24 | Cute Girl

52.5K 5.8K 667
                                        

H A I !👋

H A P P Y R E A D I N G

***

"Kenapa makanan nya hanya diaduk-aduk saja, Dear?"

Ony mendongak lalu mengerucutkan bibirnya kesal. Ia masih kesal dengan Zegran yang tak mengizinkan nya sekolah, padahal Zegran belum juga memutuskan, pemuda itu hanya memberi saran saja.

"Ony ingin sekolah," Ucapnya dengan pelan yang berhasil membuat Eugene menghela napasnya gusar.

Inilah alasan nya mengapa ia mengancam Zegran untuk tetap memberi izin pada Ony. Ia tak suka saat melihat tatapan sedih putri kecilnya. Sudah cukup dahulu ia jauh dari putrinya, sekarang jangan lagi.

"Ka—"

"Maaf terlambat," Ucapan Eugene harus terpotong saat dua orang pemuda baru saja tiba dengan wajah babak belur.

Eugene menatap jengkel kedua putranya, "Tawuran lagi, heh?!"

"Sudah lah, Gene, mereka itu lelaki jadi biarkan saja mereka tauran atau bunuh bunuhan sekalipun, aku tak masalah." Ucap Roderick dengan santainya yang langsung mendapat cubitan maut dipinggangnya dari Eugene.

"Duduklah, boys." kedua pemuda itu mengangguk dan segera mendudukan diri mereka ditempat masing-masing.

Setelahnya, mereka pun kembali melanjutkan acara makan malam yang tertunda tadi. Sedangkan Ony, gadis mungil itu hanya diam dengan pikiran yang ntah melayang kemana. Bahkan Ony tak menyadari tentang kehadiran dua pemuda yang berstatus Kakaknya itu.

Selesai makan, mereka masih duduk dikursi masing masing hingga suara Eugene berhasil mengalihkan perhatian mereka, begitu pun dengan Ony yang langsung mendongak.

"Sayang, mau kenalan lagi sama Abang?" Tanya Eugene dengan lembut yang langsung diangguki oleh Ony.

Tatapan wanita paruh baya itu beralih menatap kedua putranya sebagai isyarat untuk mereka memulai acara perkenalan. Renzo yang memang sudah baikan dengan Ony pun hanya berdehem singkat.

"Darling, come on!" Renzo merentangkan kedua tangan nya meminta agar Ony memeluknya, dan Ony langsung menurut.

Melihat kedekatan Renzo dan Ony, pemuda satu itu hanya bisa menatap iri keduanya. Ia juga ingin memeluk Ony dengan erat, tapi ia agak ragu hingga keraguan nya menghilang saat Eugene menatap nya sambil mengangguk.

"Ekhem, Adek, kenalin nama Abang Alarick." Ucap pemuda bernama Alarick itu, lengkap dengan senyum manisnya.

Refleks, Ony melepaskan dekapan nya pada Renzo lalu menatap Alarick sambil mengerjab polos. Tanpa bisa dicegah, jari telunjuk Ony terangkat lalu menusuk-nusuk lesung pipi sebelah kanan Alarick, yang kebetulan pemuda itu duduk disamping Renzo.

"Pipi Abang bolong, Ony suka karena seperti anjing."

Ruang makan itu mendadak hening saat mendengar penuturan polos dari Ony hingga tatapan tajam Eugene menatap tepat ke manik mata Roderick. Ia mendekat lalu berbisik, "Tidak ada jatah selama sebulan!"

Mau kenalan sama Renzo dan Alarick?

Renzo, si pemilik nama lengkap Alfarenzo Lovic De Claesh. Sosok pemuda tampan dengan raut datarnya, pemuda yang menjadi Abang dari Ony dan juga Alarick. Renzo juga yang waktu itu tak sengaja menampar Clava karena ia terlalu kecewa terhadap sikap gadis itu. Hingga penyesalan ia dapatkan diakhir.

Precious Cute Girl [TERBIT]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang