35 | Cute Girl

27.2K 3.4K 433
                                        

H A I  !👋

— H A P P Y  R E A D I N G —

***

"Norck, terima kasih karena telah menjaga raga Ony."

Tangan mungilnya terus mengusap kepala serigala itu dengan lembut lalu ia bangkit dan merapikan sampah plastik bekas makanan ringan yang ia makan semalam. Ia pun memasukan semua sampah itu kedalam plastik hitam lalu akan membuangnya ditempat pembuangan sampah nanti.

"Aku harus pulang, sudah terlalu lama aku disini."

4 hari sudah Ony habiskan dihutan itu hanya dengan bermain dengan Norck, serigala liar yang tidak akan pernah menyakitinya dan serigala itu juga yang sudah menjaga raga serta kerangka si raja hutan agar tetap berada pada tempatnya.

Grawww grrwww

Ony tersenyum manis lalu memeluk Norck dengan erat sebagai salam perpisahan karena Ony akan segera kembali ke rumahnya dan entah kapan ia akan menemui Norck kembali. Ah, ia pasti akan sangat merindukan serigala manis satu itu.

Selepas acara berpelukan selesai, Ony pun segera berlalu pergi sambil melambaikan tangannya kepada Norck. Hari ini, Ony akan pulang menaiki helikopter pribadi Aronaldy, karena Kakek tua itu tidak mengizinkan Ony untuk naik kendaraan umum.

Lagipula, disini susah mencari kendaraan umum yang bisa mengantar Ony pulang dengan selamat. Jadi tawaran dari Kakek tua itu tentu Ony terima tanpa pikir panjang lagi, hingga saat ini, Ony sudah duduk tenang dikursi dalam helikopter dengan pandangan yang menatap keluar jendela.

Disisi lain tepatnya dibandar udara, ada tiga orang gadis yang baru saja turun dari pesawat dengan tampilan casual masing masing. Ketiga gadis itu berjalan beriringan dengan pandangan yang menatap datar sekitar.

Mereka sudah cukup lama pergi meninggalkan Jakarta karena mereka harus menyelesaikan tugas dari Samuel. Tak mereka pungkiri, kalau mereka merasa sudah melewatkan banyak hal menyenangkan salah satunya adalah penyerangan Red Snake tempo lalu.

"Bagaimana kabarnya?" Gadis bersurai panjang dengan warna kecoklatan itu bertanya seraya duduk dikursi tengah mobil bagian kanan.

Gadis yang duduk di sampingnya menoleh, "Pasti baik." Jawabnya seraya menutup pintu mobil.

Dikursi penumpang bagian depan, ada gadis bersurai pirang yang kini menolehkan kepalanya kearah belakang. "Apa kita terlalu lama perginya?" Tanya gadis itu, dia sudah pasti Cherry.

Veila, gadis yang duduk disisi kanan menaikan satu alisnya lalu mengangguk. "Lumayan, tapi dengan kepergian kita, mereka bisa merasa sedikit menang." Ucap nya disertai dengan seringai kejam.

"Ah, gue udah gak sabar buat menantikan sebuah drama murahan yang akan berakhir penyesalan. Ck, klasik banget gila!" Celetuk Cherry seraya menyatukan surainya dan mencepolnya dengan asal.

Visya, gadis yang duduk disamping Veila hanya bisa geleng geleng kepala. "Kalian terlalu asik menikmati sampai lupa kalau kalian juga harus ikut terlibat."

Kedua gadis itu saling tatap lalu tersenyum miring, "Jujur nih ya. Gue bosen pura-pura jadi bego anjir," Veila menyandarkan punggungnya dikursi lalu memejamkan matanya sejenak.

Precious Cute Girl [TERBIT]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang