Minal aidzin walfaizin mohon maaf lahir dan batin 🙏
HAPPY READING GUYS
Nathan tampak begitu sibuk dengan kertas - kertas di tangannya, dia terlihat fokus menulis sesuatu di sana.
"Kalo gua bilang gua suka lo, kenapa?"
Nathan menatap lekat sosok di depannya. Sosok yang membuatnya jatuh-sejatuhnya pada gadis itu.
"H-hah?"
Tangan itu mulai menarik tangan mungil gadis itu dan menggenggamnya dengan erat, seolah dia takut jika gadis itu akan pergi.
Sedangkan gadis yang dimaksud itu menatap balik tangannya yang di genggam erat oleh Nathan.
"Gua suka lo," ungkapnya lagi dengan tatapan penuh keseriusan di matanya.
"Nathan," gumam Anara pelan, dia tidak bisa berkomentar apa-apa.
"Anara, biar gua nyatain perasaan gua. Seenggaknya biar gua tenang," jelasnya.
"Gua nggak tahu sejak kapan perasaan ini ada, tapi gua pengen jujur kalo gua mulai suka sama cewek yang dulunya gua terima aja pas ditembak." Nathan terkekeh pelan diakhir kalimatnya.
"Gua nggak peduli sama perasaan lo ke gua, tapi yang penting lo tahu, kalo gua suka sama lo!!"
Anara memilih diam. Pada malam ini, di bawah banyaknya bintang dan rembulan yang begitu indah, Nathan, seorang pemuda yang penuh penderitaan itu menyatakan cintanya kepada gadis polos yang dulu menembaknya.
Nathan tanpa sadar tersenyum mengingat momen itu, rasanya sangat lega setelah menyatakan rasa yang ia rasakan saat bersama gadis itu.
"Makasih Anara," gumamnya sambil menulis sesuatu di kertas yang sudah ia siapkan.
"Maaf...."
🍂🍂🍂🍂🍂🍂
Yang mikir sifat Anara yang jahil itu hilang kata siapa? Nyatanya sifat itu keluar lagi.
Bayangkan saja, celana pendek seseorang dia kibarkan di tiang bendera.
Coba tebak punya siapa? Yap, itu adalah pemilik seseorang yang sering dia panggil kak pucat.
Yang tembak kak Al, dapat seratus ribu dipotong pajak seratus ribu dari Anara. Selamat!!!
Okay lupakan!
Kembali ke Anara yang mendongak dengan senyum penuh kemenangan ke arah celana gambar patrik yang berkibar di atas sana.
Jangan tanyakan reaksi siswa siswi di sana, tentu kaget dan ada juga yang mengabadikannya. Mereka bertanya-tanya, siapa pemilik celana yang menjadi korban dari kejahilan Anara.
Sedangkan yang jadi pemilik celana hanya diam dengan wajah yang masih bertahan tanpa adanya mimik wajah di sana. Berbeda lagi dengan reaksi kembarannya.
"Celana lo Al!" pekik El heboh sambil tertawa lepas. Pemuda itu menertawakan kesialan sang kembaran yang menjadi korban kejahilan dari si adik.
Anara tersenyum lebar, dia berjalan menghampiri sang kakak kembar yang ada di sana. Satu tatapnya penuh dengan kebanggaan, sedangkan satunya lagi menatap tajam.
KAMU SEDANG MEMBACA
Ana Or Anara
Genç Kurgu(FOLLOW DULU!!) Kecelakaan yang dialami oleh Ana malah membuatnya masuk ke dalam tubuh seorang gadis. Yang di mana gadis itu adalah anak bungsu dari seorang Duda kaya raya yang memiliki empat anak. "Demi apa Ana punya Daddy Duda? Pasti kaya, yeey...
