tolong untuk dibaca dengan bijak setiap part yang ada di llf. terima kasih, happy reading temen-temen semua, please jangan skip part karna part llf itu seperti puzzle ♡
semua karakter, lokasi, organisasi, peristiwa dan latar dalam loveless fiction hanyalah fiksi.
•••
"Lea..." rengek Serafina Rain yang sudah siap dengan tissuenya. "Maafin gue ya," katanya dari balik telfon. Serafina menangis di sana.
"Eh, kamu kenapa, Ra?"
"Briefing acaranya harus gagal," ucap Sera terisak. "Lea, gue minta maaf karna nggak professional," lanjutnya Serafina. Sesekali mengusap hidung basahnya dengan tissue.
"Aku malah khawatirin kamu. Ini kenapa kamu jadi nangis gini? Evans apain kamu?"
"Nggak tau gue juga nangis kenapa," kata Serafina lalu melempar tissue tadi keluar dari jendela mobil. "Yang pasti gue benci banget denger omongan dia." lanjutnya.
"Ya ampun! Berarti bener apa kata orang kantor kalau Chef Evans mulutnya pedes banget! Sera, kamu udah nggak papa kan sekarang? Udah enggak usah nangis, Ra. Emang Evans ngomong apa sama kamu?"
"Dia bilang kita berdua nggak professional. Dia bilang kita aneh. Dia bilang kita buruk. Evans juga bilang kalau warna lipstick gue menganggu." jelas Serafina lalu menangis histeris di dalam mobilnya. "Ngeselin!!!"
"Lea, sumpah deh demi apapun ini baru pertama kali warna lipstick gue diejek!" lanjutnya. "Kesel banget!!! Ini juga baru pertama kali sih gue emosi sama rekan kerja. Biasanya nggak pernah gini. Lea, gue minta maaf karena udah hancurin acara lo nanti,"
"Lipstick?" ucap Lea lalu tertawa. "Ya ampun Chef Evans. Nggak papa kok, Ra. Makasih ya karna lo udah mau bantu gue. Oh iya kebetulan tadi senior gue kabarin kalau acaranya diundur. Jadi nggak papa,"
"Seriously?! Finally!" seru Serafina bahagia
"Iya ya udah enggak papa, Ra. Makanya sekarang jangan nangis. Baru kali ini lho ada cowok yang berhasil buat seorang Serafina nangis dan cowok itu Evans!" ledek Lea penuh tawa dari balik telfon.
"Jangan ketawa! Gue malu!!!" gerutu Sera. "Mungkin karna guenya juga lagi mens kali ya jadi langsung sensi!" lanjut Sera masih dengan mengusap hidungnya. "Ditambah guenya juga yang kurang tidur semalem."
"Iya.. iya... sekali lagi makasih banyak ya, Ra. Udah mau gue repotin. Lo sampe nangis gini, gue yang nggak enak jadinya. Anyway sampai ketemu di kantor ya, Ra. Nanti gue siap dengerin omelan lo tentang Evans,"
"Hm lancar-lancar acaranya. Good luck! Eh Lea, tapi kok tuh Chef nggak jelas tau nama lengkap gue ya?" tanya Sera heran.
"Oh itu. Iya, Ra. Emang sempet gue kasih tau ke Evans lewat sms. Maaf ya Ra, gue nggak izin dulu sama lo."
"Oalah. Ya udah. Asal tuh cowok nggak coba cari tau gue aja deh! Darah tinggi sumpah gue ada di deket dia. Auranya nggak jelas. Aneh kayak mukanya!!!"
"Ya ampun. Lucu banget Serafina kesel lagi karna cowok. Akhirnya ya Ra lo bisa emosi lagi karna cowok." goda Lea tertawa riang.
KAMU SEDANG MEMBACA
97z LOVELESS ✓
Fanfiction❝We've Lost Something Once, But We Have Each Other Now.❞ [END] ㅡ a wattpad story by dearsoftpeach, July 2021
