33. Perpisahan

3.2K 381 33
                                        

TING TONG

"Non Jieun... Liat siapa yang dateng," Kata si bibi mengetuk kamar Jieun.

Bocah itu langsung keluar dan melihat siapa yang tadi membunyikan bel rumahnya.

"MAMAAAAA!!!!" Teriak si anak saat melihat sosok yang dia rindukan itu.

Jieun berlari dan segera memeluk tubuh Jisoo.

"Sayangnya mama.. Mama kangen sekali, nak," Peluk Jisoo tak kalah erat dari pelukan anaknya.

Momen manis anak dan ibu itu pun disaksikan oleh penghuni rumah lainnya. Jennie ikut tersenyum saat melihat adegan tadi.

"Sudah kembali, Ji?" Sapa Jennie basa-basi.

Jisoo mengangguk lalu membawa Jieun dalam gendongannya.

"Hhhmm Jen, aku mau bawa Jieun menginap boleh? Toh ini hari jumat, besok Jieun libur.." Jisoo meminta izin.

Jieun menatap Jisoo dengan sumringah. "Mama akan bawa Jieun menginap di apartemen mama lagi?"

Jisoo menggeleng. "Tidak, mama mau ajak Jieun menginap di hotel.. Hhmm istilahnya itu staycation, gimana?"

"Mau maaaa!!! Aaaakkk!!" Anak itu teriak histeris saking senangnya. "Mommy... Boleh ya?" Anak itu lalu memandang Jennie dengan tatapan memohon.

Jennie tersenyum, lalu mengangguk.

Tidak hanya Jieun, kali ini Jisoo ikut bersorak bersama anaknya. "Yeheee!!"

Senyum Jennie makin lebar saat melihat tingkah keduanya.

"Mama.." Panggil Jieun.

"Ya sayang?"

"Apa mommy boleh ikut? Jieun rindu kita pergi bertiga seperti waktu ke Bali itu," Tanya anak itu polos.

Jisoo menatap ke arah Jennie. "Mama sih tidak masalah. Kalau mommy mau tapi ya.."

"Mommy.. Ikut ya pleaseee???" Lagi tatapan memohon Jieun membuat Jennie tidak berkutik.

"Yasudah, ayo bereskan dulu yang mau kita bawa," Jawab Jennie pasrah.

Lagi, Jisoo dan Jieun bersorak girang saat Jennie menyetujuinya.

Saat tatapan mata Jisoo dan Jennie bertemu, Jennie menatap penuh tanda tanya. Sedang Jisoo dengan cepat menampilkan gigi-gigi rapihnya.

"Oops,"

Setelah itu, Jisoo menunggu di ruang tamu. Jennie dan Jieun tentu sedang bersiap. Jisoo asik membaca berita tentang perkembangan D&R Label. Takjub dia melihat hasil yang digapai oleh Rosé. Sungguh awal yang baik.

Tiba-tiba Jisoo mendengar suara mobil yang tengah di parkir di depan rumah Jennie. Pasti Yeri, pikirnya.

Saat derap langkah Yeri makin mendekati pintu, Jisoo sayup-sayup mendengar suara Yeri seperti sedang berbicara pada seseorang.

"Yuna.. Aku mohon jangan begini terus,"

.........

"Mau sampai kapan sih kamu cemburu terus begini?"

.........

"Yuna, aku rasa aku sudah berkali-kali mengucapkan kata cinta padamu. Dan aku bersungguh-sungguh. Perasaan ku pada Jennie unnie sudah aku kubur dalam-dalam,"

Jisoo jujur kaget mendengar apa yang dikatakan Yeri barusan.

Yeri memiliki perasaan pada Jennie???

"Aku mohon tenangkan diri mu dulu.. Nanti kita.....

Hallo? Hallo? Yuna? Aish!"

Saat suara pintu dibuka mulai terdengar, Jisoo mencoba kembali terlihat sibuk dengan ponselnya.

M A N T A N | JENSOOTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang