9. Crestfallen

2.1K 197 6
                                        

Visualisasi Jarvis Herder^^

Happy Reading Guys
Give me shooting star please

.

.

.

.

"Mohon maaf menganggu Alpha, makan malam telah siap. Silahkan lewat sini."

Dua omega dengan seragam khas pelayan datang khusus menjemput Leon. Cara bicara mereka sangat formal dengan aksen penghormatan yang sedikit berlebihan.

Jarvis mengangguk kemudian mengibaskan tangannya sebagai isyarat agar kedua omega itu pergi. Sedangkan Leon tidak bergeming dari tempatnya sambil membaca beberapa dokumen.

"Tidak sopan jika membuat tuan rumah menunggu terlalu lama di meja makan." Leon menutup dokumen di tangannya lantas beranjak di ekori Jarvis.

Alpha dan Luna Blood Moon Pack telah berada di sana. Alex dan Royce juga sudah duduk di kursi masing-masing. Selusin omega berjajar rapi menunggu perintah jika di perlukan.

Ruang makan milik Blood Moon Pack di desain cukup mewah. Meja makan besar dari kayu oak serta taplak meja dari sutra yang lembut. Belum lagi tempat lilin yang di lapisi emas di beberapa bagian juga lampu hias mewah yang tergantung tepat di atas meja. Hidangan yang disajikan juga tidak kalah mewah. Beraneka olahan daging tersaji dengan aroma lezat yang menggoda. Puding dan kue juga telah di keluarkan. Hidangan yang terasa terlalu berlebihan hanya untuk beberapa orang.

Belum ada sedikit pun hidangan yang tersentuh. Sepertinya makan malam tidak akan di mulai jika seluruh tamu belum hadir.

"Kami harap hidangan di sini sesuai dengan selera anda, Alpha." Percakapan di buka oleh Alpha Fermion.

"Ya." Balas Leon.

Perlahan semua orang yang ada di meja makan mulai mengambil hidangan yang tersedia. Semuanya kecuali satu. Leon menatap sekeliling mencoba mencari sosok mate~nya.

"Alpha, apakah ada sesuatu yang kurang berkenan?" Tanya Alpha Fermion yang sedari tadi memperhatikan Leon yang sama sekali belum menyentuh satu pun dari hidangan yang di sajikan.

"Bukankah ada seorang gadis bernama Alexa yang tinggal di sini?"

Hening seketika. Suara alat makan yang saling beradu mendadak senyap. Alpha Fermion dan Luna Megan merasa heran. Bagaimana Alpha King dapat mengenal Alexa? Sedangkan Alex diam-diam menyipitkan matanya ke arah Leon. Tidak seorang pun boleh menyinggung adiknya.

"Benar, dia adalah adikku." Jawab Alex.

Leon sama sekali tidak terkejut. Ia sudah tau bahwa Alexa memiliki seorang kakak.

"Kenapa dia tidak makan bersama di sini?"

"Dia tidak menyukai orang asing." Tandas Alex dengan kosa kata yang pedas.

"Kalau begitu panggil dia, aku ingin makan malam bersama dengannya juga." Pinta Leon.

"Bukankah aku sudah bilang? Adikku tidak menyukai orang asing."

"Apakah kau tidak memiliki etika!" Jarvis menegur kasar dan Alex tersinggung.

Alpha Fermion mencoba menenangkan Alex dengan mindlink. Setelah perdebatan alot dalam waktu yang singkat akhirnya dengan terpaksa Alex membiarkan seorang omega memanggil Alexa.

Tak butuh waktu lama Alexa muncul dengan mengenakan dress hitam polos. Meskipun sederhana Alexa tetap terlihat cantik mengenakannya. Alexa bertanya-tanya mengapa Alpha Fermion memintanya turun untuk makan malam. Biasanya Alexa lebih suka makan sendirian di kamarnya karena merasa tidak pantas jika harus duduk semeja dengan Alpha dan Luna. Belum lagi jika Alex tidak ada, kemungkinan sebagai besar omega tidak akan membiarkan dirinya mendapatkan makanan yang layak kecuali roti keras yang berjamur. Namun untuk sekarang Alexa dapat merasa lega karena Alex selalu di sisinya semenjak insiden di ruangan bawah tanah.

Half Blood MateTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang