وَفِى لَدُنِّى لَدُنِى قَلَّ وَفِى ☆
قَدْنِى وَقَطْنِى الْحَذْفُ اَيْضًا قَدْ يَفِى
Jangan berharap mendapatkan ilmu tanpa usaha belajar (laduni), sebab hal itu hanya dapat di raih oleh orang-orang tertentu.
~Alfiyah Ibnu Malik~
●● Assalamu'alaikum
Happy reading, dears ●●
***
Tubagus Muhammad Assyauqi Musthofa, putra pertama kyai Musthofa akan segera memasuki mimbar, gemuruh para santri di dalam majlis seketika menjadi hening. Gus Syauqi yang memimpin kajian di majlis sebagai badal Kyai Mustofa.
Gus Syauqi telah memasuki majlis lewat pintu imam kemudian duduk di mimbar dan mengecek mikrofon dengan mengetuk ngetuknya, senyuman khas sang gus terpancar lekat di lengkungan bibirnya. Ia memulai kajiannya.
"Assalamu'alaikum," sapa Gus Syauqi.
"Wa'alaikumsalam," jawab santri serentak.
"Afwan sebelumnya, karena yang mengisi kajian ini bukanlah guru kita, ana menjadi badal beliau. Mengenai pembahasan kajian hari ini, mohon di maklum jikalau ada kesalahan logat dan syarahnya, karena badal tak sesempurna mubdal minhunya," tutur gus Syauqi dengan sifat tawadhunya.
"Baiklah, langsung ke pembahasan. Ngapunten cak Subhi, pembahasan kajian kitab tafsir jalalain sudah sampai mana ya?"
"Bagian surat yusuf ayat empat, gus,"
"Baiklah, sebelum memulai pengajian ini, marilah kita bersama-sama melafalkan ayatul basmallah. Kita bermunajat kepada sang khalik agar keberkahan ilmu hari ini semakin bertambah, aamiiin ...."
"Bismillahirrohmanirrohim ...."
Gus Syauqi mendikte lugot-an dan seluruh jama'ah mulai mencoret kitab mereka.
اِذْ قَالَ يُوْسُفُ لِاَبِيْهِ يٰٓاَبَتِ اِنِّيْ رَاَيْتُ اَحَدَ عَشَرَ كَوْكَبًا وَّالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ رَاَيْتُهُمْ لِيْ سٰجِدِيْنَ
Artinya:
(Ingatlah) ketika Yusuf berkata kepada ayahnya, "Wahai ayahku, sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas buah bintang, matahari dan bulan; kulihat semuanya sujud kepadaku." (QS. Yusuf: 4)
Setelah itu, gus Syauqi memaparkan penjelasan syarah kitab tebal bernama tafsir jalalain tersebut.
"Nabi Yusuf merupakan putra Nabi Ya'qub yang nasabnya tersambung ke Nabi Ibrahim hingga Nabi Adam AS. Nabi Yusuf lahir di Syam dari rahim Rahil, istri kedua Nabi Yakub AS. Kecerdasan Nabi Yusuf AS dalam membuka tabir mimpi sudah terlihat sejak masih kecil. Kisah itu diabadikan dalam Al Quran."
"Ibnu Abbas mengatakan bahwa mimpi para nabi adalah wahyu. Ulama tafsir telah membahas tentang makna mimpi ini, bahwa ungkapan sebelas bintang di maksudkan adalah saudara-saudara Nabi Yusuf yang jumlah keseluruhannya ada sebelas orang; jumlah anak Nabi Yaqub ada dua belas orang termasuk Nabi Yusuf. Namun, Nabi Yaqub meminta putra kesayangannya, Yusuf AS menyimpan mimpi tersebut karena khawatir membuat iri sebelas saudaranya."
KAMU SEDANG MEMBACA
Asmara di Dinding Asrama
Fanfiction~Prolog~ {{Aku adalah Aku}} Mikaila Asmarani Azzahra, nama indah pemberian orang tuanya itu memiliki kepribadian yang berbeda dari teman-temannya dan lingkungan yang mayoritas penduduknya ekstrovert. Introvert girl, julukan yang tepat buat karakter...
