Fall in love

2.4K 251 42
                                        

Selamat membaca
Jangan lupa vote, komen dan follow
.
.
.
.
.
.
Jenlisa
Genre : fluffy, comedy









Langit bergemuruh, menandakan akan turunnya hujan. Angin semilir membuat badan terasa merinding karena hawa dingin.

Tap

Tap

Tap

Suara derap kaki terdengar memantul di jalanan, seseorang dengan menggunakan mantel berwarna hitam dan rambut yang tergerai menutupi wajahnya menampakkan kesan misterius.

Gadis itu semakin mempercepat langkahnya, tanpa memperhatikan arah depan. Hal itu membuat gadis lain tanpa sengaja menabrak tubuhnya.

Brukkk

"Ah maaf, gue engga sengaja" namun gadis yang tidak sengaja dia tabrak, langsung segera bangkit dan mempercepat langkahnya untuk menjauh dari gadis bermantel hitam.

"Semenyeramkan itu kah diri gue?" Monolognya, tatapannya menatap punggung gadis tadi. Tidak lama itu, dia kembali melanjutkan langkah kakinya, hingga tiba-tiba hujan pun turun begitu deras. Membuat dia lekas berlari untuk mencari tempat berteduh.

"Sial! Mana masih jauh lagi dari lokasi yang gue tuju" umpatnya lirih. Rambutnya dia usap karena basah air hujan. Dia pun berinisiatif untuk menghubungi temannya namun naas ponselnya justru tidak ada disakunya sama sekali. Pikirannya kembali mengingat kejadian yang tidak disengaja tadi.

"Fuck, ternyata tuh cewek ngambil ponsel gue" umpatnya kesal, dia benar-benar geram. Untung saja ingatan nya masih mampu merekam bagaimana wajah gadis tadi.











































Konter Bapak Samsul

Sebuah konter yang terletak di ujung gang pasar, dimana di konter itu menerima tukar tambah ponsel dan jual beli ponsel. Intinya tuh konter memang minimalis tapi jangan remehin, isinya melebihi konter gede.

"Pak Samsul, gue mau jual ponsel keluaran terbaru" tetiba seorang gadis datang, menghampiri Samsul, menunjukkan ponsel yang akan dia jual.

"Ponsel hasil curian lagi nih?" Tanya Samsul, pria itu sudah cukup berumur, membuat gadis itu berdecih.

"Gausah nanya-nanya dah, mending buruan bayar. Lo berani bayar berapa buat tuh ponsel" ucap gadis itu sewot, sedang Samsul sedikit terkekeh. Ponselnya kembali di berikan kepada gadis itu.

"Sebaiknya tuh ponsel lo balikin ke yang punya. Jangan nyuri lagi"

"Apaan sih lo ngatur idup gue" ucap gadis itu marah, dia meraih ponsel itu dan berlalu pergi dari konter Samsul tersebut.

"Jennie! Besok jam 9 lo kesini, gue kasih uang yang lo butuhin" teriak Samsul membuat gadis yang dipanggil Jennie menghentikan langkahnya sejenak, setelah itu dia kembali melangkahkan kakinya menjauh dari konter Samsul.

Sedangkan Jennie, dia sedikit memikirkan ucapan  Samsul, pria paruh baya yang selama ini sudah cukup membantu perjalanan hidupnya.

"Balikin nih ponsel ya?" Ucap Jennie, tangannya memperhatikan ponsel curiannya. Sampe tetiba ponsel itu berdering, bikin Jennie sedikit terperenjat kaget.

"Yamet kudasi, yamet kudasi, bang Yamet parake dasi.
Ara ara kimochi, ara ara kimochi, bang ara parake peci"

JENLISA'S ONESHOOT COLLECTIONCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang