa nya ia ingin sekali mematahkan anggota tubuh terpenting itu. Sangat aneh memang, bukankah Ara mengatakan ia tidak cemburu akan hal itu? Namun mengapa sekarang ia justru sangat kesal.
"Ini ku bawakan kau semua informasi tentang perusahaan Blue side, kau tinggal menyalin nya saja" Pria itu menyodorkan sebuah kertas putih berjumlah dua lembar dengan tulisan yg sangat penuh. Ara sedikit bengong sebelum akhirnya ia meraih lembaran tersebut.
"Eoh, kau mendapatkan nya dari mana?" Tanya Ara bingung sebelum akhirnya pria itu mendudukan diri disamping Ara.
"Yoongi hyung, dia yg memberikan nya" Ucap Hobi sambil mengeluarkan ponsel nya dari saku.
"Kau tidak latihan?" Tanya Ara pada Hobi. Ini sudah pukul 8 malam, biasa nya pria itu akan mendekati nya hanya untuk mengatakan, "Aku akan latihan, apa kau mau ikut?" Sejujurnya Ara sudah sangat hafal dengan kebiasaan Hobi di jam jam itu.
"Tidak, kami sangat lelah, jadi aku meliburkan latihan hari ini" Jawab nya sambil menyanggah dagu nya dengan sebelah tangan lalu beralih menatap Ara. Gadis itu sedikit gugup dengan tatapan pria bermarga Jung itu, Hobi terlihat sangat manis, namun jika sudah menatap, ia akan terlihat sangat mengintimidasi, walaupun tidak setajam tatapan Taehyung, setidaknya mata dengan kornea hitam itu tetap sanggup membuat setiap gadis salah tingkah.
"Berhenti menatap ku seperti itu" Ucap Ara sambil mata nya tetap fokus pada layar laptop nya.