H A I !👋
— H A P P Y R E A D I N G —
***
Perputaran jarum jam pada mesinnya, menunjukkan betapa cepatnya waktu kian berlalu menepis tahun, bulan, hari, menit, bahkan detik dengan begitu cepat. Hari-hari yang dilewati Elodie, berjalan dengan semestinya. Gadis itu sungguh menikmati perannya sebagai siswi SMA.
Pernah hari itu, ada si lengkoas—maksudnya salah satu fans fanatik Arxel yang iri akan kedekatan antara Elodie dengan Arxel. Lengkoas itu pernah menyuruh seorang Ibu penjaga kantin agar menaruh banyak sambal dimakanan Elodie. Namun sayang seribu sayang, Elodie tergiur akan makanan yang Arxel pesan.
Dia pun merengek, meminta bertukar makanan. Karena kesal terus mendengar rengekan Elodie, Arxel pun membiarkan makanan nya dimakan Elodie dan dia memakan makanan Elodie. Yang sialnya, setelah selesai makan, Arxel terus keluar masuk kamar mandi. Membuat Elodie yang setia menunggu nya didepan pintu kamar mandi, terus menautkan jemarinya dengan bibir melengkung kebawah juga matanya yang berkaca-kaca.
Ini semua pasti karena dirinya yang meminta tukar makanan, Elodie menunduk sedih. Hingga suara pintu terbuka, membuat Elodie mendongakkan kepalanya. Elodie menatap takut wajah Arxel yang sudah seperti zombie. Sedangkan Arxel, tengah berusaha menahan sakit diperutnya, dia sungguh lelah dikerjai perutnya sendiri yang kadang mules kadang hilang.
Benar-benar menguji kesabaran Arxel yang hanya setipis tisu dibagi dua terus kena air, sayangnya Arxel tak tega memarahi Elodie saat melihat wajah gadis itu telah dibanjiri air mata. Maka tak ada cara lain, selain Arxel. Melampiaskan kekesalannya pada seorang temannya yang dengan berbaik hati ingin mengantar nya pulang.
Namun dengan kurang ajarnya, Arxel terus menyemprot temannya itu dengan berbagai omelan. Membuat Elodie yang duduk dikursi tengah, terus menundukan kepalanya. "Odie yang salah, maafkan Odie."
Omelan Arxel terhenti, cowok itu menatap bahu Elodie yang bergetar. Sial! Gadis itu kembali menangis. Arxel mengacak frustasi rambutnya, "Nangis sana! Nangis terus! Biar bengkak sekalian matanya! Makin mirip sama babi, sukurin!"
Teman Arxel menahan tawa mendengar ucapan sarkas Arxel, dalam hati dia tergelak, dasar surrender. Batinnya, tak urung dia terus memperhatikan Arxel yang bergerak gelisah. "Kenapa lo?"
"Gue—"
Dutttttt!
"SIALAN!! ARXEL SIALAN!! BAU BANGSATT!!"
Arxel tertawa terbahak-bahak, sedangkan Elodie langsung menutup hidungnya secepat mungkin. "Bau busuk," lirihnya dengan mata memerah.
Jangan tanya kemana harga diri cowok satu itu, yang pastinya telah tertinggal dirahim Ibunya bersamaan dengan image nya yang tak ingin dia jaga didepan teman-temannya ataupun Elodie. Masa bodo! Lagian perutnya terasa seperti diplintir, membuat Arxel tak tahan untuk tidak menembakkan bom berbau busuk tujuh rupa.
***
"Kak, kita mau kemana?"
Mobil yang dikendarai Arxel terus melaju, melewati pepohonan yang besar dan tinggi. "Kerumah Nenek gue,"
"Rumah Nenek nya Kakak?"
Arxel mengangguk, menunjuk bangunan megah didepan sana dengan dagunya. "Uwah! Keren rumahnya tapi kenapa harus dihutan?"
Arxel mengangkat bahunya tak acuh, "Nenek gue terlalu bosen sama rajutan nya, terus tiba-tiba ngidam pengen tinggal dihutan! Awalnya minta dibuatin gua, tapi Kakek gue malah ngebuatin rumah segede gaban satu itu. Karena kesel sama Kakek, si Nenek ngelarang Kakek dateng ke rumah itu. Aneh kan?"
KAMU SEDANG MEMBACA
Precious Cute Girl [TERBIT]
Fantasy[OPEN PRE-ORDER] Transmigration Cute Girl to be Precious Cute Girl Elony atau yang kerap disapa dengan nama Ony adalah seorang gadis mungil berwajah lucu nan menggemaskan dengan pipi chubby berona alami, dan juga sosok gadis mungil yang banyak disuk...
![Precious Cute Girl [TERBIT]](https://img.wattpad.com/cover/280723506-64-k770136.jpg)