Satu Minggu kemudian,nona Rafaela telah berhasil menciptakan obat untuk penyakit misterius itu.Sementara, belum ada informasi dari Granger yang prajurit lainnya yang berada didesa tersebut.
Ratu silvanna kemudian mengirimkan lima orang pasukan tim medis kerajaan ke desa itu dikawal oleh prajurit maniyan.
Harith yang mendengar berita tersebut dari Diggie, datang langsung menghadap kepada Ratu Silvanna sehari sebelum keberangkatan tim medis yang diutus ratu Silvanna.Harith secara langsung mengajukan diri untuk ikut pergi bersama dengan tim medis kerajaan itu.
" Harith,apa kau tau,saat ini aku menyimpan banyak kekesalan kepada dirimu.Sudah berapa lama kita tidak bertemu,kau menolak undangan dariku setengah tahun yang lalu.Kenapa baru hari ini kau menemuiku?."
Harith menundukkan wajahnya dengan takut-takut.
" Maafkan aku yang mulia."
Ratu Silvanna menghela nafasnya dengan berat.
" Huh,kau dan Alu sama saja.Sama-sama bertindak seenaknya."
Harith menghela nafas pelan,tidak ada pembelaan,dia membenarkan kalimat ratu Silvanna.
Ratu Silvanna menatap Harith dengan mata yang disipitkan.
" Jadi?,kenapa kau tiba-tiba datang dan mengajukan diri untuk pergi.Bukankah kau menolak ajakan Granger sebelumnya?."
" Aku ingin bertemu dengan Granger,aku ingin tau bagaimana keadaannya?."
" Tujuanmu pergi hanya untuk bertemu Granger?."
" T-tidak,tentu saja karna aku ingin membantu desa itu juga.Aku akan melakukan apa yang aku bisa,aku bisa membantu pekerjaan tim medis kerajaan nantinya disana." Harith segera menyergah,karna ratu Silvanna sudah memelototkan mata kepadanya.
Ratu Silvanna memicingkan matanya,dia akhirnya kembali menghela nafas pelan.
" Harith,apa kau benar-benar tidak ingin menjadi ksatria kerajaan moniyan kembali?."
Harith tertegun.Wajahnya tertunduk seketika.
Apakah dia ingin?,tentu saja,dalam hatinya dia ingin kembali menjadi ksatria kerajaan sejak Granger mengajaknya kembali,tapi Harith sadar akan dirinya yang sekarang.Dia tidak bisa seperti dulu lagi,dengan tubuh dan pikiran yang telah rusak,dia tidak mungkin kembali menjadi Harith yang dulu,dia telah kehilangan dirinya dan kemampuan sejak lama.
Siksaan yang dia tanggung selama ini,masih meninggalkan trauma yang mendalam bagi Harith sendiri.
" Aku tidak bisa.Maafkan aku yang mulia." Tutur Harith pelan.
Ratu Silvanna tidak ingin membawa pembicaraan ini lebih jauh,jika Harith menolak tidak akan memaksa,lagipula Harith saat ini masih berada dibawah pengawasannya dan bekerja untuk kerajaan ini.
" Baiklah,jika itu keputusanmu aku tidak akan memaksamu.Dan mengenai permintaanmu,aku mengabulkannya,kau boleh pergi."
Mendengar itu Harith segera mengangkat wajahnya dengan sumringah.
" Terimakasih yang Mulia."
Keesokan harinya,Harith bersama dengan lima orang tim medis kerajaan berangkat,dikawal oleh beberapa prajurit.
Tujuan mereka adalah desa dipangkalan pelabuhan moniyan plains,bagian paling timur kerajaan moniyan.Tempat itu cukup terisolir karna berada dekat dengan hutan terbuang,dimana ada banyak jenis makhluk yang bisa dijumpai dihutan itu.
Tidak banyak desa yang masih berpenghuni di bagian timur kerajaan moniyan,pangkalan pelabuhan plains adalah sebuah tempat yang telah terbengkalai.Dulu tempat itu adalah sebuah kota yang cukup ramai, namun karna berada dekat dengan hutan terbuang,kota itu selalu didatangi oleh para penjarah dan juga iblis-iblis yang menyebrang dari barrend lands.
Dikarenakan kondisi yang tidak menyenangkan itu, banyak yang memilih bermigrasi dan meninggalkan kota itu, hingga kota itu akhirnya menjadi kota mati.Sebagian dari mereka yang tidak bermigrasi memilih untuk mencari tempat yang aman dan membangun sebuah desa tak jauh dari pangkalan pelabuhan itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Trouble
FantasyFanfic mobile legends Alucard X harith Mengandung unsur LGBT alias Boyloves Harith,seorang leonin remaja yang terjebak dengan perasaannya kepada seorang demon hunter seperti Alucard.Ingin mencari tau arti perasaannya,harith kemudian mulai mengikuti...
