Hari yang di nantikan akhirnya datang, Varel dan Zania akan menikah pada pukul 09.00.
Saat ini Varel dan Zania sedang bersiap-siap."Mbak make up nya jangan tebel ya, bikin Korean look aja" pinta Zania pada mua.
"Oke mbak"
Setelah beberapa menit semuanya sudah siap, Varel sudah menunggu di aula hotel dan para tamu undangan juga sudah banyak yang datang.
"Ayo Za" ajak Alika.
"Gue gugup banget, make up gue ga menor kan?" balas Zania.
"Nggak Za, Lo udah cantik" ucap Maira.
"Ayo, semuanya pasti udah nungguin" ucap Dea.
"Hm" Zania mengangguk pelan.
Ketiga sahabat Zania berada di belakangnya untuk memegang Gaun Zania yang menyentuh lantai.
Mereka memasuki ruangan yang besar dan di dekor semewah mungkin dengan tema ala Korea, yang simple tapi mewah.Semua mata tertuju pada kecantikan Zania, begitu juga Varel ia tak hentinya menatap Zania. Semua orang memandang Zania penuh kagum.
Kini Zania duduk di sebelah Varel."Aku gugup" gumam Zania.
"Ga apa-apa kok, santai aja" balas Varel tersenyum.
Kali ini yang akan menjadi penghulunya adalah Rendi papa Zania, ia ingin menikahkan anak satu-satunya dan melepaskan anaknya di pernikahan kali ini.
Setelah bersiap-siap, dan tibalah saat dimana suasana menjadi hening dan tegang.
"Kamu siap?" Tanya Rendi pada Varel.
"Siap" jawab Varel dengan tegas.
"Jabat tangan Saya" ucap Rendi, kemudian Varel langsung menjabat Tangan Rendi.
"Saya terima nikah dan kawinnya Zania Kayna Vallenza binti Rendi Vallenza dengan mas kawin tersebut di bayar tunai!" Itulah kata-kata terakhir yang di ucapkan Varel dengan lancar tanpa salah sedikit pun.
"Gimana para saksi?" Tanya Rendi sembari melirik orang-orang disekitarnya.
"SAH!"
"SAH!!"
"SAH!!!"
Semua orang menjawab dengan semangat dan penuh kebahagiaan.
"Gue juga pengen njir" Ujar Maira.
"Varel lancar amat ya ijab Qabulnya" gumam Agus sembari menatap Varel dengan kagum.
"Gue ga nyangka temen kita udah nikah" sambung Noval sembari menggelengkan kepalanya.
"Iya njir, gue lebih mikirin tu mahar sebanyak itu kapan habisnya, beruntung deh Zania" timpal Angga.
Setelah selesai semuanya melanjutkan dengan doa bersama dan salam salaman kemudian makan sepuasnya, setelah itu di lanjutkan dengan sesi foto bersama. Banyak yang mengucapkan selamat kepada Varel dan Zania atas pernikahan mereka.
"Mama seneng banget" ucap Nia sembari memeluk Zania.
"Hanya ini yang bisa Zania lakuin untuk kebahagiaan mama" balas Zania.
"Papa juga ikut bahagia dan seneng banget" sambung Rendi.
"Aa papa" balas Zania dengan mata yang berkaca-kaca.
"Rel, maafin papa ya selama ini belum bisa jadi orang tua yang baik untuk kamu" ucap Keyzi.
"Varel juga minta maaf, karena belum bista bikin papa bangga" balas Varel.
Kini Varel dan Zania duduk di atas pelaminan untuk melakukan sesi foto, dan para tamu undangan masih sibuk makan dan mengobrol satu sama lain.
"Rel, Za selamat ya semoga pernikahan kalian langgeng" ucap Agus.
"Selamat ya bro, gue turut bahagia" ucap Noval.
"Semoga langgeng sampe tua ya" sambung Angga.
"Thanks ya bro, makasih udah jadi temen baik gue" balas Varel. Dan mereka berpelukan singkat.
Semua sahabat Zania langsung memeluknya erat karena ia harus melepaskan sahabatnya untuk menikah duluan, padahal sebelumnya mereka sudah mempunyai rencana bersama tapi kehendak Allah tidak ada yang tau.
"Maafin ya gue harus nikah duluan" ucap Zania dengan mata yang berkaca-kaca.
"Ga apa-apa Za, mungkin ini jalan yang terbaik buat Lo, Lo yang semangat ya dan pastinya menikah itu bukan hal yang mudah dan gue tau Lo pasti kuat" ucap Alika.
"Iya Za, kalo Lo butuh kita, kita semua selalu ada buat Lo" ucap Maira.
"Meskipun Lo udah nikah, kita bakal tetap sering kumpul kan" sambung Dea.
"Girls makasih banyak ya kalian selalu support gue, gue ga tau lagi gimana nasib gue kalo ga ada kalian" balas Zania.
"Huuuaaa" dan mereka langsung mengeratkan pelukan mereka sementara yang cowo melihat mereka sangat aneh dan tatapan bingung.
"Udah ah jangan lebay, malu dilihatin orang" celetuk Angga.
"Ih biarin Lo tu ga tau rasanya jadi kita" balas Alika.
"Udah lah mending diem, ngalah aja sama yang cewek" ucap Noval.
"Eh asikk nanti malam pertama" goda Agus.
"Jangan lupa live, kita mau lihat" sambung Maira.
"Eh gila Lo ya" ucap Zania tertawa.
"Kalo gue saranin ntar malam kalian live di Ig aja" ucap Noval.
"Ayang ih malah ikutan" ucap Dea lalu memukul lengan Noval.
"Udah ah kalian yang belum nikah ga diajak, sana makan" ucap Varel.
"Dih ngusir, kita foto bareng dulu dong" balas Angga.
"Yaudah ayo" balas Zania.
Kemudian mereka berbaris dan berfoto bersama setelah itu sahabat-sahabat mereka pergi untuk makan bersama dan sibuk memilih makanan.
Kini Varel dan Zania sibuk melayani orang-orang yang meminta foto bersama.
"Eh ayo kita buka isi souvernirnya, gue kepo" ucap Alika.
"Ntar aja, di sini banyak orang" ucap Maira.
"Ga apa-apa kita itu tuan rumah" ucap Angga.
Tanpa pikir panjang mereka membuka box besar berwarna biru putih, di depan box tertulis VARELZA , mereka mengeluarkan satu persatu barangnya. Isi Box cewe berbeda dengan cowo
Isi dalam boxnya ada bermacam-macam.
Souvernir box cewe :
1. Emas 10 gram
2. Satu set perhiasan berlian
3. Mukena + sajadah + tasbih
4. Skincare Scarlett lengkap semua varian
5. Gelas couple di sertai tulisan VARELZA
6. ParfumSouvernir box cowo :
1. Emas 10 gram
2. Hampers (Dompet, Jam, topi, ikat pinggang)
3. Parfum
4. Sajadah + tasbih
5. Skincare Scarlett lengkap semua varian
6. Gelas couple di sertai tulisan VARELZAMereka semua kaget melihat souvernir yang mereka dapatkan begitu banyak dan tentunya sangat mahal.
"Gila sih, souvernirnya banyak banget" gumam Dea.
"Baru kali ini pergi kondangan yang souvernirnya banyak kek gini" sambung Alika sembari melihat satu persatu souvernirnya.
"Iyalah namanya juga orang kaya" balas Angga.
"Effort nya kebangetan dah" timpal Noval.
Jam 15.00 saat ini acara pernikahan mereka selesai, mereka tidak ingin memperpanjang acara sampai malam karena mereka tau itu akan melelahkan.
Saat ini mereka sedang istirahat dan duduk bersama di aula tempat pernikahan tadi, makin sore pun masih ada juga yang datang meski acaranya sudah selesai.
Kini mereka duduk santai bersama dengan anggota geng yang lain, tak hanya geng Vandrex geng lain pun juga di undang oleh Varel.
~VZ~

KAMU SEDANG MEMBACA
VARELZA (END)✔️
Ficção Adolescente21+ 🔞⚠️ free gif 😌 (semua cerita lengkap) "Hei kamu! Jangan bunuh diri! Aku tau pasti kamu lagi banyak masalah, tuhan akan marah jika kamu sampai nekat lakuin hal ini" teriak Varel. Zania menoleh ke arah samping menatap anak laki-laki yang seumura...