H A I !👋
— H A P P Y R E A D I N G —
***
"Akh! Kumohon berhenti..."
"Mimpi!"
Srett!
"Lihatlah, bukankah sangat indah?"
Renzo menyeringai kejam seraya memperlihatkan lengan yang sudah terpisah dari tempat nya itu kehadapan sosok wanita yang kini keadaan nya sudah jauh dari kata baik-baik saja.
Dilengan yang sudah terlepas itu ada banyak ukiran nama yang Renzo buat dengan sedemikian rupa, bahkan Renzo tidak perduli tentang tubuhnya yang juga ikut terkena cipratan darah dari wanita sialan yang telah melukai Adiknya.
Takh!
"Argh! Jangan, kumohon. Ampun!"
Senyum seringai diwajah tampan nya terus terlihat tanpa perduli tentang segala macam permohonan dari wanita itu. Ini adalah hukuman yang pas untuk mereka yang berani melukai Adiknya.
Jangankan mereka, ia saja sudah mendapatkan hukuman nya sendiri karena ia yang tak sengaja menampar Clava. Saat digerbang Redjevik atau rumah yang dibuat khusus oleh Roderick, Renzo mengalami patah tulang dikedua tangan nya dan keretakan ditulang kaki kirinya. Sudah bisa bayangkan bagaimana keadaan Renzo kala itu?
Memang pada dasarnya Renzo si bertubuh besi, ia hanya butuh perawatan dirumah sakit selama dua hari, lalu setelahnya, ia bisa hidup seperti biasa lagi. Berbeda dengan Alarick, pemuda itu juga mendapat luka yang tak separah Renzo, tapi ia harus dirawat dirumah sekit selama seminggu.
Beda orang maka beda ketahanan tubuh. Renzo, ia sudah sedari kecil di didik dengan keras, jadi patah tulang masih biasa saja untuk nya, yang penting napas dan kepalanya masih ada, semua aman terkendali.
Beda lagi dengan Alarick. Pemuda itu lebih lembut didikannya, karena Alarick di didik langsung oleh Eugene yang notaben nya, seorang Ibu jadi hatinya pasti lembut. Diantara banyaknya para keturunan DC, Alarick dan Clava termasuk ke yang paling beruntung karena mereka di didik langsung oleh Eugene.
"Kau tau? Ini baru aku, lalu... Bagaimana kalau si gila itu yang turun tangan?"
Krekk!
Dengan tanpa perasaan, Renzo mematahkan kaki wanita itu yang satunya lalu kembali mengukir dengan ukiran yang ia sendiri tak mengerti. Lalu setelah mengukir, ia akan memperlihatkan hasil lukisan nya pada si pemilik kaki hingga si pemilik kaki hanya bisa pasrah.
"Kuat juga kau. Ku kira, kau sudah mati." Renzo terkekeh sinis lalu mengambil sebuah pisau karat yang ada didekat nya.
"Telinga ini, harus dibuang!"
Pisau karat itu bergerak memotong habis kedua telinga si wanita. Tak hanya sampai disitu, karena kini, Renzo tengah sibuk memotong hidung wanita itu yang bisa dibilang mancung kedalam. Memotong dagu yang kelewat lancip, lalu menancapkan pisau itu ke pipi bersamaan dengan nyawa si wanita yang melayang.
"Payah! Gitu saja sudah mati!"
Renzo menggeleng dramatis seraya memasukan kedua tangan nya kedalam perut wanita itu lalu mengambil satu persatu organ dalam yang bisa ia jadikan uang. Memasukan jantung, ginjal, dan hati itu ke dalam kotak lalu menyuruh anak buah nya untuk menjual itu semua.
KAMU SEDANG MEMBACA
Precious Cute Girl [TERBIT]
Fantasy[OPEN PRE-ORDER] Transmigration Cute Girl to be Precious Cute Girl Elony atau yang kerap disapa dengan nama Ony adalah seorang gadis mungil berwajah lucu nan menggemaskan dengan pipi chubby berona alami, dan juga sosok gadis mungil yang banyak disuk...
![Precious Cute Girl [TERBIT]](https://img.wattpad.com/cover/280723506-64-k770136.jpg)