24.Menjadikanmu Milikku

1.1K 64 33
                                        

Warning ++
Jangan baca pas puasa,disimpen aja abis buka.takutnya anu :v
Kalo masih ngeyel,bukan salah saya :v

" Harith aku ingin melakukannya..."

"....."

Harith menautkan alisnya.

" melakukan apa? " dengan polosnya harith bertanya.

Alucard mendongak bersitatap dengan harith,harith menatapnya dengan wajah terlihat lugu yang justru membuat alucard semakin ingin melakukannya.

" aku ingin menebus kesalahanku "

kening harith mengkerut.memangnya kesalahan apa yang sudah alucard lakukan.

Alucard sedikit menegakkan punggungnya.tinggi mereka kini sejajar dengan jarak yang begitu pendek.

Alucard kemudian mendekatkan wajahnya.

" Hari itu aku melakukannya atas ketidaksadaran.kali ini aku ingin melakukannya secara sadar,denganmu.. "

Harith menatap dengan wajah cengo,dia mematung.harith sudah menangkap apa maksud dari perkataan alucard.

" tenang saja,aku tidak akan melakukannya jika kau tidak mau.aku tidak akan menjadi gila seperti dulu.tidak ada paksaan dalam kalimatku tadi.bahkan jika kau menolak,aku tidak akan marah "

Harith masih mematung,terdiam.Bahkan ketika mata alucard menatap kedalam matanya,harith masih tak bergeming.dadanya bergemuruh aneh.dia tak salah kira kan,yang alucard maksud adalah...

" harith,aku menginginkanmu,aku ingin menjadikanmu milikku "

Harith tertekun mendengarnya.

Sejujurnya dia sedikit trauma dengan pengalaman tak mengenakkan itu.itu seperti mimpi buruk baginya andai orang itu bukanlah alucard.harith bingung,haruskah dia berkata iya,pada alucard yang dalam keadaan sadar sepenuhnya.bagaimana kalau alucard hanya mengulang kejadian yang sama serta memberikan rasa sakit yang sama dipinggang dan dadanya.

Harith kini mencoba memberanikan diri membalas tatapan alucard.bagaimana harith bisa berkata-kata saat alucard menunjukkan ekpresi yang sulit dia deskripsikan.matanya menunjukkan tatapan yang berbeda.menunjukkan bahwa alucard yang ada dihadapan harith saat ini adalah alucard yang sebenarnya,bukan alucard yang hari itu menggarapnya.itu membuat harith terenyuh,hingga tanpa sadar harith mengulurkan tangannya untuk menyentuh wajah alucard.

Dengan lembut tangan alucard menggenggam tangan harith yang menyentuh wajahnya.wajahnya tersenyum penuh arti.dia yakin,harith tidak akan menolak tapi leonin itu juga tak mampu mengiyakan permintaannya,alucard bisa melihat itu.

Alucard mencoba menggoda harith sedikit.dia mengecup lembut telapak tangan harith.kelihatannya itu berhasil,aksi alucard membuat harith refleks menggeliat,mengidikkan bahu.Selain merasa geli,harith juga merasakan sensasi aneh yang tidak bisa dia jelaskan.mungkin terpengaruh dengan perkataan alucard sebelumnya.

" mau menciumku? "

Dia hanya iseng bertanya,tapi tanpa alucard duga,harith menganggukkan kepalanya.alucard terperangah dibuatnya,terlebih tanpa peringatan tiba-tiba harith mengambil gerakan cepat langsung memajukan wajahnya mendekat menyatukan bibir mereka.harith menciumnya!.

Alucard terperangah untuk sepersekian detik,sebelum kemudian bibirnya menyungging senyum,menyambut ciuman dari harith.

" aku anggap jawabanmu iya "

kedua tangan alucard menarik pinggang harith,bibir alucard kemudian bergerak melumat bibir harith.Tapi harith langsung melepaskan ciuman mereka.harith bahkan menggunakan kedua tangannya menutup bibir alucard.

TroubleTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang