H A I !👋
— H A P P Y R E A D I N G —
***
Ribuan suara peluru yang dilesetkan secara bersamaan, menciptakan dengung memekang disetiap telinga yang mendengar. Didalam ruangan, masih digedung yang sama, keempat gadis itu—Visya, Veila, Cherry, dan Cessie— tampak sesekali meringis. Berusaha mengembalikan tenaga mereka yang dikunci.
Aronaldy memang sialan, membuat tubuh mereka tak bisa digerakan. Mereka ingin membantu Odie, sebelum kejadian fatal terjadi. Sampai pada akhirnya, kejaiban itu datang kepada Arga. Pemuda itu mulai bisa menggerakan rahang nya, hendak membuka suara meski begitu kesulitan.
Dia mendesis, "G-gedung ini akan diledakan. Kita harus cepat keluar kalau masih ingin hidup,"
Dibenaknya hanya ada nama sang Adik sepupu tersayang, dia akan berusaha sekuat tenaga bahkan mengorbankan nyawanya demi kesayangan nya. Begitupula dengan Gara, Alarick, dan Ethan yang turut berusaha melepaskan kuncian yang Aronaldy suntikan pada tubuh mereka tadi.
Sekian lama berusaha, pintu besi berkarat itu secara tiba-tiba terbuka. "Mathilda!" Arga berseru tatkala melihat seorang wanita yang memang tak asing untuknya.
Namun ada yang aneh, karena hanya Arga yang bisa melihat sosok Mathilda. "Tolong! Tolong bantu kami,"
Alarick, Gara, Ethan, Visya, Veila, Cherry, dan Cessie menatap aneh Arga. Tapi yang membuat mereka semakin merasa aneh, saat Arga berteriak. Seperti baru saja disuntikan sesuatu—benar saja, setelahnya tubuh Arga bisa kembali bergerak dengan bebas. Mereka yang melihatnya langsung menganga tak percaya.
"Mathilda! Tolong mereka juga, sebelum terlambat!"
Hal yang sama, Mathilda suntikan pada ketujuh orang itu hingga tubuh mereka bisa kembali digerakan. Mereka tak diizinkan bertanya, karena Arga yang telah memberi arahan untuk lekas pergi meninggalkan gedung sebelum gedung ini diledakan. Benar saja,
Duaarrr!
Api menyala berkobar-kobar, memberi akibat terlemparnya tubuh ketujuh orang itu dengan luka yang tak bisa dibilang biasa. Diambang kesadaran, Arga terbatuk darah beberapa kali. Lalu tak lama, pasukan Aakesh datang menolong ketujuh orang itu. Segera membawa tubuh tujuh orang yang tak sadarkan diri itu ke rumah sakit.
Dirumah sakit,
Suara roda brankar yang didorong cepat terdengar memenuhi lorong rumah sakit, menciptakan banyak sorot tanya dari mata yang melihat. Tak jarang, mereka meringis ngilu melihat luka yang didapat para korban yang entah mengapa itu. Kadang kala juga, mereka yang melihat dibuat hampir muntah saat darah berceceran diatas lantai rumah sakit.
Awalnya mengira, jika hanya delapan brankar yang diisi para korban dengan luka mengenaskan. Tapi ternyata, ada satu brankar yang menyusul. Diatasnya, ada seorang gadis kecil dengan wajah membiru, lehernya pun terlihat seperti luka membekas habis dicekik dalam kurun waktu yang tak sebentar.
Disetiap ruang penanganan darurat, semua pihak medis dibuat kerja keras untuk menyelamatkan nyawa dari para korban yang keadaan nya jauh dari kata baik-baik saja. Didepan ruangan pun, Zefrion ditemani Aakesh, Galen, Azriel, dan Nazifa hanya diam membisu dengan harap-harap cemas menanti.
KAMU SEDANG MEMBACA
Precious Cute Girl [TERBIT]
Fantasy[OPEN PRE-ORDER] Transmigration Cute Girl to be Precious Cute Girl Elony atau yang kerap disapa dengan nama Ony adalah seorang gadis mungil berwajah lucu nan menggemaskan dengan pipi chubby berona alami, dan juga sosok gadis mungil yang banyak disuk...
![Precious Cute Girl [TERBIT]](https://img.wattpad.com/cover/280723506-64-k770136.jpg)