tolong untuk dibaca dengan bijak setiap part yang ada di LLF. terima kasih, happy reading temen-temen semua, please jangan skip part karna part llf itu seperti puzzle hehe ♡
semua nama, karakter, lokasi, organisasi, peristiwa dan latar dalam llf hanyalah fiksi.
•••
"Ren? Lo dibolehin keluyuran jam segini sama Mama tiri lo itu?" tanya Grace. "11 pm anjir," kemudian ia melirik arlojinya.
Pertanyaan itu langsung membuat suara gelak tawa yang tadi memenuhi ruangan juga hilang seketika. Mereka terlalu fokus menunggu jawaban dari mulut Dareen.
"Nggak biasanya 'kan nyokap tiri lo yang over itu izinin lo buat keluar tengah malem gini," lanjut Grace dengan wajah keponya.
"Ya kagak sih awalnya," jawab Dareen seraya mengusap paha miliknya. Cemas.
"Terus alasan lo ngapain? Kabur?" selidik Grace. Kata kabur membuat Jovanna dan Serafina tertawa ketika mendengarnya.
Sementara Valentine hanya menatap khawatir. Berharap bahwa sahabatnya itu tidak terluka lagi karena perkataan seseorang.
Dareen memang seorang anak tunggal. Bisa dibilang, hidupnya terjamin. Tidak pernah kekurangan apapun. Kebutuhan Dareen dari A sampai Z sudah terpenuhi.
Seolah, tinggal sebut saja semua bisa terkabul.
Yap.
Dareen Adiputra memang terlahir sebagai seorang pewaris tunggal perusahaan besar milik sang Ayah. Hanya saja, sikap Dareen tidak mencerminkan sosok penerus tahta.
Benar. Hal itu lah yang membuat sang Ayah tak suka dengan sikap anaknya.
Ayah Dareen sering sekali marah ketika Dareen tidak bisa atau bahkan gagal untuk melakukan tugas sebagai seorang penerus.
Hidupnya memang terlihat amat mudah dan menyenangkan, namun hal itu tidak menutup fakta bahwa Dareen tidak bisa bergerak bebas layaknya teman sebaya.
Terlebih saat Ayah Dareen memilih untuk menikah lagi dengan seorang wanita yang jauh lebih muda. Hidup Dareen semakin terbatasi dan tak lagi sama seperti saat Ibunya masih hadir di sisi.
Jika masih bisa mengulang waktu, Dareen kecil ingin sekali mengejar sang Ibu. Namun saat itu tubuh kecil Dareen masih terlalu ringan dan bisa dengan mudah dibawa siapa saja untuk menjauh dari Ibunya.
Kalau kalian bertanya mengapa Dareen tidak memilih untuk tinggal dan menetap bersama sang Ibu seharusnya pertanyaan itu tidak pernah terbesit di pikiran kalian sedikitpun! Karena bagi Dareen semuanya sudah terlambat. Benar-benar terlambat.
Sang Ibu sudah pergi mendahuluinya. Sosok yang selalu Dareen rindukan itu sudah tak lagi hidup di bumi.
Iya. Ibu Dareen sudah meninggal.
Sekarang hanya ada satu kebahagiaan yang Dareen miliki sebagai keluarganya. Dareen begitu melindungi kebahagiaan kecilnya itu lebih dari apapun.
Memang gadis remaja itu hanya adik tiri Dareen. Namun sebagai seorang kakak laki-laki, Dareen merasa berhak untuk bertanggung jawab penuh atas hidupnya.
Terlebih sikap adiknya yang baik seperti mendiang sang Ibu. Begitu juga dengan paras cantiknya yang selalu berhasil mengingatkan Dareen akan sosok Ibu yang sudah begitu lama dirinya rindu.
KAMU SEDANG MEMBACA
97z LOVELESS ✓
Fanfiction❝We've Lost Something Once, But We Have Each Other Now.❞ [END] ㅡ a wattpad story by dearsoftpeach, July 2021
