Ara sebenarnya bukan tipe wanita yg suka bermain-main dengan perasaan seseorang. Namun, kehadiran Hobi dalam hidupnya ia anggap sebagai sebuah malapetaka. Pria itu merusak kebahagiaan nya, merusak hidupnya dan merenggut kebebasan nya. Hobi merubah s...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Budayakan vote dulu sebelum kalian mulai baca yah🙏 ----------------------------
Cinta itu berproses, tidak ada istilah jatuh cinta pandangan pertama, semua diawali dengan kagum secara fisik, lalu berlanjut dengan mengenal kepribadian masing-masing. Dan tidak semua berakhir dengan berkencan, ada yg berhenti di tengah jalan entah karna mulai mengenal pribadi masing masing, atau ternyata tidak ada kecocokan.
Ara dan Hobi melalui proses yg cukup panjang, takdir tuhan menyeret mereka dalam belenggu pernikahan yg tidak mereka inginkan. Sejatinya manusia tidak akan pernah tau apa yg berubah di masa depan, entah itu sebuah perasaan, atau keintiman suatu hubungan. Ara bersyukur karna ternyata orang yg di pilihkan orang tua nya lewat jalur perjodohan justru sekarang jadi pria yg sangat berharga dalam hidup nya.
Taehyung mungkin memang sosok yg baik di masa lalu nya, namun ternyata tuhan tidak merestui hubungan mereka. Anggap saja Taehyung adalah pemantik cinta Ara terhadap Hobi. Jika bukan karna Taehyung, mungkin jalan cerita mereka tidak akan seindah ini, Hobi dan Ara akan selalu mengingat sosok pria bermarga Kim itu.
Manik Ara terbuka, dengan nyawa yg belum terkumpul sempurna Ara mengusak mata nya, dan saat ia terbangun, mata indah itu sudah memandang wajahnya lekat. Hobi memang sudah terbangun 10 menit yg lalu, dan ia gunakan 10 menit itu untuk menatap wajah Ara yg tengah tertidur sampai gadis itu terbangun.
"Good morning" Ucap Hobi dengan suara yg serak dan dalam. Ara pun tersenyum "Morning" jawab nya lalu membelai pipi Hobi.
"Siap berjalan-jalan hari ini?" Tanya Hobi, dan di jawab anggukan oleh Ara.
"Kalau begitu kau mandilah lebih dulu, nanti baru aku" Ucap Hobi, Ara membungkus tubuhnya dengan selimut tipis lapisan ke kedua lalu mulai turun dari kasur. Namun ia terduduk kala merasakan rasa perih yg luar biasa di bawah sana. Hobi menengok ke arah Ara yg terlihat mematung.
Hobi segera bangun dan menghampiri istrinya itu. "Wae?" Tanya nya dengan tampang polos kelewat bingung. Ara menggigit bibir bawah nya sedikit ragu untuk mengatakan apa yg ia rasakan. "Emm... Rasanya sangat perih" Dahi Hobi sedikit berkerut bingung, pria itu memang tidak terlalu mengetahui tentang semua keluhan wanita selepas melakukan hubungan intim pertama kali.
"Apa nya yg perih?" Tanya Hobi lagi, tapi ayolah, tidak mungkin Ara menyebutkan nya secara terang terangan apa yg terasa perih. Manik Hobi melirik ke arah tangan Ara yg tengah memegangi bagian intim nya sebelum akhirnya mulutnya terbuka dan menarik nafas hendak berucap.
"Aaa! nee aku paham, kajja kita mandi bersama" Hobi mengangkat tubuh Ara membuat gadis itu terlonjak kaget dan refleks mengalungkan tangannya pada leher Hobi. Mereka berdua mandi bersama sebelum akhirnya berganti pakaian lalu sarapan.
Ara dan Hobi berjalan menyusuri jalanan kota Berlin Jerman. Mata mereka di manjakan dengan bangunan-bangunan tua yg berjejer di sepanjang jalan. Tidak bisa di bilang tua juga sih, karna kebanyakan dari bangunan itu adalah hasil dari rekonstruksi setelah hancur karna pengeboman saat perang dunia ke dua.