seorang yang selalu masih terlihat remaja, padahal umurnya sudah 23 tahun, di nikahkan dengan duda umur 29 tahun
•bxb
•18+
•adult
•lapak nomin!!
•m-preg
sudah 3 hari ini nana gabisa keluar rumah karena semua akses keluar di kunci oleh jericho, jadi sudah 3 hari juga jericho di cuekkin oleh nana, walaupun kebutuhan perut ga pernah nana lupain
"sayang udah pliss marahnya, aku gamau di cuekin" jericho memeluk nana dari samping yang sedang duduk menonton tv di ruang santai
"bisa diam dulu ga? berisik maaf2 mulu. bukan maaf mulu tapi sadar terus ngerasa jera bukan ngemis maaf"
"iya sayang mas udah jera banget, mas janji ini terakhir"
nana hanya melirik datar ke arah jericho tanpa suara "udah ya sayang, nana mau apa?"
"pesawat, puas?" ujar nana
udahlah nana berpikir itu hanya candaan belaka, yang ga mungkin jericho turutin namun semuanya salah, jericho mengeluarkan ponsel nya "bentar ya sayang"
"carikan 3 tipe pesawat, kalo udah kirim fotonya ke saya" ucap jericho yang sedang menelpon seseorang
detak jantung nana mulai berubah, jericho beneran? nana tetap berpikir jericho hanya becanda "terserah"
tak lama kemudian jericho menerima telepon lagi "oke terima kasih"
"sayang coba liat di hp kamu, sudah mas kirim fotonya, mas mandi dulu ya baru kita berangkat liat pesawatnya ya" jericho mengecup puncak kepala nana
setelah jericho pergi ia langsung membuka hp nya, ia kali ini betul - betul kaget karena jericho
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
rasanya detik itu juga nana pengen mukul jericho "emang bener, gabisa di bawa becanda kalo soal beginian" gumam nana
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
jericho yang sudah selesai mandi langsung berjalan kembali mendatangi nana yang masih di ruang santai "mas beneran sayang, yuk kita berangkat sekalian jalan2"
"ga, lagi pengen di rumah"
"gamau nih? rencana mau ngajak nana ke turki"
"what? ini duda kerasukan deh kayaknya" batin nana ketika mendengar ucapan jericho
"niat ngajakin atau mau nyogok doang?" ucap nana
"bukan nyogok sayang, mas udah bikin nana sakit hati kan? jadi mas sekarang mau bikin nana bahagia, sebahagia - bahagianya. mau ya? apapun mas lakuin yang penting nana bahagia"
"cerai mau?" tanya nana membuat jericho langsung duduk di sampingnya
jericho tersenyum "nana bahagia kalo masalah itu?" tanya jericho
'deg' rasanya dada nana di pukul kuat dengan pertanyaan jericho, padahal dia duluan yang mulai
"udah, gausah mikir yang ngga2 dulu. ayok kita jalan2 dulu aja ya biar nana tenang" jericho
nana berdiri, ia berjalan masuk ke dalam kamar untuk menyiapkan baju yang mau ia bawa, jericho sedikit bingung dengan nana yang baru kali ini berangkat keluar negeri tapi pakai baju piyama saja, biasanya nana mau nya pake baju yang paling bagus
kadang sampe berulang kali bertanya pada jericho yang mana yang bagus, "berangkatnya mau pake piyama aja?"
"ga boleh?"
"boleh sayang boleh banget, yaudah yuk" jericho memilih untuk tak membahas lagi, karena nana membuka suara untuknya aja udah bersyukur banget
•••
mereka sudah tiba di bandara, seperti biasa pasti berangkatnya menggunakan jet pribadi milik jericho, nana masuk ia langsung masuk ke dalam kamar jet "istirahat aja sayang, mas mau sambil pantau kerjaan dulu"
perjalanan yang mereka tempuh hari ini adalah 18 jam lebih, karena harus ke amerika terlebih dahulu untuk memenuhi keingan nana sebelumnya, nana belum tau kalau jericho beneran mau membelikan pesawat untuknya
na suamianya boleh bagi dua gak? itung2 mengurangi beban lah na, kan aku bisa melayani suami mu jadi gantian lah ya🥲
jericho sedang duduk sambil memantau kerjaan nya di kantor, sedangkan nana berada di kamar ntahlah mungkin lagi tidur.
namun bukannya fokus pada kerjaan, jericho melamun menatap ke arah luar jendela. ia terus memikirkan perkataan nana yang mau cerai dengannya, rasa nyesal selalu ada buat jericho.
semenjak kejadian 4 hari yang lalu bikin dia nyesal sejadi - jadinya, ia mengakui kesalahannya yang ga bilang terlebih dahulu dengan nana, bahkan sampai ninggalin nana di rumah sendirian
jericho meminta sebotol wine pada pramugari jet nya, ia hanya meminta sebotol untuk menenangkan pikirannya sejenak "cerai lagi?" gumam jericho sambil meminum setiap gelas wine nya
jericho mengusak rambutnya kasar, membuka tiga kancing baju nya, terlihat seperti orang yang sedang prustasi berat, ia terus melamun menatap keluar jendela hingga tak sadar jika wine sudah mau habis sebotol
nana bangun dsri tidurnya, ia merasa haus dan memutuskan berjalan keluar kamar, ia tersentak kaget saat melihat jericho yang sedang bersandar di bangku jet, hanya bagin belakang jericho yang ia lihat
nana dari jauh mengamati sekitar jericho, ia melihat 2 botol wine yang sudah kosong, nana berjalan perlahan mendatangi jericho. ia di buat kaget lagi ketika melihat jericho yang sudah berantakan dari ujung rambut hingga ujung kaki
nana langsung membawa jericho ke dalam kamar jet, jericho sudah terlihat setengah mabuk. ia menyandarkan jericho di kepala kasur
nana membuka baju jericho lalu menggantikannya dengan yang baru, kali ini nana memilih membuang ego nya terlebih dahulu, semarah apapun dia jericho masih tetap menjadi suaminya dan daddy dari anaknya
setelah selesai menggantikan jericho dengan pakaian yang baru, nana mengambil tisu basah lalu membersihkan wajah jericho yang terlihat kusam, ia juga memberikan semprotan parfum agar bau alkohol di badan jericho sedikit pudar
ia merebahkan jericho di kasur, menarik selimut untuk jericho agar beristirahat
nana duduk di tepi kasur menatap jericho yang terpejam "kasian tapi harus di kasih jera" gumam nana
tak lama kemudian nana merasakan ada yang menarik pinggangnya, ternyata jericho yang langsung memeluk pinggang nana yang sedang duduk "nana mau tau ga? mas gamau untuk cerai lagi, apa emang mas ga pantes ya jadi suami?" guma jericho
nana diam mendengarkan jericho yang sedang ngoceh "mas gagal bahagian kamu, mas gagal jadi suami yang baik, mas juga gagal jadi daddy yang baik buat adek" nana tau jericho sedang mabuk, tapi perkataan jericho membuat dada nana sakit tiba - tiba
"adek kalo nanti udah gede jagain buna ya, buna orang yang hebat, daddy aja malu sama kehebatan buna, jangan pernah malu punya buna ya, kalo malu punya daddy mah gapapa, yang penting kamu harus bisa bahagiain buna jangan kayak daddy" jericho
kali ini nana bukan lemah, atau cengeng tapi mendengar jericho yang bergumam seperti itu membuat dadanya sakit, ia menahan air matanya agar ga jatuh
setelah mengucapkan banyak kata jericho kembali terpejam, ia langsung tertidur nyenyak sambil memeluk pinggang nana yang sekarang membelakanginya.
sebenarnya aku ga kuat bikin mereka kelahi, tapi gapapa ini ujian💪🏻