Perlombaan olimpiade pertama akan di lakukan secara tes tertulis yaitu soal pilihan ganda sebanyak 50 soal. Setelah selesai akan di lanjutkan dengan cerdas cermat. Peserta yang ikut sangat banyak dari berbagai macam sekolah total keseluruhan sekolah yang ikut olimpiade tingkat nasional ada 50 sekolah.
Setelah di berikan arahan kepada peserta, Babak pertama di mulai dengan mengerjakan soal, mereka di berikan waktu mengerjakan soal selama 1 jam. Semua penonton sangat riuh dan merasakan suasana yang menegangkan.
Setelah satu jam berlalu kini semua soal dan jawaban di kumpulkan kepada panitia. Dan di perbolehkan untuk istirahat selama 30 menit. Zania langsung menghampiri Varel.
Bagas menghampiri Varel bersama Keyzi dan Lina.
"Eh kenapa ga ikutan olimpiade? Ga pintar ya?" ucap Bagas pada Varel, Varel tau bahwa Bagas akan membalasnya.
"Varel kamu di sini juga?" Tanya Lina basa basi.
"Mata Lo buta apa gimana? Ya iyalah gue disini" ketus Varel.
"Varel jaga omongan kamu!" Ucap Keyzi dengan nada suara yang agak meninggi, sehingga orang-orang di sekitar banyak yang melihat ke arah Keyzi.
Zania tak tau harus bagaimana ia hanya terdiam di samping Varel.
"Ga apa-apa mas" Lina membalasnya tersenyum.
"Pa, kenalin ini Zania pacar Varel" ucap Varel memperkenalkan Zania.
"Hai om, saya Zania" ucap Zania kikuk.
Tak mau terlihat buruk di mata publik, Keyzi berusaha bersikap ramah.
"Hai, kamu yang ikut olimpiade biologi ya?" Tanya Keyzi.
"Iya om" Jawab Zania dengan anggukan kecil.
"Bu Lina, cariin pacar buat Bagas dong. Kasian ga ada yang semangatin haha" ujar Varel kemudian tertawa renyah.
"Waktunya sekolah, bukan pacaran!" Balas Lina menatap tajam mata Varel.
"Yaudah up to you, selamat bersenang-senang" ucap Varel sembari menggenggam tangan Zania kemudian pergi dari hadapan keluarganya.
Sementara Keyzi hanya menatap kepergian Varel.
Varel membawa Zania ke kantin terdekat."Are you okay?" Tanya Zania sembari menatap manik mata Varel.
"I am okay, just relax" balas Varel tersenyum.
"Kamu mau makan apa?" Tanya Varel.
"Bebas deh aku ikut kamu" balas Zania tersenyum.
"Yaudah aku pesen bakso sama es teh ya" ujar Varel.
"Oke deh"
Setelah beristirahat selama 30 menit kini semuanya kembali kedalam gedung untuk melanjutkan olimpiade. Perlombaan cerdas cermat di laksanakan dengan soal rebutan, jadi mereka harus sigap dalam menekan bel yang sudah di pasangkan di setiap meja. 30 menit sudah berlalu, dari 50 sekolah yang mengikuti perlombaan kini tinggal 15 sekolah yang tersisa.
kini panitia harus sigap dan teliti untuk mengoreksi jawaban dari soal olimpiade yang di laksanakannya tadi, sementara Besok akan di laksanakan lagi perlombaan terakhir dan sekaligus penentuan juara dan pemberian hadiah. Semua peserta di perbolehkan untuk pulang dan besok kembali melanjutkan perlombaan jam 9 pagi.
"Semangat ya tinggal besok waktu penentuannya" ucap Varel.
"Iya, aku akan berusaha sebisa mungkin" balas Zania tersenyum.
"Za, sebaiknya Lo jangan pulang kerumah dulu deh, gue punya firasat ga enak" ucap Alika.
"Iya za, kita tadi ga sengaja denger obrolan Kenia and the geng katanya dia mau gagalin Lo Dateng buat ikut olimpiade biar Lo nanti di salahin sama pihak sekolah" sambung Maira.

KAMU SEDANG MEMBACA
VARELZA (END)✔️
Fiksi Remaja21+ 🔞⚠️ free gif 😌 (semua cerita lengkap) "Hei kamu! Jangan bunuh diri! Aku tau pasti kamu lagi banyak masalah, tuhan akan marah jika kamu sampai nekat lakuin hal ini" teriak Varel. Zania menoleh ke arah samping menatap anak laki-laki yang seumura...