44 | Cute Girl

13.5K 1.4K 367
                                        

H A I  !👋

— H A P P Y R E A D I N G —

***

Tokk... Tokk... Tokk...

"My little girl! Wake up, baby."

Didalam kamar pribadi nya yang telah selesai direnovasi, Elodie menarik selimut hingga menutupi seluruh tubuhnya. Dia masih mengantuk, tapi ucapan Eliana selanjutnya, kembali membakar semangat 45 seorang Elodie yang kini meloncat dari ranjang.

"ODIE SUDAH BANGUN! ON THE WAY MANDII!"

Beberapa menit setelahnya, Elodie turun dengan seragam barunya karena hari ini, Elodie akan pindah ke sekolah yang jauh lebih baik lagi. "GOOD MORNING!!"

"Morning, sayang."

"Pagi, little girl."

"Pagi, Adek."

Elodie mengambil posisi duduk disamping Abang kesayangannya sedunia, Aakesh yang kini terkekeh melihat wajah Adiknya yang penuh dengan bedak tak merata. Aakesh mengangkat tubuh ringan itu keatas pangkuannya. Mengusap pipi bulatnya yang merona dengan alami, tak perlu lagi lah Elodie memakai perona.

"Semangat banget sih yang mau sekolah," Ucap Aakesh seraya mengubah bentuk rambut Elodie yang awalnya diikat satu, kini menjadi dikepang.

"Abang bisa ikat-ikat rambut?" Aakesh mengangguk.

"Ayo, makan dulu!"

Mereka semua pun mulai makan dengan Elodie yang disuapi Mamihnya, bukan Elodie namanya jika bisa diam saat sedang makan. Meskipun peraturan keluarga, melarang berbicara ketika makan karena itu tak sopan, maka Elodie akan melanggar nya. Karena dia tak bisa membiarkan mulutnya diam tanpa berbicara apapun.

Selesai makan, Elodie duduk disofa dengan Aakesh yang berlutut didepan nya, memasangkan sepatu dan mengikat simpul tali sepatunya. Setelah itu, Alarick mengambil alih, mengangkat Elodie kegendongan depannya karena tubuh bocah itu yang memang mungil. Tak lupa, Renzo yang membawakan tas Elodie.

"Kami berangkat, Mam."

Aakesh pamit ke markas militer nya, Ethan pamit untuk daftar kuliah di kampus yang dia inginkan sejak lama. Renzo dan Alarick sepakat mengantar Elodie sekolah, karena kebetulan—Roderick memasukan Elodie ke sekolah dasar yang berada tepat didepan gedung kampus. Jadi mereka bisa sekalian menjaga gadis kecil yang kelewat aktif itu.

Mobil yang Renzo kendarai tiba didepan gerbang sekolah baru Elodie, Alarick turun bersama dengan Elodie digendongannya, sedangkan Renzo turun dengan tas dan juga botol minum pink dilehernya. Kedua cowok itu pun melangkah menuju ruang Guru, karena hari ini adalah hari pertama Elodie sekolah.

"Nak Elodie berada dikelas 5A,"

"Baik, terima kasih."

Mereka pun pergi menuju kelas 5A disekolah ini, tiba didepan kelas. Alarick menurunkan Elodie dari gendongan nya. Berlutut menyamakan tinggi keduanya, Alarick tersenyum. "Belajar yang pintar okei? Jadi anak manis yang baik,"

Alarick mengambil sesuatu dari saku jaket nya, memasangkan sebuah jam tangan kepergelangan tangan Elodie. "Jika ada bahaya, Odie tekan tombol merah ini. Nanti Abang akan datang dengan jurus kilat," ucapnya yang dibalas tawa lucu dari Elodie.

Precious Cute Girl [TERBIT]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang