29 🐿️

167 33 58
                                        

Budayakan vote dulu sebelum kalian mulai membaca yeorobun🙏=============================

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Budayakan vote dulu sebelum kalian mulai membaca yeorobun🙏
=============================

Part ini cukup panjang, jadi silahkan siapkan cemilan atau minuman untuk nemenin baca kalian, and yah! i wanna tell u guys, this's my favorite part.

Pintu terbanting sangat keras saat Ara masuk ke dalam rumah. Gadis itu membesarkan langkah nya lalu menaiki tangga menuju kamar nya, Hobi hanya mengekor dibelakang gadis itu yg tengah menangis.
Ara membungkus tubuh nya dengan selimut membelakangi Hobi, gadis itu menangis dalam diam di dalam selimut. Jari jemari Ara mengeratkan pegangan nya pada selimut tebal berwarna putih itu, air mata nya pun sudah membasahi bantal.

Hobi masuk ke dalam kamar, pria itu hanya bisa menatap punggung Ara yg terbungkus selimut, pria itu melepaskan jas nya lalu melonggarkan dasi nya.
Pria itu duduk diatas kasur, Ara bisa merasakan kala pegas kasur itu memantul, namun gadis itu tetap menangis di dalam selimut.

"Ara-yaa..." Suara Hobi semakin membuat air mata Ara mengalir deras, sesekali terdengar segukan kala gadis itu berusaha menahan agar tangis nya tidak terdengar, namun seperti nya itu mustahil.

"Aku melakukan itu karna aku cemburu," kata Hobi, tapi tak ada jawaban dari bibir Ara, gadis itu tetap diam di dalam selimut tebal itu.

"Jadi dia orang nya," Hobi menjeda ucapan nya, menahan rasa sesak di dalam dada yg ia tahan sejak di dalam gedung pameran. Seharusnya hari ini momen paling membahagiakan untuk Hobi karna pameran yg ia adakan sukses besar, namun urusan hati merusak segala nya. Ara menghantamnya sangat keras dengan kenyataan bahwa Taehyung adalah orang yg selama ini Ara cintai. Padahal baru beberapa hari yg lalu Hobi menjabat lengan Taehyung saat kontrak kerja nya sebagai model untuk produk terbaru nya berakhir.

Hobi merangkak mendekati tubuh Ara, ia memegang punggung gadis itu membuat sang empu memejamkan mata hingga bulir bening itu mengalir semakin deras.

"Kau menyakitiku Ara-yaa," Suara itu terdengar sangat parau, Ara akhirnya bangkit dari tidur nya karna sudah tidak tahan dengan gejolak di dalam hati nya.

"Aku lelah dengan semua ini Oppa, mengapa kita harus terjebak dalam hubungan yg bahkan kau sendiri pun tak bahagia bukan?"
Pertanyaan Ara bak parang yg menancap tepat di jantung Hobi, pria itu terdiam. Hobi benci jika harus mengakui bahwa kini kebahagiaan nya ada pada istri nya itu. Rangkaian kata apa yg harus Hobi susun hanya untuk meyakinkan Ara bahwa ia terlanjur menjatuhkan semua perasaan nya. Tatapan Ara masih terlihat menuntut jawaban, manik Hobi mengedip beberapa kali sebelum akhirnya pria itu sedikit menghela nafas panjang lalu bangkit dari kasur.

"Kau tak bahagia?"

"Ne, aku tak bahagia bersama mu!" Jawab Ara cepat, bahkan ucapan Ara terdengar sangat lantang hingga menghujam hati Hobi, pria itu menahan panas di dalam mata nya. Biarpun Hobi adalah seorang pria, perlakuan Ara sanggup memporak porandakan pertahanan isi hati nya. Pria itu menatap lekat manik kemarahan Ara yg sudah bengkak karna terlalu banyak menangis.

Selected (COMPLETED✓)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang