37; evil

361 47 9
                                        

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Sekarang tanggal 17 Juni

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Sekarang tanggal 17 Juni. Peringatan empat tahun pemakaman Shin Hyemi, Ibunya Sunghoon.

Sebenarnya itu hanya dugaanku saja, aku tidak berani menanyakanya langsung kepada Park Sunghoon.

Aku banyak memikirkan dugaan-dugaan buruk kalau aku menanyakannya pada Park Sunghoon.

Sekarang jam sepuluh pagi, seperti yang tertera di kalender Ayah, aku datang ke lahan pemakaman ini, dimana ada banyak pusara berjejer rapi.

Di pengingat handphone Ayah ada banyak informasi, termasuk alamatnya, sehingga tidak sulit untuk datang kesini.

Aku membawa sebuket bunga Lily putih. Ketika aku sedang berjalan menelusuri jalan kecil di tengah-tengah ratusan pusara. Aku berhenti.

Lima langkah di depanku, aku melihat Park Sunghoon berdiri di depan sebuah makam dengan memasukan kedua tangannya kesaku.

Aku berhenti, ternyata semua benar. Wanita yang tidak sengaja tertabrak oleh Ayah adalah ibu Park Sunghoon.

Bagaimana ini? Apa yang harus aku lakukan?

Kakiku lemas, aku terlalu takut untuk melangkah maju. Dan kakiku terlalu lemas untuk dibawa berlari kebelakang.

Aku menggenggam erat tali tas selempang dan bunga Lily yang aku bawa. Aku gugup sekaligus kalut, aku memundurkan langkahku pelan dan tertatih, tapi suara laki-laki yang terlihat sedang bersedih disana membuatku mematung.

"Lo dateng juga ternyata."

Dia tidak melihat ke arahku, dia sibuk memperhatikan pusara ibunya.

Akhirnya karena tidak ada pilihan lain, aku berjalan mendekat, lalu dengan gerak pelan meletakkan bunga Lily yang aku bawa di pusara ibu Sunghoon.

Tanpa melihat laki-laki itu, aku berkata, "Maaf."

"Jujur, aku tidak tahu."

Laki-laki itu diam, tidak menatapku, dia hanya menatap kosong pusara ibunya. Aku memperhatikannya dengan iba, ada bagian yang terasa perih jauh di dalam sana. Jauh di lubuk hatiku.

You're Missing [Re-upload]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang