Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

08. Him

1.1K 106 25
                                        

Sudah tiga bulan berlalu pernikahan ini dijalani, selagi hari dan kegiatan aktivitas sebagai suami Jungkook tak pernah absen untuk mencari juga memikirkan alasan bagaimana ia bisa memutuskan hubungan pernikahan dan meminta bercerai

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Sudah tiga bulan berlalu pernikahan ini dijalani, selagi hari dan kegiatan aktivitas sebagai suami Jungkook tak pernah absen untuk mencari juga memikirkan alasan bagaimana ia bisa memutuskan hubungan pernikahan dan meminta bercerai. Alasan yang masuk akal dan tentunya dapat diiyakan oleh Taehyung maupun dua keluarga. Sepanjang waktu berjalan bukannya menjauh yang ada mereka malah semakin dekat saja rasanya. Apalagi ibunya Taehyung sesekali datang menjenguk ke rumah sekadar memastikan keadaan V atau rumah tangga mereka.

Seperti pernikahan betulan.

Terlebih lagi kedekatan antara dirinya dengan suami sudah tak sekaku dulu memang, agak membaik tapi memiliki kemajuan yang pesat. Jungkook tak menghindar saat Taehyung melakukan kecil skinship dan Taehyung mengurangi permintaan izin saat ia berkeinginan untuk melakukan kontak fisik. Memeluk bahu, menggengam tangan, kecupan ringan dikening saat pagi. Hanya sebatas itu tak lebih. Saat tidur pun keduanya masih berjarak, karena Jungkook masih engan didekati.

"Kamu suka dengan tayangan drama?" tanya Taehyung melirik kesamping melihat Jungkook yang fokus dengan tontonannya. Terlalu fokus sampai segan untuk diganggu.

Jungkook melirik Taehyung sejenak dan kembali memusatkan perhatian kedepan. "Yang ada aja dilihat, daripada bosen mau nonton apa."

Keduanya memang duduk berdua di ruang tv di tempat yang sama saat Jungkook dan V kedapatan tidur berdua waktu itu. Semuanya masih sama hanya saja yang duduk disamping bukan lagi V melainkan suami. Pria itu melingkarkan satu tangan pada sepanjang bahu sesekali menatap Jungkook dan tayangan drama yang membuat ia bosan. Tapi kenapa Jungkook menyenanginya.

"Kamu memiliki referensi film yang sekiranya kamu sukai tidak, seperti action atau film-film romansa kebanyakan." Taehyung kembali membuka obrolan. Mereka tak punya kegiatan apapun meski sekarang adalah akhir pekan.

"Aku sukanya lebih film Hollywood sih mas, gendrenya sih bebas aja aku suka. Tapi lebih dominan yang fantasi gitu semacam Harry Potter, Star Wars sama Avengers juga yang emang lagi booming sekarang." Jungkook menjelaskan lalu menatap Taehyung. "Kenapa emangnya mas nanya gitu."

"Kalau kamu berkenan apa kamu mau saya ajak pergi jalan keluar untuk menonton film di bioskop dan melakukan kegiatan yang lain bisa membikin kamu senang. Ya, semacam pacaran." Taehyung terlihat meyakinkan.

Jungkook mengkerutkan alis, mencerna pernyataan suami dan menyebumburkan tawa lepas. "Hahahah."

"Kenapa kamu tertawa." Taehyung ikut dibuat bingung. Tak ada yang terasa lucu dari penuturannya tadi.

"Geli." Jungkook bergidik.

"Atas dasar?" Taehyung memancing.

"Ya geli aja sih mas, mas Kim itu bisa kepikiran ngajak pacaran itu lucu aku dengernya. Kayak oom tua kesepian ngajakin daun muda buat ngusir bosen. Nih aku kelihatannya kayak anak muda stress butuh uang, makanya mau-mau aja diajak jalan sama oom." Jungkook dengan gelakan yang masih belum sempurna ia hilangkan. Darimata Taehyung tahu kosa kata pacaran. Apa itu bentuk baku? Taehyung terbiasa berbicara formal meski dengan keluarga.

Date Your Father [COMPLETED]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang