Happy reading 😍
🚫OH YA GUYS, LYA SEDIKIT REVISI YA CERITA INI, JADI LATAR BELAKANG SEKOLAH NYA LYA GANTI JADI ANAK SMA, AGAK ANEH SIH KALO SMP, POKOK NYA LYA KAYAK NGGAK YAKIN, JADI LYA UBAH LATAR SEKOLAH NYA SMA, DENGAN ANARA KLS 10 DAN ABANG NYA KELAS 11🙏🚫
Follow IG
@Alyaaraini
Jam pulang sekolah adalah waktu yang ditunggu-tunggu. Semua orang mulai memasukkan buku dan alat tulis ke dalam tas. Mereka bersiap-siap untuk pulang.
"Pelajaran hari ini kita sampai di sini, minggu depan kita akan ujian harian untuk menutup bab pelajaran hari ini, ingat untuk belajar, mengerti?"
"MENGERTI BU!!" Ujar semua murid secara serempak.
"Tapi sebelum itu, ibu mau kasih kuis sebelum pulang," ucap nya tiba-tiba yang malah membuat semua siswa siswi mendesah lesu.
"Jangan ada yang mengeluh," ujar nya tajam.
Semua murid hanya bisa pasrah, jika berdebat pun akan memperpanjang waktu dan akan memperlambat waktu pulang mereka.
"Padahal udah kangen berat sama kasur," gumam salah satu murid sambil menatap malas guru di depannya.
"Baik ini soalnya, semua nya ikut menjawab," ujar nya sambil memperlihatkan soal di depan papan.
Semua siswi mulai menatap soal dan menulis nya, termasuk Anara. Semua murid mulai panas dingin melihat soal singkat di depan nya.
Soal MTK, dengan materi SPLK.
" Himpunan penyelesaian SPLK
{ Y= - 4x +1
{ Y= X² - 3x -1
Adalah {( X1, Y2), (X2, Y2)}, maka tentukan nilai X1 dan X2!!"
Anara yang membaca soal itu tiba-tiba merasa sakit kepala, apa ini? Dia harus bisa memutar otak, dan mungkin ini ada kesempatan untuk mengubah pikiran mereka tentang Anara yang bodoh.
"Yang bisa, silahkan angkat tangan," suruh guru itu.
Anara dengan cepat mencoret-coret, walau dia tidak yakin tapi dia sempat mengingat soal yang sama dengan soal dulu sebelum dia menepati tubuh gadis ini. Semoga saja jawabnya nya tidak mengecewakan.
"SAYA BU!!"
"SAYA BU!!"
Semua murid menatap ke arah dua gadis itu. Anara dan Misela. Kedua nya tiba-tiba saling menatap.
"Mm, mungkin Anara bisa dicoba, untuk Misela saya tidak meragukan lagi kemampuan kamu, jadi biarkan Anara yang maju," jelas guru itu.
Anara tersenyum, dengan bangga dirinya maju ke depan, walau tatapan semua murid seperti meremehkan gadis itu.
"Silahkan dijawab."
Anara mengambil spidol papan itu dari tangan sang guru, dengan penuh percaya diri, dia mulai mencoret-cor papan sesuai jawaban yang dia pikir itu benar.
KAMU SEDANG MEMBACA
Ana Or Anara
Teen Fiction(FOLLOW DULU!!) Kecelakaan yang dialami oleh Ana malah membuatnya masuk ke dalam tubuh seorang gadis. Yang di mana gadis itu adalah anak bungsu dari seorang Duda kaya raya yang memiliki empat anak. "Demi apa Ana punya Daddy Duda? Pasti kaya, yeey...
