"Bukannya ada yang rawat. yang ada malah Areska yang ngerawat. serasa punya anak lagi kalo gini mah!" kesal Areska.
°°°°°°
Menikah saat usia muda? Menjadi suami dari gadis merepotkan yang memiliki sifat polos plus bego, kekanakkan pula!
Sungguh, it...
[TOLONG BIJAK SEBAGAI PEMBACA YANG BAIK. DILARANG MENIRU ADEGAN YANG TAK PANTAS DITIRU.]
HAPPY READING!
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Aiza itu sayang sama Kakak Maung. Jadi, Aiza butuh Kakak Maung disamping Aiza. Tolong jangan tinggalin Aiza, ya?"
****
Tak ingin membuang waktu, Aiza berlari sambil berteriak ditemani air mata yang sudah tumpah.
"JANGAN SENTUH KAKAK MAUNG AIZA!"
Gadis itu menahan suak mungkin rasa sakitnya pada bagian telapak tangan.
Terjadi lagi kejadian yang tak ingin Aiza terulang. Dimana ada seseorang berusaha melenyapkan nyawa suaminya --- Areska. Untung Aiza datang tepat waktu.
Kala gadis itu masuk, dia melihat jelas ada seseorang misterius dengan setelan serba hitam. Wajahnya tertutup kain hitam polos. Orang itu mencoba mendekati Areska yang tertidur pulas di bangku perpustakaan. Dan terpasang earphone pada kedua telinganya, mendengarkan musik cukup kencang membuat dirinya tak terbangun dengan kegaduhan yang terjadi saat ini.
Aiza berjuang menahan pisau tajam yang hampir melayang untuk siap siaga menusuk punggung suaminya. Bercakan darah dari telapak tangan Aiza berjatuhan ke lantai.
Sekujur tubuh Aiz bergetar, bola mata yang berair itu jelas menggambarkan jika dirinya sedang menahan rasa sakit dari telapak tangannya.