19 | Cute Girl

71.2K 6.9K 359
                                        

H A I  !👋

— H A P P Y  R E A D I N G —

***

Kringg!

Kringg!

Suara bel yang menandakan waktu istirahat tiba, kini telah berbunyi dengan nyaring nya yang langsung dibalas pekikan senang juga helaan napas lega dari para siswa-siswi yang sejak pagi dibuat pusing oleh banyak nya tugas.

"Akhirnya bel istirahat bunyi jugaa!"

Cherry bangkit dari duduk nya seraya merenggangkan otot-otot tubuh nya yang terasa kaku karena terlalu lama duduk tegak. Tak berbeda dengan Cherry, Veila pun langsung bangkit dan segera memasukan alat tulis nya ke dalam tas dengan kasar.

"Skuy kantin!" Ajak Veila yang langsung diangguki oleh Cherry.

"Weh tunggu! Bangunin dulu tuh si Visya," Ucap Cherry seraya menahan lengan Veila yang hendak pergi.

Dengan malas, Veila berbalik lalu menarik paksa earphone yang menyumpal telinga Visya. Sedangkan Visya, gadis itu mendengus pelan karena acara mimpinya harus terganggu oleh kelakuan 2 gadis itu.

"Kantin gak lo?" Tanya Veila dengan ketus karena acara makan nya harus tertunda.

"Hm," Jawab Visya dengan singkat.

"Anjir!" Umpat Veila sebelum akhirnya berjalan cepat karena Visya dan Cherry sudah lebih dulu meninggalkan nya.

Setibanya mereka dikantin, mereka pun memilih untuk duduk disamping meja paling pojok. Visya duduk sendirian saat ini karena Veila dan Cherry sedang memesan makanan.

Tak berselang lama, dua gadis cantik itu pun tiba dengan nampan yang berisi makanan ditangan Veila, sedangkan minuman ditangan Cherry. Mereka pun makan dengan tenang sesekali tertawa karena lelucon Cherry, tentu Visya menjadi yang terkecuali.

"Eh, kalian ngerasa ada yang aneh gak sih sama Cla—ekhem, maksudnya Ony?" Tanya Veila yang berhasil membuat Visya menoleh.

Cherry menganggukan kepalanya dengan antusias, "Ngerasa! Kayak, dia bukan Clava."

Ucapan yang Cherry lontarkan diakhir kalimat berhasil membuat Visya termenung. Terlalu mendadak juga sulit dipercaya akan adanya perubahan pada sosok Clava. Sosok yang mereka kenal sebagai iblis, kenapa sekarang seperti bayi yang baru lahir? Begitu polos dan juga lugu.

Kalau masalah amnesia, mungkin Visya bisa percaya, karena ada buktinya. Bahkan bukti nya sudah dilihat dengan jelas oleh Visya saat kepala Clava dibenturkan berkali-kali ke dinding. Itu mungkin bisa dipercaya secara logis, tapi kalau masalah perubahan?

Perubahan yang bahkan bisa dibilang 180°, dimulai dari wajah nya yang berbeda atau bisa dibilang sedikit berubah, sifatnya yang sangat berbeda jauh, juga cara nya berbicara. Visya jadi ragu kalau Clava yang dia temui tempo lalu benar-benar Clava yang dia kenal.

"Sya! Visya!"

Visya tersentak kaget saat Cherry menepuk bahu nya bersamaan dengan suaranya yang meninggi. Visya menatap tajam Cherry yang dibalas cengiran tanpa dosa oleh gadis satu itu.

"Apa?" Tanya Visya dengan nada malasnya.

"Dia... Bukan Clava, right?"

Lagi dan lagi, Visya dibuat termenung hanya karena ucapan Cherry. Visya ingin membenarkan, tapi dia tak tahu kenapa dia harus membenarkan, tak ada alasan yang jelas.

"Jawaban yang paling akurat hanya ada di diri Ony," Gumam Visya yang masih bisa didengar oleh dua gadis itu.

"Kita samperin?" Saran Veila.

Precious Cute Girl [TERBIT]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang